• Tentang Kami
  • Berita
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Wisata Halal
  • Warga Net
  • Tim Redaksi
No Result
View All Result
Era Madani
  • Bali
  • Berita
  • Kabar
  • Featured
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Sejarah
  • Gagasan
  • Warga Net
  • Wisata Halal
Era Madani
  • Tentang Kami
  • Berita
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Wisata Halal
  • Warga Net
  • Tim Redaksi
    animate
No Result
View All Result
Era Madani
No Result
View All Result
tamak

Ilustrasi Tamak. - (Foto: Artikula.id)

Opini: Tamak Pangkal Segala Kemungkaran

benlaris by benlaris
in Budaya, Harmoni, Inspirasi, Kabar, Opini
0 0
0
429
SHARES
2.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Opini berjudul “Tamak Pangkal Segala Kemungkaran”
Oleh:  Mutohharun Jinan
(Pengajar di Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta)

ERAMADANI.COM, – Apa sebenarnya yang menjadi sumber persoalan dan petaka yang terus menghantui kehidupan di masyarakat atau suatu bangsa?

Salah satu jawaban yang layak diajukan adalah sifat tamak, atau hasrat berkuasa, dan nafsu posesif yang tak terkendali dalam diri manusia.

Dilansir dari Republika.co.id, tamak adalah sikap rakus terhadap hal-hal yang bersifat kebendaan tanpa memperhitungkan mana yang halal dan haram.

Sikap yang Akan Timbul Akibat Tamak

Sifat ini sebagai sebab timbulnya rasa dengki, hasud, permusuhan, serta perbuatan keji dan munkar lainnya. Korupsi, pembegalan, perampokan, penipuan, dan perilaku lacur lainnya bermuara pada ketamakan.

Serakah atau tamak merupakan sikap yang selalu ingin memperoleh sesuatu yang banyak untuk diri sendiri atau kelompoknya.

Sudah menjadi suratan, lazimnya orang tamak selalu mengharap pemberian orang lain yang sebanyak-banyaknya, namun dia sendiri justru bersikap pelit atau bakhil.

Orang yang tamak selalu merasa bahwa harta kekayaan yang dimilikinya selalu kurang dan berat untuk bersyukur kepada Allah.

Rakus atau tamak (al-hirshu) atau (ath-thama’u) yaitu suatu sikap yang tidak pernah merasa cukup, sehingga selalu ingin menambah apa yang seharusnya ia miliki, tanpa memperhatikan hak-hak orang lain.

Rasulullah menggambarkan sikap rakus dengan sangat tandas, sebagai berikut:

“Jika anak Adam memiliki satu lembah emas dia akan mencari agar menjadi dua lembah dan tidak ada yang akan menutup mulutnya melainkan tanah. Dan Allah menerima taubat orang yang bertaubat.” (HR Al-Bukhari dan Muslim).

Tabiat Orang Rakus

Tamak merupakan tabiat pada kebanyakan manusia yang amat mencintai harta benda. Jika memiliki harta benda, maka ia takut bila kehilangan sebagian dari hartanya dan berhasrat untuk menambah lebih banyak lagi.

Ungkapan tentang bahaya sikap tamak dikemukakan oleh Ibnu Taimiyah, bahwa rakusnya seseorang terhadap harta benda dan kedudukan akan merusak agamanya.

Kerusakan ini lebih dahsyat dibanding kerusakan dua serigala yang sedang lapar terhadap kambing yang menyen diri. Kalimat bijak lainnya datang dari Mahatma Gandhi.

“Bumi mampu mencukupi semua kebutuhan seluruh manusia, tetapi tidak mampu mencukupi kerakusan seorang manusia.”

Begitulah, tamak dapat menyebabkan seseorang lupa menyembah kepadaNya, dapat berlaku kikir, memeras serta merampas hak-hak orang lain.

Secara moral Islam menganjurkan untuk mencari harta sebagai bekal hidup di dunia seolah-olah hidup ini tidak akan berakhir. Dengan kekayaan.

Seseorang bisa membantu orang lain, mengentaskan mereka dari kemiskinan dan ketidakberdayaan. Begitu juga dengan kekuasaan seseorang bisa membuat aturan yang jauh lebih baik, bisa membantu masyarakat kecil yang teraniaya secara hukum.

Namun harta dan kekuasaan harus dicapai dengan cara benar dan halal serta digunakan untuk kepentingan dan kesejahteraan bersama.

Hanya orang yang rakus sajalah yang ingin dan ingin terus menumpuk harta tanpa memikirkan nasib orang sekitarnya.

Rasulullah saw mengingatkan, “Hai manusia, berbaik-baiklah dalam mencari (nafkah), karena sesungguhnya hamba tidak mendapatkan (sesuatu), kecuali apa yang telah ditakdirkan padanya.”

Peringatan Agar Tidak Terlalu Mengejar Dunia

Tindakan yang rakus termasuk akhlak buruk terhadap Allah. Ini berarti peringatan kepada manusia, agar tidak terlalu mengejar nafkah yang seharusnya bukan milikinya.

Ketamakan terhadap harta hanyalah akan menghasilkan sifat buas, laksana serigala yang terus mengejar dan memangsa buruannya walaupun harta itu bukan haknya.

Fitrah manusia memang sangat mencintai harta kekayaan dan berhasrat keras mendapatkannya sebanyak mungkin dengan segala cara dan usaha.

Untuk menghindari sifat tamak dapat dilakukan dengan selalu meminta pertolongan Allah supaya dijauhkan dari sifat serakah, sederhana dalam memenuhi kebutuhan hidup dan hemat dalam biaya hidup.

Jangan merasa cemas berlebihan terhadap kejadian di masa datang, puas terhadap apa yang dimiliki, serta meneladani orang-orang yang mulia yang mampu menjauhi sifat serakah.

Selanjutnya, agar tidak dikendalikan nafsu serakah terhadap dunia, membiasakan hidup dengan sifat wara’ (hati-hati), qanaah (merasa puas atas apa yang telah dianugerahkan Allah).

Membiasakan berempati terhadap kehidupan masyarakat bawah, serta pandai mensyukuri nikmat yang ada.

“Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan: Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmatKu), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”. (Qs Ibrahim [14]: 7). (MYR)

Tags: akhlakakhlak pemimpinBaliBudaya IndonesiaDenpasardenpasar Balidunia islamIndonesiaindonesia kuIndonesia MajuIndonesia Masa Kiniindonesia rayaIslamIslam Itu Indahislam NusantaraKajian Islamperadaban IslamPeradilan IslamPerilakuPerkembangan IslamPotret IslamRohani IslamSejarah IslamSikapSopan SantunSyariatUkhuwwah IslamUmat Islam
Previous Post

Note Design and Afteroom hack IKEA kitchens to make living room furnishings for Reform

Next Post

Ketahui Faktor Pemicu Kanker dari Sekarang

benlaris

benlaris

Next Post
kanker

Ketahui Faktor Pemicu Kanker dari Sekarang

pelaku pembunuhan

Motif Pelaku Pembunuhan Bos Toko Bangunan di Denpasar

pengalaman digital

Wisatawan Indonesia Utamakan Pengalaman Digital Saat Travelling

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Twitter Youtube Vimeo Instagram

Category

  • Bali
  • Berita
  • Budaya
  • Featured
  • Gagasan
  • Geopolitik, Kepemimpinan, Kaderisasi, Strategi Partai, Identitas Keumatan, Jaringan Global, Pemberdayaan Sumber Daya Manusia
  • Harmoni
  • Headline
  • Inspirasi
  • Kabar
  • Keamanan
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Mancanegara
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Sejarah
  • Sponsored
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • Warga Net
  • Wisata Halal

© 2020 EraMadani - Harmoni dan Inspirasi.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • TENTANG KAMI
  • BERITA
  • BALI
  • KABAR
  • FEATURED
  • TIM REDAKSI

© 2020 EraMadani - Harmoni dan Inspirasi.