• Tentang Kami
  • Berita
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Wisata Halal
  • Warga Net
  • Tim Redaksi
No Result
View All Result
Era Madani
  • Bali
  • Berita
  • Kabar
  • Featured
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Sejarah
  • Gagasan
  • Warga Net
  • Wisata Halal
Era Madani
  • Tentang Kami
  • Berita
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Wisata Halal
  • Warga Net
  • Tim Redaksi
    animate
No Result
View All Result
Era Madani
No Result
View All Result
gerhana bulan

Ilustrasi gerhana bulan penumbra. - Merdeka.com

Diprediksi Gerhana Bulan Akan Muncul 11 Januari 2020

benlaris by benlaris
in Berita, Kabar
0 0
0
345
SHARES
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

ERAMADANI.COM, – Akhir tahun 2019 kemarin ditutup dengan munculnya fenomena alam gerhana matahari, dan awal tahun 2020 ini di prediksi akan di buka dengan gerhana bulan, setelah ragam bencana menimpa sebagian wilayah Indonesia.

Fenomena alam ini samar-samar atau Penumbra akan kembali muncul di Indonesia, tepatnya pada 11 Januari 2020 mendatang.

Disusul pada bulan Juni 2020, Juli 2020, dan November 2020. Kendati begitu, belum diketahui apakah fenomena ini akan bisa terlihat di Indonesia atau tidak.

Sebelum 11 Januari 2020, peristiwa alam ini juga pernah muncul di Indonesia pada 2013, 2016 dan 2017 silam.

Fakta Fakta Akan Munculnya Gerhana Bulan

Ilustrasi fenomena alam. – Okezone.com

Dilansir dari Merdeka.com, berikut fakta-fakta kemunculan fenomena alam Penumbra di Indonesia adalah:

Bisa Dilihat di Seluruh Wilayah Indonesia

Fenomena alam ini bisa dilihat diseluruh wilayah Indonesia, khususnya wilayah Indonesia bagian barat.

Diprediksi akan muncul pada 11 Januari pukul 00.07 dan puncaknya pukul 02.10. kemudian akan berakhir pada pukul 04.00 wib.

Proses Gerhana Bulan Penumbra

Melansir laman Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika BMKG, Gerhana Bulan Penumbra adalah peristiwa ketika Bulan masuk ke bayang-bayang penumbra Bumi, sehingga Bulan masih dapat terlihat dengan cahaya yang lebih redup.

Peristiwa ini merupakan salah satu akibat dinamisnya pergerakan posisi Matahari, Bumi, dan Bulan hanya terjadi pada saat fase purnama dan dapat diprediksi sebelumnya.

Aman Bagi Mata

Nah, masyarakat bisa melihat Gerhana ini dengan mata telanjang atau dengan teleskop. Cahaya Gerhana Bulan Penumbra tidak berbahaya bagi mata saat dilihat. (MYR)

Tags: BaliBenda LangitBMKGDenpasarFakta UnikFenomena AlamGejala AlamGerhana BulanIndonesiaindonesia kuIndonesia Masa Kiniindonesia rayaPotret BudayaPotret NusantaraTata Surya
Previous Post

Ratusan Kapal Nelayan Pantura Siap Penuhi Laut Natuna

Next Post

Fakta Unik, Kasus PT Jiwasraya yang Sita Perhatian Publik

benlaris

benlaris

Next Post
kasus Jiwasraya

Fakta Unik, Kasus PT Jiwasraya yang Sita Perhatian Publik

hutan australia

Menlu RI Bersimpati Soal Kebakaran Hutan Australia

Perairan Natuna

Pernyataan Sikap Tertulis PBNU Soal Perairan Natuna

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Twitter Youtube Vimeo Instagram

Category

  • Bali
  • Berita
  • Budaya
  • Featured
  • Gagasan
  • Geopolitik, Kepemimpinan, Kaderisasi, Strategi Partai, Identitas Keumatan, Jaringan Global, Pemberdayaan Sumber Daya Manusia
  • Harmoni
  • Headline
  • Inspirasi
  • Kabar
  • Keamanan
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Mancanegara
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Sejarah
  • Sponsored
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • Warga Net
  • Wisata Halal

© 2020 EraMadani - Harmoni dan Inspirasi.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • TENTANG KAMI
  • BERITA
  • BALI
  • KABAR
  • FEATURED
  • TIM REDAKSI

© 2020 EraMadani - Harmoni dan Inspirasi.