• Tentang Kami
  • Berita
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Wisata Halal
  • Warga Net
  • Tim Redaksi
No Result
View All Result
Era Madani
  • Bali
  • Berita
  • Kabar
  • Featured
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Sejarah
  • Gagasan
  • Warga Net
  • Wisata Halal
Era Madani
  • Tentang Kami
  • Berita
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Wisata Halal
  • Warga Net
  • Tim Redaksi
    animate
No Result
View All Result
Era Madani
No Result
View All Result
konsumsi babi

Masyarakat Bali diimbau kurangi konsumsi daging babi. - (Foto: Republika.co.id)

DPRD Denpasar Harapkan Masyarakat Bali Kurangi Konsumsi Babi

benlaris by benlaris
in Bali, Berita, Budaya, Inspirasi, Kabar
0 0
0
344
SHARES
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

ERAMADANI.COM, DENPASAR – Kematian babi di Bali, yang diduga oleh virus flu babi, membuat Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Bali Made Muliawan Arya mengharapkan masyarakat mewaspadai dan mengurangi konsumsi daging babi.

Karena, wabah virus demam babi afrika (African Swine Fever/ASF) akhir-akhir ini menyebar di sejumlah wilayah di Bali.

Dengan Begitu, DPRD Kota Denpasar berharap kepada mayarakat agar mengurangi mengkomsumsi babi, karena dikhawtirkan akan berdampak tidak baik.

“Saya mengharapkan masyarakat, khususnya di Kota Denpasar menjaga kesehatan karena telah terjadi wabah virus demam babi afrika,” tutur Muliawan Arya menyikapi terjadinya wabah virus tersebut di Denpasar, Sabtu (08/02/2020).

Imbauan Untuk Masyarakat Bali Kurangi Konsumsi Babi

Masyarakat Bali diharapakan kurangi konsumsi daging babi. – (Foto: halodoc.com)

“Warga diimbau mengurangi konsumsi daging tersebut untuk sementara waktu, sembari menunggu informasi lebih lanjut dari dinas peternakan setempat,” tambahnya.

Dilansir dari Republika.co.id, ia meminta Dinas Peternakan dan Pertanian Denpasar terus memantau ke lapangan atau ke peternak babi langsung agar dapat melihat apa yang terjadi dilapangan.

“Dengan langkah tersebut para peternak dan masyarakat akan lebih mengetahui gejala-gejala terjadinya serangan virus demam babi afrika,” paparnya.

“Untuk itu kami juga meminta kepada instansi pemerintah menyampaikan informasi terkait penyakit itu,” ujar Muliawan.

Baginya dengan adanya informasi secara resmi dari pemerintah (Dinas Peternakan dan Pertanian) maka warga akan mengetahui tentang virus yang menyerang babi.

Terlebih di Bali menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, biasanya masyarakat memotong babi, untuk itu masyarakat harus kurangi konsumsi babi.

“Menjelang Hari Raya Gulungan dan Kuningan sebagian masyarakat di Pulau Dewata melakukan tradisi pemotongan babi,” ucapnya.

“Karena informasi itu sangat diperlukan, dengan adanya informasi mengenai kesehatan ternak babi maka masyarakat akan lebih waspada,” ucapnya.

Hal yang sama juga dikatakan Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali Nyoman Suyasa. Ia juga meminta Dinas Peternakan setempat terus melakukan pemantauan ke masyarakat atau peternak babi.

“Saya mengharapkan Dinas Peternakan dan Pertanian agar terus melakukan pemantauan di lapangan, karena semakin merebak wabah demam babi afrika,” kata Nyoman Suyasa.

Ia mengharapkan gerakan pemantauan ke lapangan sangat penting, jika hanya menunggu laporan masyarakat akan lambat penanganannya.

Saat ini para peternak babi di Bali sudah mengalami kekhawatiran dengan adanya wabah virus ASF, sehingga perlu untuk ditikdaklanjuti. (MYR)

Tags: BaliBudayaBudaya IndonesiaBudaya kuDinas Pertanian dan Ketahanan PanganDinas Perternakan dan PertanianDinas PeternakanDPRD Kota DenpasarGaleri BudayaHari Raya GalunganHari Raya KuninganKebudayaanKesehatanKesehatan Tubuhkota DenpasarKurangi Komsumsi BabiLingkungan HidupLingkungan\MakananMasyarakatMenjaga MakananPeduli MasyarakatPotret BaliPotret BudayaPotret DewataRagam BudayaVirus Flu BabiWabah Virus Flu Babi
Previous Post

Gubernur Sebut RUU Provinsi Bali Bukan Untuk Bentuk Daerah Otonomi Khusus

Next Post

Mendikbud Buat Payung Hukum untuk Kebijakan Kampus Merdeka

benlaris

benlaris

Next Post
hukum

Mendikbud Buat Payung Hukum untuk Kebijakan Kampus Merdeka

membangun demokrasi

Dewan Pers: Membangun Pers Bak Ibarat Membangun Demokrasi

motif Bali

Dekranasda Minta Motif Kain Bali Segera Dipatenkan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Twitter Youtube Vimeo Instagram

Category

  • Bali
  • Berita
  • Budaya
  • Featured
  • Gagasan
  • Geopolitik, Kepemimpinan, Kaderisasi, Strategi Partai, Identitas Keumatan, Jaringan Global, Pemberdayaan Sumber Daya Manusia
  • Harmoni
  • Headline
  • Inspirasi
  • Kabar
  • Keamanan
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Mancanegara
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Sejarah
  • Sponsored
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • Warga Net
  • Wisata Halal

© 2020 EraMadani - Harmoni dan Inspirasi.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • TENTANG KAMI
  • BERITA
  • BALI
  • KABAR
  • FEATURED
  • TIM REDAKSI

© 2020 EraMadani - Harmoni dan Inspirasi.