• Tentang Kami
  • Berita
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Wisata Halal
  • Warga Net
  • Tim Redaksi
No Result
View All Result
Era Madani
  • Bali
  • Berita
  • Kabar
  • Featured
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Sejarah
  • Gagasan
  • Warga Net
  • Wisata Halal
Era Madani
  • Tentang Kami
  • Berita
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Wisata Halal
  • Warga Net
  • Tim Redaksi
    animate
No Result
View All Result
Era Madani
No Result
View All Result
Cuaca Ekstrem

Cuaca ekstrem yang sedang melanda Indonesia. - Kanalaceh.com

BMKG Ungkap Penyebab Cuaca Ekstrem di Indonesia

benlaris by benlaris
in Berita, Kabar
0 0
0
347
SHARES
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

ERAMADANI.COM, – Saat ini, kondisi cuaca tidak menentu di sebagian wilayah Indonesia, bahkan bisa disebut ekstrem karena cuaca yang mudah berubah ubah setiap harinya.

Awal musim hujan tahun ini, menimbulkan kegelisahan banyak masyarakat. Apalagi, awal tahun 2020 dibukanya dengan banjir besar yang melanda wilayah Jabodetabek.

Hal ini, tentu membuat banyak masyarakat bertanya-tanya, apa sebenarnya penyebab dari cuaca ekstrem yang melanda Indonesia sejak awal tahun hingga sepekan ke depan?

Dwikorita Karnawati MSc selaku Kepala BMKG Menanggapi hal itu, dalam jumpa pers Selasa (07/01/2020) kemarin, mengatakan bahwa saat ini, kondisi atmosfer di wilayah Indonesia dipengaruhi oleh beberapa hal.

Penyebab Cuaca Ekstrem Indonesia

Cuaca ekstrem yang tidak menentu di wilayah Indonesia. – Tempo.co

Dilansir dari Kompas.com, BMKG mengungkap penyebab cuaca ekstrem yang sedang melanda Indonesia saat ini adalah sebagai berikut:

1. Angin Monsun Asia

Angin monsun yang berasal dari Asia masih terus aktif, tapi sebelum masuk ke Indonesia, angin ini membelok dahulu ke Samudera Pasifik, sehingga membawa uap air yang cukup intens dari Samudera Pasifik masuk ke wilayah Indonesia.

2. Aliran udara basah

Sebelumnya Dwikorita memprediksi bahwa ada aliran udara basah atau Madden Julian Oscillation (MJO) yang masuk dari Samudera Hindia ke wilayah sebelah Barat Pulau Sumatera. Aliran udara basah ini membuat curah hujan di Indonesia meningkat.

3. Siklon

Diduga adanya pengaruh siklon Blake yang bergerak dari selatan Nusa Tenggara Timur, dan saat ini sudah bergerak menuju ke Australia kemudian disusul oleh bibit siklon.

Bibit ini masih berada di wilayah selatan Papua ke arah Laut Arafuru. Bibit siklon tropis yang saat ini berada dekat dengan wilayah Indonesia dapat berdampak pada kondisi cuaca maupun gelombang laut.

“Seluruh fenoma itu berpengaruh terhadap meningkatnya intensitas curah hujan yang ada di wilayah Indonesia,” ujar Dwikorita. (MYR)

Tags: BaliBMKGCuaca Ekstrem IndonesiaDenpasarIndonesiaindonesia kuPotret Bangsa KuPotret IndonesiaPotret Nusantara
Previous Post

Bersabarlah, Jangan Terburu buru Menikah Muda

Next Post

Belasan Roket Hantam Markas Militer AS di Irak

benlaris

benlaris

Next Post
roket

Belasan Roket Hantam Markas Militer AS di Irak

kapal nelayan

Ratusan Kapal Nelayan Pantura Siap Penuhi Laut Natuna

gerhana bulan

Diprediksi Gerhana Bulan Akan Muncul 11 Januari 2020

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Twitter Youtube Vimeo Instagram

Category

  • Bali
  • Berita
  • Budaya
  • Featured
  • Gagasan
  • Geopolitik, Kepemimpinan, Kaderisasi, Strategi Partai, Identitas Keumatan, Jaringan Global, Pemberdayaan Sumber Daya Manusia
  • Harmoni
  • Headline
  • Inspirasi
  • Kabar
  • Keamanan
  • Kesehatan
  • Mancanegara
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Sejarah
  • Sponsored
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • Warga Net
  • Wisata Halal

© 2020 EraMadani - Harmoni dan Inspirasi.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • TENTANG KAMI
  • BERITA
  • BALI
  • KABAR
  • FEATURED
  • TIM REDAKSI

© 2020 EraMadani - Harmoni dan Inspirasi.