ERAMADANI.COM, JEPANG – Sebagai negara dengan jumlah lansia terbanyak di dunia, Jepang kembali membuat rekor baru. Pasalnya, data pemerintah negara ini menunjukkan centenarian atau orang yang telah berusia di atas seratus tahun mengalami kenaikan tertinggi pada tahun ini.
Dikutip cnbcindonesia.com, data dari Kementrian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan, Jepang menunjukkan jumlah centenarian saat ini sudah menembus angka 80.000 orang lebih untuk pertama kalinya di tahun ini.
Jumlah centenarian di negara ini memang mengalami kenaikan setiap tahunnya, kenaikan tertinggi pada tahun ini tercatat sebagai kenaikan tahunan ke-50 secara berturut-turut.
Data pemerintah menunjukkan, pada Selasa pekan ini tercatat ada 80.450 orang berusia seratus tahun ke atas. Jumlah tersebut bertambah 9.176 dari data tahun lalu.
Dari semua centenarian di Negeri Sakura itu, 88% persennya adalah wanita.
Data juga menunjukkan bahwa rata-rata wanita di Jepang jauh lebih panjang umur hingga satu abad atau lebih dibandingkan prianya.
Angka yang dirilis pemerintah menunjukkan, rata-rata perempuan usianya diprediksi bisa mencapai hingga 87,5 tahun sedangkan laki-laki usianya diperkirakan bisa mencapai 81,41 tahun.
Pemerintah Jepang sendiri mulai mencatat jumlah centenarian sejak tahun 1963 silam.
Ketika itu centenarian tercatat hanya sebanyak 153 orang. Namun, pada 1988, angka itu membengkak menjadi 10.000 orang.
Orang Tertua di Jepang dan Rahasia Hidup Panjangnya
Dunia juga mencatat rekor manusia dengan umur terpanjang berada di Jepang.
Ia adalah Kane Tanaka, wanita yang berusia 117 tahun dari Prefektur Fukuoka.

Kane Tanaka dinobatkan sebagai orang tertua di dunia oleh Guinness World Records pada tahun lalu.
Wanita itu sekarang tinggal di panti jompo. Ia juga pernah ungkapkan bahwa memakan makanan enak dan belajar matematika merupakan rahasia dari umur panjangnya. (ERK)




