ERAMADANI.COM, BALI – Gubernur Bali, I Wayan Koster menerima vaksinasi Covid-19 pada hari ini, Kamis (14/1/21). Vaksinasi yang berlangsung di RS Bali Mandara itu juga diikuti oleh sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat.
Pada hari yang sama, vaksinasi juga serempak terlaksana di Denpasar, Badung, dan Gianyar.
“Tiga daerah ini cukup tinggi kasusnya, begitu juga sebenarnya di Tabanan dan Jembrana,” ujar Gubernur Koster.
Bali mendapat prioritas sebagai daerah penanganan Covid-19, termasuk untuk pemberlakuan vaksinasi.
Harapannya Bali segera pulih dan mendapat kepercayaan kembali sebagai destinasi wisata, sehingga pemulihan ekonomi Bali pun bisa segera terwujud.
Melansir dari nusabali.com, Gubernur Bali juga mengakui bahwa belakangan ini terjadi kenaikan signifikan kasus konfirmasi positif.
Kondisi ini tidak lepas dari pascalibur Nataru, di mana wisatawan masuk Bali menembus angka di atas 400 ribu orang.
“Saya sudah perkirakan begitu pulang pasti banyak kasus positif,” kata Gubernur Bali.
Dua hari lalu, kasus konfirmasi positif di Bali menembus angka 300 lebih.
Oleh karena itu, tidak cukup hanya melaksanakan protokol kesehatan, tetapi juga harus dengan vaksinasi.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya MPPM menyebut jumlah masyarakat Bali yang akan menerima vaksinasi ialah sebanyak 2.999.400 orang.
Jumlah itu sama dengan 70 persen dari populasi masyarakat di Bali.
Tujuan Vaksinasi Covid-19
- Membentuk kekebalan diri dan kelompok.
- Menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19.
- Melindungi dan memperkuat sistem kesehatan.
- Menjaga produktivitas dan meminimalkan dampak ekonomi akibat Covid-19.
Sementara itu, prioritas vaksinasi ialah bagi tenaga kesehatan dan penunjang, termasuk tenaga tracing sebanyak 30.320 orang.
Kemudian bagi pelayan publik yakni, TNI, Polri, Satpol PP, guru, dan aparat hukum yang berjumlah 263.389 orang.
Selanjutnya target masyarakat rentan secara geoparsial sosial ekonomi sebanyak 1.290.243 orang. Masyarakat dan pelaku ekonomi sebanyak 854.756 orang.
Masyarakat rentan di atas 60 tahun sebanyak 560.782 orang.
“Untuk masyarakat berusia 60 tahun ke atas, diberikan vaksin yang berbeda,” kata Suarjaya.
Adapun vaksinasi terhadap tenaga kesehatan di Denpasar, Badung, dan Gianyar sudah dimulai pada Kamis (14/1/21).
Untuk tenaga kesehatan di Denpasar menjangkau 12.032 orang, di Gianyar 5.553 orang, dan Gianyar 4.231 orang.
“Vaksinasi dilakukan dua kali dengan interval 14 hari,” jelas Suarjaya.
Enam kabupaten lainnya akan menyusul dan terjadwalmulai Februari 2021. (ITM)




