• Tentang Kami
  • Berita
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Wisata Halal
  • Warga Net
  • Tim Redaksi
No Result
View All Result
Era Madani
  • Bali
  • Berita
  • Kabar
  • Featured
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Sejarah
  • Gagasan
  • Warga Net
  • Wisata Halal
Era Madani
  • Tentang Kami
  • Berita
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Wisata Halal
  • Warga Net
  • Tim Redaksi
    animate
No Result
View All Result
Era Madani
No Result
View All Result
Evaluasi Total Petugas Haji Direkomendasikan: Timwas DPR Temukan Kinerja Tidak Optimal di Lapangan

Evaluasi Total Petugas Haji Direkomendasikan: Timwas DPR Temukan Kinerja Tidak Optimal di Lapangan

fatkur rohman by fatkur rohman
in Inspirasi
0 0
0
332
SHARES
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Mekkah, 6 Juni 2025 – Anggota Tim Pengawas Haji (Timwas Haji) DPR RI, Selly Andriany Gantina, mendesak dilakukannya evaluasi menyeluruh terhadap sistem rekrutmen dan pelatihan petugas haji, khususnya Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD). Berdasarkan pengamatan langsung di lapangan selama penyelenggaraan ibadah haji tahun 2025, Selly menemukan sejumlah petugas yang dinilai tidak menjalankan tugas secara optimal, bahkan cenderung mengutamakan kepentingan pribadi di atas pelayanan jemaah.

"Saya menyaksikan langsung di Mina, banyak petugas yang tampaknya lebih fokus pada ibadah haji pribadi mereka daripada menjalankan tugas sebagai pembimbing dan pelayan jemaah," ungkap Selly dalam wawancara di Mekkah, Jumat (6/6/2025). Pernyataan ini menjadi sorotan tajam terhadap kinerja petugas haji yang berdampak langsung pada kenyamanan dan keselamatan jemaah. Kekecewaan ini semakin diperparah dengan fakta bahwa sebagian besar keluhan jemaah justru berpusat pada pelayanan yang diberikan oleh TPHD.

Selly menekankan bahwa kekurangan yang ditemukan bukan sekadar masalah individu, melainkan indikasi kelemahan sistemik dalam proses rekrutmen dan pelatihan petugas haji. Ia menuding pelatihan yang diberikan saat ini masih sangat minim, umumnya hanya berlangsung selama tiga hingga lima hari, tanpa pembekalan lapangan yang memadai. Hal ini mengakibatkan banyak petugas yang kurang siap dalam menghadapi tantangan di lapangan, termasuk keterlambatan kedatangan sebagian petugas ke Tanah Suci setelah kedatangan jemaah.

"Ini merupakan catatan serius yang tidak bisa diabaikan," tegas Selly. "Apalagi mengingat pengelolaan haji akan dialihkan ke Badan Penyelenggara Haji dan Umrah (BPH) pada tahun 2026. Kita harus segera menetapkan standar pelayanan minimum yang lebih profesional dan terukur untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan jemaah."

Lebih lanjut, Selly mengkritik kurangnya keterampilan dasar yang dimiliki sebagian petugas. Kemampuan berbahasa Arab yang minim, penguasaan teknis di lapangan yang terbatas, serta kurangnya disiplin waktu dan lokasi tugas menjadi kendala utama dalam memberikan pelayanan yang optimal. Kondisi ini, menurut Selly, mengakibatkan jemaah mendapatkan pelayanan yang tidak sesuai dengan harapan dan membayangi keselamatan mereka selama menjalankan ibadah haji.

Evaluasi Total Petugas Haji Direkomendasikan: Timwas DPR Temukan Kinerja Tidak Optimal di Lapangan

Untuk meningkatkan efektivitas pengawasan dan memastikan akuntabilitas petugas, Selly merekomendasikan pemanfaatan teknologi informasi. Penerapan sistem geotagging dan aplikasi pelaporan berkala, menurutnya, sangat penting untuk memantau kinerja petugas secara real-time. Hal ini akan memungkinkan pengawasan yang lebih ketat dan tindakan korektif yang lebih cepat jika ditemukan penyimpangan.

"Sistem pelaporan yang terintegrasi dan terpantau secara real-time akan memberikan gambaran yang lebih akurat tentang kinerja petugas di lapangan," jelas Selly. "Dengan demikian, kita dapat mengidentifikasi masalah dan mengambil langkah-langkah perbaikan secara cepat dan efektif."

Selain itu, Selly juga menyarankan agar proses seleksi dan rekrutmen petugas haji diperketat. Ia mengusulkan klasifikasi petugas berdasarkan pengalaman ibadah haji atau umrah sebelumnya. Petugas yang telah berpengalaman akan lebih siap dan mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada jemaah.

"Pengalaman ibadah haji atau umrah sebelumnya dapat menjadi tolok ukur kemampuan dan kesiapan petugas dalam memberikan pelayanan," ujar Selly. "Petugas yang berpengalaman akan lebih memahami kebutuhan dan tantangan yang dihadapi jemaah selama menjalankan ibadah haji."

Lebih lanjut, Selly menyoroti persepsi sebagian petugas TPHD yang merasa telah membayar penuh biaya haji sehingga berhak lebih fokus pada ibadah pribadi. Hal ini, menurut Selly, merupakan pemahaman yang keliru. Petugas TPHD memiliki tanggung jawab besar untuk melayani jemaah dari daerah masing-masing, terlepas dari status pembayaran biaya haji.

"Persepsi bahwa petugas berhak mengutamakan ibadah pribadi karena telah membayar penuh biaya haji adalah pemahaman yang salah kaprah," tegas Selly. "Mereka adalah pelayan publik yang memiliki tanggung jawab untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan jemaah."

Sebagai solusi jangka panjang, Selly mendorong BPH untuk membentuk lembaga pelatihan khusus yang bertugas mencetak petugas haji yang kompeten dan tersertifikasi. Lembaga pelatihan ini harus memiliki kurikulum yang komprehensif dan terstruktur, mencakup pelatihan teori dan praktik di lapangan. Sertifikasi yang diberikan harus menjadi jaminan kualitas dan kompetensi petugas haji.

"Kualitas petugas haji sangat berpengaruh terhadap keselamatan dan kenyamanan jemaah," tegas Selly. "Oleh karena itu, pembentukan lembaga pelatihan khusus yang profesional dan terstandarisasi menjadi sangat penting."

Selly juga menyoroti angka kematian jemaah haji tahun 2025 yang lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ia menilai hal ini sebagai indikasi kegagalan dalam manajemen penyelenggaraan haji oleh Kementerian Agama. Oleh karena itu, evaluasi menyeluruh dan reformasi sistemik menjadi sangat mendesak untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.

"Meningkatnya angka kematian jemaah haji tahun ini merupakan indikator adanya kegagalan dalam manajemen penyelenggaraan haji," kata Selly. "Kita harus melakukan evaluasi menyeluruh dan melakukan reformasi sistemik untuk mencegah terulangnya kejadian serupa dan memastikan keselamatan dan kenyamanan jemaah haji di masa mendatang."

Kesimpulannya, temuan Timwas Haji DPR RI ini menjadi alarm bagi pemerintah untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem penyelenggaraan ibadah haji. Rekrutmen dan pelatihan petugas haji yang lebih profesional, penerapan teknologi untuk pengawasan yang lebih efektif, serta pembentukan lembaga pelatihan khusus menjadi langkah-langkah krusial untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan memastikan keselamatan dan kenyamanan jemaah haji di masa mendatang. Kegagalan dalam melakukan reformasi ini akan berdampak serius pada citra Indonesia di mata dunia dan paling penting, keselamatan dan kenyamanan jemaah haji itu sendiri.

Previous Post

Muzdalifah: Jejak Sejarah, Tantangan Modern, dan Masa Depan Ibadah Haji

Next Post

Puasa di Hari Tasyrik: Sebuah Larangan yang Berakar pada Tradisi dan Hikmah

fatkur rohman

fatkur rohman

Next Post
Puasa di Hari Tasyrik: Sebuah Larangan yang Berakar pada Tradisi dan Hikmah

Puasa di Hari Tasyrik: Sebuah Larangan yang Berakar pada Tradisi dan Hikmah

Gagal Berhaji: Kisah Pilu Jemaah Furoda dan Dampaknya yang Menjangkau Berbagai Pihak

Gagal Berhaji: Kisah Pilu Jemaah Furoda dan Dampaknya yang Menjangkau Berbagai Pihak

Jemaah Aida Tourindo Tuntaskan Rangkaian Ibadah Haji di Armuzna, Simbol Kemenangan atas Godaan

Jemaah Aida Tourindo Tuntaskan Rangkaian Ibadah Haji di Armuzna, Simbol Kemenangan atas Godaan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Twitter Youtube Vimeo Instagram

Category

  • Bali
  • Berita
  • Budaya
  • Featured
  • Gagasan
  • Geopolitik, Kepemimpinan, Kaderisasi, Strategi Partai, Identitas Keumatan, Jaringan Global, Pemberdayaan Sumber Daya Manusia
  • Harmoni
  • Headline
  • Inspirasi
  • Kabar
  • Keamanan
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Mancanegara
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Sejarah
  • Sponsored
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • Warga Net
  • Wisata Halal

© 2020 EraMadani - Harmoni dan Inspirasi.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • TENTANG KAMI
  • BERITA
  • BALI
  • KABAR
  • FEATURED
  • TIM REDAKSI

© 2020 EraMadani - Harmoni dan Inspirasi.