• Tentang Kami
  • Berita
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Wisata Halal
  • Warga Net
  • Tim Redaksi
No Result
View All Result
Era Madani
  • Bali
  • Berita
  • Kabar
  • Featured
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Sejarah
  • Gagasan
  • Warga Net
  • Wisata Halal
Era Madani
  • Tentang Kami
  • Berita
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Wisata Halal
  • Warga Net
  • Tim Redaksi
    animate
No Result
View All Result
Era Madani
No Result
View All Result

Mau Larang Produk Turki, Rusia Kini Takut Sendiri

benlaris by benlaris
in Kabar, Mancanegara
0 0
0
340
SHARES
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Rusia membatalkan rencana melarang produk Turki, Senin (30/11/2015), setelah sebelumnya mengancam negara yang telah menembak jatuh pesawat tempurnya itu. Moskow berdalih, pemerintah menunda pelarangan produk Turki demi menghindari inflasi.
Menurut Wakil Perdana Menteri Rusia Arkady Dvorkovich, Moskow akan menunggu beberapa pekan untuk mulai mengetatkan sanksi. Sanksi larangan produk Turki tidak jadi dilaksanakan saat ini karena penerapan larangan produk secara mendadak akan mengakibatkan kekurangan yang bisa memicu inflasi.


“Penundaan ini akan memberikan waktu pada importir untuk mencari pemasok alternatif,” kata Dvorkovich, seperti dikutip Republika.
Menurut data statistik pemerintah, Rusia telah menghabiskan hampir 750 juta dolar AS dalam impor buah dan sayur pada tahun ini dari Turki. Sekitar 90 persen lemon, tomat, anggur dan aprikot yang dijual di Rusia berasal dari Turki.
Sedangkan menurut Wakil PM lainnya, Igor Shuvalon, Rusia kemungkinan tidak akan menerapkan larangan pada industri impor. Meski demikian, daftar barang terlarang bisa saja diperpanjang di masa depan. Komponen sanksi yang telah diterapkan adalah pembatasan travel dan wisata antara kedua negara.
Seperti diketahui, sebuah jet tempur Sukhoi Su-24 jatuh di perbatasan Suriah – Turki, Selasa (24/11/2015) lalu. Pesawat yang dikenal dengan sebutan Fencer itu jatuh dihantam rudal Turki. (Baca: Turki Tembak Jatuh Pesawat Rusia)
Juru bicara militer Turki mengatakan pihaknya menjatuhkan Sukhoi tersebut karena sering melanggar wilayah udara mereka. Turki telah mengingatkan 10 kali, namun jet tempur itu masih juga melanggar sehingga Turki terpaksa menjatuhkannya.
Rusia marah dengan penembakan itu dan meminta Turki minta maaf. Karena Turki tak mau minta maaf, Rusia mengancam akan memberlakukan sanksi ekonomi bagi Turki dengan melarang produk-produk Turki di Rusia. [Siyasa/Tarbiyah.net]




Previous Post

Kapolri: Gambar Babi Gigit Al Quran Termasuk HateSpeech

Next Post

Jokowi Hendak Pidato, Obama dan Pemimpin Negara Lainnya Tinggalkan Ruangan

benlaris

benlaris

Next Post

Jokowi Hendak Pidato, Obama dan Pemimpin Negara Lainnya Tinggalkan Ruangan

Pangeran Arab Tegur Donald Trump: Kamu Aib Bagi Amerika Serikat

Pangeran Arab Tegur Donald Trump: Kamu Aib Bagi Amerika Serikat

Tak Terima Disebut Maling, Ibu Ini Gugat Ahok 100 Miliar

Tak Terima Disebut Maling, Ibu Ini Gugat Ahok 100 Miliar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Twitter Youtube Vimeo Instagram

Category

  • Bali
  • Berita
  • Budaya
  • Featured
  • Gagasan
  • Geopolitik, Kepemimpinan, Kaderisasi, Strategi Partai, Identitas Keumatan, Jaringan Global, Pemberdayaan Sumber Daya Manusia
  • Harmoni
  • Headline
  • Inspirasi
  • Kabar
  • Keamanan
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Mancanegara
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Sejarah
  • Sponsored
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • Warga Net
  • Wisata Halal

© 2020 EraMadani - Harmoni dan Inspirasi.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • TENTANG KAMI
  • BERITA
  • BALI
  • KABAR
  • FEATURED
  • TIM REDAKSI

© 2020 EraMadani - Harmoni dan Inspirasi.