ERAMADANI.COM – Pengguna aplikasi Google Play Music sebelumnya telah diberi tahu tentang rencana Google mematikan aplikasi tersebut, kini akhirnya aplikasi itu telah resmi dimatikan.
Melansir dari mediaformasi.com, terhitung sejak 23 Oktober kemarin, beberapa perangkat mulai tidak dapat mengakses aplikasi tersebut lagi.
Ketika pengguna membuka aplikasi itu, mereka akan mendapatkan layar yang bertuliskan “Google Play Music is no longer available”.
Sementara itu, pada layar tersebut juga tampak logo Play Music berubah menjadi YouTube Music.
Pada bawah logo tampilan itu, akan ada tombol “Transfer” ke “YouTube Music” dan “Kelola Data”.
Adapun data berupa lagu yang telah terunduh harus dihapus dengan meng-uninstall aplikasi itu atau menghapus cache-nya.
Tidak hanya pada aplikasi, rupanya situs music.google.com juga mengalami hal serupa.
Pihak Google sendiri sebenarnya memang sudah berencana untuk memindahkan pengguna Google Play Music ke YouTube Music.
Lantaran Google ingin menjadikan YouTube Music sebagai satu-satunya layanan music streaming milik Google.
Google memperkenalkan aplikasi layanan music streaming dan podcast itu pada 10 Mei 2011 silam dan peresmiannya pada 16 November pada tahun yang sama.
Sebelum akhirnya pihak Google membekukan aplikasi itu, pengguna reguler dapat menyimpan dan mendengarkan 500 ribu musik dan podcast secara offline.
Sementara pengguna premium dapat mendengarkan 40 juta musik dan podcast secara online. (ERK)




