• Tentang Kami
  • Berita
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Wisata Halal
  • Warga Net
  • Tim Redaksi
No Result
View All Result
Era Madani
  • Bali
  • Berita
  • Kabar
  • Featured
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Sejarah
  • Gagasan
  • Warga Net
  • Wisata Halal
Era Madani
  • Tentang Kami
  • Berita
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Wisata Halal
  • Warga Net
  • Tim Redaksi
    animate
No Result
View All Result
Era Madani
No Result
View All Result
Gagal Berhaji: Kisah Pilu Jemaah Furoda dan Dampaknya yang Menjangkau Berbagai Pihak

Gagal Berhaji: Kisah Pilu Jemaah Furoda dan Dampaknya yang Menjangkau Berbagai Pihak

fatkur rohman by fatkur rohman
in Inspirasi
0 0
0
332
SHARES
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, 29 Mei 2025 – Mimpi suci jutaan umat muslim Indonesia untuk menunaikan ibadah haji tahun ini sirna bagi sebagian jemaah yang memilih jalur visa furoda. Kegagalan penerbitan visa furoda oleh pemerintah Arab Saudi telah memicu gelombang kekecewaan dan kerugian finansial yang signifikan, menyisakan kisah pilu bagi para calon jemaah dan pelaku usaha travel haji dan umrah.

Tahun ini, visa furoda, yang selama ini menawarkan alternatif perjalanan haji tanpa melalui sistem antrean panjang, secara mengejutkan tidak diterbitkan. Keputusan ini telah meninggalkan jejak pahit bagi sejumlah publik figur dan masyarakat umum yang telah bersiap berangkat ke Tanah Suci. Mereka yang telah merogoh kocek dalam dan mendedikasikan waktu berharga untuk mempersiapkan perjalanan spiritual ini, kini harus menerima kenyataan pahit batalnya ibadah haji tahun ini.

Wendi Cagur dan sang istri, misalnya, telah menyelesaikan seluruh persiapan keberangkatan. Namun, visa yang tak kunjung terbit hingga menjelang puncak musim haji memaksa mereka untuk mengikhlaskan impian tersebut. Melalui unggahan di akun Instagram mereka, pasangan selebriti ini mengungkapkan keikhlasan dan penerimaan atas takdir yang telah ditetapkan. "Indahnya cara Allah SWT mencintai kami. Kami berdua belum diizinkan untuk berangkat haji tahun ini," tulis mereka, menunjukkan keteguhan hati di tengah kekecewaan.

Nasib serupa juga dialami aktor Teuku Wisnu. Ia telah merencanakan keberangkatan pada 27 Mei 2025, namun hingga saat ini belum menerima kepastian mengenai visa. Dengan nada penuh harap dan pasrah, Teuku Wisnu mengungkapkan ketidakpastian tersebut, "Wallahualam info kapan kabarnya gak tahu, cuma kalau misal dibilang berangkatnya rencana kan tanggal 27 Mei, insyaallah harusnya, tapi kan belum ada kabar sampai sekarang." Ia pun kini mempertimbangkan rencana alternatif jika visa furoda benar-benar tidak terbit.

Kimberly Ryder, aktris berdarah Makassar-Inggris, juga merasakan kekecewaan yang mendalam. Setelah mempersiapkan diri lahir batin, ia harus menerima kenyataan pahit batalnya perjalanan haji tahun ini. Namun, dengan semangat yang tak padam, ia berencana untuk mendaftar kembali pada tahun depan.

Gagal Berhaji: Kisah Pilu Jemaah Furoda dan Dampaknya yang Menjangkau Berbagai Pihak

Ruben Onsu, yang baru memeluk agama Islam pada awal Ramadan lalu, juga termasuk dalam daftar jemaah yang gagal berangkat. Keinginan untuk segera menunaikan ibadah haji harus ditunda karena kendala visa furoda.

Kisah pilu ini tidak hanya dialami para publik figur. Naufal (31), seorang calon jemaah haji furoda asal Kebumen, Jawa Tengah, bersama istrinya, juga merasakan kekecewaan yang mendalam. Seluruh proses pendaftaran, termasuk pembayaran dan manasik haji, telah mereka selesaikan. Namun, visa yang tak kunjung terbit membuat mereka harus menerima kenyataan pahit tersebut. "Pasrah dan coba menguatkan mental kayak harus kuat sama ikhlas gitu," ujar Naufal, menggambarkan perasaan campur aduk yang dialaminya.

Di balik kisah-kisah pilu para calon jemaah, terungkap fakta mengejutkan mengenai ketidakjelasan penerbitan visa furoda. Ketua Umum DPP AMPHURI (Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia), Firman M Nur, mengkonfirmasi bahwa pemerintah Arab Saudi memang tidak menerbitkan visa furoda tahun ini. Konfirmasi ini diperoleh setelah AMPHURI melakukan serangkaian koordinasi dengan Kementerian Haji dan Umrah di Makkah, Kantor Urusan Haji (KUH) di Jeddah, dan Ditjen PHU Kemenag, serta pengecekan langsung pada sistem elektronik Masar Nusuk.

Ketidakjelasan ini menimbulkan dampak yang signifikan, tidak hanya bagi para calon jemaah, tetapi juga bagi para pelaku usaha travel haji dan umrah. Kerugian finansial yang ditanggung oleh para penyelenggara travel diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Abdullah Mufid Mubarok, Ketua Bidang Humas dan Media DPP AMPHURI, yang juga pemilik travel haji dan umrah, mengungkapkan bahwa kerugian tersebut bisa mencapai angka fantastis, terutama bagi travel yang memberangkatkan puluhan jemaah.

"Saya masih belum bisa menghitung, yang jelas di atas Rp 100 (juta)an. Kalau jumlah jemaahnya misalnya sampai 50 ke atas ya sudah di atas Rp 1 M Rp 2 M," ungkap Mufid. Ia menjelaskan bahwa banyak travel telah melakukan pembayaran untuk layanan masa’ir (Arafah, Muzdalifah, dan Mina) dan bahkan menaikkan kelas hotel, semua persiapan yang kini menjadi sia-sia karena visa yang tidak terbit.

Situasi ini menimbulkan pertanyaan mengenai transparansi dan mekanisme penerbitan visa furoda. Visa furoda, yang bersifat non-kuota, memang memiliki tingkat ketidakpastian yang lebih tinggi dibandingkan dengan visa haji reguler. Namun, ketidakjelasan yang terjadi tahun ini menimbulkan kekhawatiran dan kerugian besar bagi berbagai pihak.

Ke depan, perlu adanya mekanisme yang lebih transparan dan terukur dalam pengelolaan visa furoda. Koordinasi yang lebih intensif antara pemerintah Indonesia dan pemerintah Arab Saudi sangat diperlukan untuk menghindari kejadian serupa di masa mendatang. Perlindungan bagi para calon jemaah dan pelaku usaha travel juga perlu menjadi prioritas utama. Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak terkait, mengingatkan pentingnya antisipasi dan manajemen risiko dalam penyelenggaraan ibadah haji. Para calon jemaah perlu mendapatkan informasi yang jelas dan akurat, sementara para pelaku usaha travel perlu memiliki strategi mitigasi risiko yang efektif untuk melindungi bisnis mereka. Semoga kejadian ini menjadi momentum untuk perbaikan sistem dan peningkatan pelayanan bagi para jemaah haji Indonesia di masa mendatang. Lebih dari itu, kejadian ini juga menjadi pengingat akan pentingnya keikhlasan dan ketabahan dalam menghadapi takdir yang telah digariskan oleh Yang Maha Kuasa.

Previous Post

Puasa di Hari Tasyrik: Sebuah Larangan yang Berakar pada Tradisi dan Hikmah

Next Post

Jemaah Aida Tourindo Tuntaskan Rangkaian Ibadah Haji di Armuzna, Simbol Kemenangan atas Godaan

fatkur rohman

fatkur rohman

Next Post
Jemaah Aida Tourindo Tuntaskan Rangkaian Ibadah Haji di Armuzna, Simbol Kemenangan atas Godaan

Jemaah Aida Tourindo Tuntaskan Rangkaian Ibadah Haji di Armuzna, Simbol Kemenangan atas Godaan

DPR Kritik Keras Kemenag: Minim Antisipasi, Usul Kementerian Haji Khusus

DPR Kritik Keras Kemenag: Minim Antisipasi, Usul Kementerian Haji Khusus

Lempar Jumrah di Mina: Simbol Perlawanan Spiritual dan Sejarahnya yang Mendalam

Lempar Jumrah di Mina: Simbol Perlawanan Spiritual dan Sejarahnya yang Mendalam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Twitter Youtube Vimeo Instagram

Category

  • Bali
  • Berita
  • Budaya
  • Featured
  • Gagasan
  • Geopolitik, Kepemimpinan, Kaderisasi, Strategi Partai, Identitas Keumatan, Jaringan Global, Pemberdayaan Sumber Daya Manusia
  • Harmoni
  • Headline
  • Inspirasi
  • Kabar
  • Keamanan
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Mancanegara
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Sejarah
  • Sponsored
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • Warga Net
  • Wisata Halal

© 2020 EraMadani - Harmoni dan Inspirasi.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • TENTANG KAMI
  • BERITA
  • BALI
  • KABAR
  • FEATURED
  • TIM REDAKSI

© 2020 EraMadani - Harmoni dan Inspirasi.