ERAMADANI.COM – Wasit Halil Umut menjadi korban kekerasan dalam pertandingan Liga Turki antara Ankaragucu vs Rizespor pada Jumat (10/12) malam. Umut ditinju oleh Faruk Koca, presiden klub Ankaragucu, setelah pertandingan berakhir imbang 1-1.
Koca tak senang dengan keputusan Umut dalam pertandingan tersebut. Ia menganggap Umut telah merugikan timnya.
Melansir dari kumparan.com, Akibat kejadian ini, Federasi Sepak Bola Turki (TFF) mengambil tindakan tegas. Seluruh pertandingan di Liga Turki ditunda sementara hingga kasus ini selesai diselidiki.
“Semua pertandingan di seluruh kompetisi sepak bola Turki akan ditunda tentunya,” kata Ketua TFF, Mehmet Buyukeksi, dikutip BBC.
“Penyerangan terhadap wasit malam ini merupakan kejadian memalukan di sepak bola Turki,” tambahnya.
Sementara itu, kondisi Umut masih dalam perawatan intensif di rumah sakit. Dokter yang menanganinya mengatakan bahwa Umut mengalami pendarahan di sekitar mata kirinya dan patah tulang.
“Tidak ada ancaman nyawa untuk saat ini. Dia hanya mengalami pendarahan di sekitar mata kirinya dan patah tulang,” kata Dokter Mehmet Yorubulut.
“Kami akan terus memantainya karena ada trauma di kepala. Kami akan memulangkannya setelah pemeriksaan dan keadaanya membaik,” tutupnya.
Kejadian ini tentu menjadi pukulan bagi sepak bola Turki. TFF berjanji akan menindak tegas pelaku kekerasan terhadap wasit.




