• Tentang Kami
  • Berita
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Wisata Halal
  • Warga Net
  • Tim Redaksi
No Result
View All Result
Era Madani
  • Bali
  • Berita
  • Kabar
  • Featured
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Sejarah
  • Gagasan
  • Warga Net
  • Wisata Halal
Era Madani
  • Tentang Kami
  • Berita
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Wisata Halal
  • Warga Net
  • Tim Redaksi
    animate
No Result
View All Result
Era Madani
No Result
View All Result
Syekh Ali Jaber

Syekh Ali Jaber Tutup Usia. - (Foto: cnnindonesia.com).

Syekh Ali Jaber Tutup Usia

benlaris by benlaris
in Berita, Kabar
0 0
0
338
SHARES
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

ERAMADANI.COM, JAKARTA – Indonesia kembali berduka, salah satu pendakwah Agama Islam, Syekh Ali Jaber tutup usia pada Kamis (14/1/21) di RS Yarsi sekitar pukul 08:30 WIB.

Habib Abdurrahman Alhabsyi selaku Ketua Yayasan Syekh Ali Jaber mengumumkan kabar duka tersebut melalui Instagram yayasan.

“Kita ikhlaskan kepulangan beliau kepada Rabbnya.

Mohon dimaafkan segala kesalahan beliau. Semoga diterima segala amal shaleh beliau.”

Abdurrahman dalam Instagram Yayasan Syekh Ali Jaber, Kamis (15/1/21)

Habib Abdurrahman juga meminta masyarakat untuk mendoakan kepergian Syekh Ali Jaber.

Melansir dari kumparan.com, sebelumnya, Syekh terkonfirmasi postif Covid-19 sejak akhir Desember 2020.

Beliau sempat melakukan isolasi mandiri, tetapi lantaran kondisi sesak napas akhirnya keluarga membawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.

Syekh Sempat Minta Doa Masyarakat Indonesia untuk Kesembuhannya

Syekh Ali Jaber sempat merekam sebuah video pada awal masa perawatan, Beliau mengabarkan kondisinya dan meminta kepada masyarakat agar mendoakan untuk kesembuhannya pula.

Rekaman itu ada dalam akun Instagram Yayasan Syekh Ali Jaber, pada Selasa (28/12/20).

Meski begitu, beberapa hari kemudian, kondisi beliau menurun dan harus masuk ICU untuk dipasang ventilator.

“Saya harap semua keluarga dan sahabat dan jemaah tolong doakan biar Allah berikan yang terbaik, mudah-mudahan ujian ini berlalu,” kata Syekh dalam unggahan video tersebut.

“Tidak kuat lagi untuk karantina mandiri, saya langsung dibawa lari ke rumah sakit, sekarang saya dirawat dan Alhamdulilah keadaan bisa dikatakan stabil walau masih sesak napas,” sambungnya.

Syekh mengaku jarang bertemu dengan orang maupun mendatangi kerumunan. Sementara apabila harus bertemu dengan seseorang pun, beliau tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Kalau sudah ditakdirkan oleh Allah pasti datang ujian, mudah-mudahan melalui ujian ini saya dapat diampuni segala dosa dan dinaikkan derajat dan menjadi hikmah dan pembelajaran,” tuturnya waktu itu.

Sementara itu, pada Kamis (31/1/20) kondisi beliau memburuk dan harus menerima perawatan intensif di ruang Intensive Care Unit (ICU).

Lantas pada Senin (4/1/21) kondisi Syekh membaik walau masih harus istirahat total di ICU.

Akan tetapi, ternyata pada Kamis (14/1/21) kabar duka datang, ulama penghapal Al-Qur’an itu tutup usia pagi ini dalam kondisi negatif Covid-19.

“Telah wafat guru kita, SYEKH ALI JABER (Ali Saleh Mohammed Ali Jaber) Di RS Yarsi Hari ini,

14 Januari 2021, 1 Jumadil Akhir 1442 H jam 08.30 WIB dalam keadaan negatif covid.

Mohon dimaafkan segala kesalahan beliau. Semoga diterima segala amal shaleh beliau.”

Yayasan Syekh Ali Jaber

Wasiat Syekh Ali Jaber

Syekh Ali Jaber pernah mengungkapkan keinginannya untuk dimakamkan di Lombok, Nusa Tenggara Barat, apabila meninggal di Indonesia.

Keinginan itu Almarhum sampaikan dalam beberapa kali kesempatan, saat live Instagram pada akun resmi beliau dan saat ceramah di YouTube.

“Bahkan saya bercita-cita ya Allah walaupun saya memilih dan memohon memilih meninggal di Madinah,

tapi ya Allah kalau saya ditetapkan meninggal di Indonesia, mohon saya mau dimakamkan di Lombok.”

Syekh Ali Jaber dalam ceramahnya

“Kakek Ibu saya berada di Lombok, saudara dari kakek semua lahir di Lombok. Mereka bersama orang Sasak melawan penjajah,” tuturnya.

Almarhum rela hijarh dari Madinah ke Indonesia untuk melaksankan dakwah, beliau juga sudah berkewarganegaraan Indonesia.

“Walaupun saya lahir dan besar di Arab, tapi InsyaAllah darah saya dipastikan darah Indonesia,” pungkasnya.

Dari Madinah ke Indonesia, Sebarkan Agama Rasullullah

Syek Ali Jaber merupakan anak pertama dari 12 bersaudara. Beliau lahir di Madinah, Arab Saudi pada 3 Februari 1967. Ayahnya, merupakan seorang penceramah agama.

Saat usia beliau baru menginjak 10 tahun, Syekh sudah hafal seluruh ayat Al-Qur’an, bahkan, pada usia 13 tahun sudah menjadi imam masjid di Kota Madinah.

Syek Ali Jaber juga menyelesaikan pendidikan formalnya di Arab Saudi. Lulus dari MI pada 1989, melanjutkan ke MtS dan lulus pada 1995. Setelah itu, mempelajari Al-Qur’an di Masjid Nabawi Madinah.

Syekh hijrah ke Indonesia pada 2008. Terbang ke Lombok, NTB dan menjadi guru tahfiz Al-Qur’an, imam masjid, hingga menjadi khatib di Masjid Agung Lombok.

Di tempat itu juga, Syekh menemukan istrinya, Umi Dina. Syekh dan Umi Dina mendapat karunia seorang anak bernama Hasan.

Sementara itu, nama Syekh Ali Jaber naik daun saat beliau menjadi imam di Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta.

Syekh juga kerap menjadi imam salat Idulfitri. Mulai dari situ, syiar Islam yang beliau sebarkan mendapatkan tempat di hati masyarakat.

Hingga pada akhirnya beliau keliling Indonesia untuk berdakwah. Pada tahun 2011, upaya beliau dalam menyebarkan agama Islam di Indonesia mendapatkan apresiasi dari Presiden SBY.

Syekh pun mendapat kewarganegaraan dan resmi menjadi WNI. Kemudian dakwah beliau kerap menghiasi layar kaca televisi.

Beliau pernah menjadi pemeran di film Surga Menanti pada 2016 dan aktif menjadi juri di program TV Hafiz Indonesia. (ITM)

Tags: Ali Saleh Mohammed Ali JaberBaliDenpasarDuka IndonesiaIndonesiaInfo DenpasarInfo SarbagitaInformasi Terkini!JakartaPenghafal QuranSyekh Ali JaberSyekh Ali Jaber Tutup UsiaUlamaUlama Indonesia
Previous Post

Ditemukan Varian Baru Virus Corona di Jepang, WHO Peringatkan Bahayanya

Next Post

Hari Ini Gubernur Koster Vaksinasi Covid-19, Selanjutnya 2,9 Juta Warga Bali

benlaris

benlaris

Next Post
Vaksinasi Covid-19

Hari Ini Gubernur Koster Vaksinasi Covid-19, Selanjutnya 2,9 Juta Warga Bali

Ungkapan

Ungkapan Bela Sungkawa dari Berbagai Tokoh Ternama untuk Syekh Ali Jaber

Sertifikat Digital

Menkes: Sudah Vaksin Dapat Sertifikat Digital dan Tak Perlu Menunjukkan PCR Test

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Twitter Youtube Vimeo Instagram

Category

  • Bali
  • Berita
  • Budaya
  • Featured
  • Gagasan
  • Geopolitik, Kepemimpinan, Kaderisasi, Strategi Partai, Identitas Keumatan, Jaringan Global, Pemberdayaan Sumber Daya Manusia
  • Harmoni
  • Headline
  • Inspirasi
  • Kabar
  • Keamanan
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Mancanegara
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Sejarah
  • Sponsored
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • Warga Net
  • Wisata Halal

© 2020 EraMadani - Harmoni dan Inspirasi.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • TENTANG KAMI
  • BERITA
  • BALI
  • KABAR
  • FEATURED
  • TIM REDAKSI

© 2020 EraMadani - Harmoni dan Inspirasi.