• Tentang Kami
  • Berita
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Wisata Halal
  • Warga Net
  • Tim Redaksi
No Result
View All Result
Era Madani
  • Bali
  • Berita
  • Kabar
  • Featured
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Sejarah
  • Gagasan
  • Warga Net
  • Wisata Halal
Era Madani
  • Tentang Kami
  • Berita
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Wisata Halal
  • Warga Net
  • Tim Redaksi
    animate
No Result
View All Result
Era Madani
No Result
View All Result
logo-OKI

logo-OKI

Turki: Kunci Atasi Persoalan Umat Islam adalah Persatuan

benlaris by benlaris
in Berita, Kabar
0 0
0
359
SHARES
2.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

ERAMADANI.COM, ISTANBUL – Wakil Menteri Luar Negeri Turki Yavuz Selim Kiran mengatakan bahwa negara Islam, yang berada di bawah Organisasi Kerjasama Islam (OKI), harus menyatukan suara dan memiliki visi bersama.

Dilansir Republika.co.id hal tersebut menurut Wamenlu Yavuz Selim Kiran terkait berbagai perang dan bencana kemanusiaan akhir-akhir ini dalam Konferensi Negara Anggota OKI untuk Mediasi kedua yang diselenggarakan di Istanbul, Turki, pada akhir November.

“Dunia kita melihat banyak pertumpahan darah dan air mata. Peperangan di Suriah memasuki tahun ke delapan. Ribuan masyarakat kehilangan nyawanya, sementara jutaan lagi terpaksa mengungsi,” kata Yavuz seperti dilansir Anadolu, Jumat (7/12).

Dia juga mengatakan bahwa perang di Yaman dan Afghanistan, yang tidak kunjung berakhir, terus memakan korban. Perang tidak hanya mengganggu kedamaian di negara Islam tersebut, tapi juga menyebabkan keguncangan semakin jauh di kawasan itu.

“Kenyataan bahwa dunia mengalami sejumlah besar orang terlantar secara paksa sejak Perang Dunia kedua, menunjukkan bahwa kita harus bekerja lebih keras bersama,” katanya.

Dia menegaskan bahwa masyarakat dari negara anggota OKI harus memperkuat hubungan dan kepercayaan satu sama lain agar tidak ada keburukan atau niat jahat, yang dapat merenggangkan kerjasama antarnegara Islam itu.

“Buat baris lurus, berdiri bahu-membahu dan tutup celah, jangan tinggalkan ruang untuk setan,” katanya mengutip salah satu hadis Nabi Muhammad SAW.

Lebih lanjut, dia mengatakan perang di berbagai negara memang pelik dan mengharapkan krisis tersebut diselesaikan oleh pihak lain bukanlah harapan realistis.

Yavuz meyakini negara Islam harus bekerja keras untuk menyatukan suara dan objektif, karena hal itu dapat menjadi kunci untuk mempermudah penyelesaian konflik dan fokus pada potensi.

“Sangatlah menyedihkan melihat masyarakat Islam tampak hancur karena kemiskinan, terorisme dan perang. Namun, seperti yang kita semua ketahui, cahaya naik dari timur,” tutur dia.

Previous Post

PBB tolak rancangan resolusi AS untuk mengutuk HAMAS

Next Post

Masa Depan Ekonomi Digital di Tangan Milenial

benlaris

benlaris

Next Post
online shopping

Masa Depan Ekonomi Digital di Tangan Milenial

Tabligh akbar ustadz Abdul Somad di Kabupaten Polman, Sulawesi Barat, Kamis (6/9/2018).

UAS Jelaskan Alasan Dirinya Tak Hadiri Reuni 212

FSLDK Bali Menyelenggarakan Sekolah Kebangsaan Siap Menyambut Arah Baru Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Twitter Youtube Vimeo Instagram

Category

  • Bali
  • Berita
  • Budaya
  • Featured
  • Gagasan
  • Geopolitik, Kepemimpinan, Kaderisasi, Strategi Partai, Identitas Keumatan, Jaringan Global, Pemberdayaan Sumber Daya Manusia
  • Harmoni
  • Headline
  • Inspirasi
  • Kabar
  • Keamanan
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Mancanegara
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Sejarah
  • Sponsored
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • Warga Net
  • Wisata Halal

© 2020 EraMadani - Harmoni dan Inspirasi.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • TENTANG KAMI
  • BERITA
  • BALI
  • KABAR
  • FEATURED
  • TIM REDAKSI

© 2020 EraMadani - Harmoni dan Inspirasi.