Jeddah, Arab Saudi – Pengadilan Kerajaan Arab Saudi secara resmi mengumumkan penunjukan Syekh Saleh bin Abdullah Humaid sebagai Khatib Khutbah Arafah pada musim haji 1446 H, yang jatuh pada tanggal 9 Dzulhijjah 1446 H. Pengumuman tersebut disampaikan pada Minggu (25/5/2025) dan langsung menyebar luas melalui berbagai platform media, termasuk unggahan akun media sosial X milik Inside the Haramain. Penunjukan ini atas titah langsung Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud, Penjaga Dua Masjid Suci. Syekh Saleh Al Humaid akan menyampaikan khutbah penting ini di Masjid Namirah, lokasi yang sakral dan bersejarah bagi pelaksanaan ibadah haji.
Keputusan menunjuk Syekh Saleh Al Humaid sebagai Khatib Arafah bukan tanpa alasan. Beliau merupakan sosok ulama terkemuka di Arab Saudi dengan rekam jejak panjang dan prestasi akademik yang gemilang, sekaligus pengalaman luas dalam bidang keagamaan, administratif, dan bahkan politik. Penunjukan ini mencerminkan kepercayaan penuh pemerintah Arab Saudi terhadap kapasitas dan kredibilitas beliau dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang mendalam dan relevan bagi jutaan jamaah haji dari seluruh dunia.
Profil Syekh Saleh Al Humaid sendiri menunjukkan perjalanan hidup yang sarat dengan dedikasi dan pengabdian kepada agama Islam. Lahir di Buraidah pada tahun 1950, beliau telah mendedikasikan hidupnya untuk mendalami ilmu agama sejak usia muda. Ketekunannya dalam menuntut ilmu dibuktikan dengan keberhasilannya menghafal Al-Qur’an sejak dini, sebuah prestasi yang menunjukkan komitmen dan kedalaman pemahamannya terhadap kitab suci umat Islam.
Pendidikan formal Syekh Saleh Al Humaid juga tak kalah mengesankan. Beliau menamatkan pendidikan tinggi di Fakultas Syariah, Universitas King Abdul Aziz, Makkah, dan berhasil meraih gelar sarjana dan magister dalam bidang fikih Islam. Fikih, sebagai ilmu hukum Islam, menjadi spesialisasi beliau, menunjukkan keahliannya dalam menafsirkan dan menerapkan hukum-hukum Islam dalam konteks kehidupan sehari-hari. Keahlian ini menjadikannya sosok yang tepat untuk menyampaikan khutbah Arafah, yang senantiasa dinantikan oleh jutaan jamaah haji sebagai panduan spiritual dan arahan keagamaan.
Kepakaran Syekh Saleh Al Humaid dalam bidang fikih Islam tak hanya diakui di tingkat nasional, tetapi juga internasional. Hal ini dibuktikan dengan penunjukan beliau sebagai perwakilan Kerajaan Arab Saudi di Dewan Akademi Fikih Islam Internasional (IIFA) sejak 9 Juli 2007. Keanggotaan di lembaga internasional ini menunjukkan pengakuan luas terhadap kapasitas intelektual dan kontribusinya dalam pengembangan dan pemahaman hukum Islam di tingkat global. Perannya di IIFA memberikan kesempatan bagi beliau untuk berinteraksi dan bertukar pikiran dengan para ulama terkemuka dari berbagai belahan dunia, memperkaya wawasan dan perspektifnya dalam memahami dan menyampaikan ajaran Islam.

Selain kiprah internasionalnya, Syekh Saleh Al Humaid juga aktif berkontribusi di dalam negeri. Beliau menjabat sebagai salah satu imam dan khatib di Masjidil Haram, Makkah, salah satu tempat ibadah paling suci bagi umat Islam di seluruh dunia. Penunjukan sebagai imam dan khatib salat Idul Fitri di Masjidil Haram baru-baru ini semakin mengukuhkan reputasi dan kepercayaan yang tinggi terhadap kemampuan beliau dalam memimpin ibadah dan menyampaikan khutbah kepada jamaah yang sangat besar. Pengalaman memimpin salat Idul Fitri di Masjidil Haram, yang dihadiri oleh jutaan jamaah, merupakan bukti nyata kemampuan beliau dalam mengelola dan memimpin ibadah dalam skala besar, sekaligus menunjukkan kemampuannya dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang inspiratif dan menggugah.
Lebih jauh lagi, Syekh Saleh Al Humaid telah menorehkan jejak karir yang cemerlang di berbagai posisi penting, baik dalam bidang ilmiah, administratif, maupun politik. Beliau pernah menjabat sebagai dosen di Fakultas Syariah Universitas Umm Al-Qura, lembaga pendidikan tinggi ternama di Arab Saudi yang telah melahirkan banyak ulama dan cendekiawan terkemuka. Pengalaman mengajarnya menunjukkan komitmen beliau dalam mendidik generasi muda dan menyebarkan ilmu pengetahuan agama.
Selain itu, Syekh Saleh Al Humaid juga aktif dalam berbagai organisasi dan lembaga penting di Arab Saudi. Beliau merupakan anggota Dewan Ulama Senior Arab Saudi, sebuah badan penasehat keagamaan yang memberikan masukan dan arahan kepada pemerintah dalam berbagai isu keagamaan. Keanggotaan ini semakin menegaskan posisi beliau sebagai ulama berpengaruh dan terpercaya di Arab Saudi. Lebih jauh lagi, beliau pernah menduduki posisi strategis sebagai Ketua Dewan Syura dan Ketua Dewan Peradilan Tertinggi, sekaligus menjabat sebagai Penasihat Pengadilan Kerajaan Saudi. Jabatan-jabatan penting ini menunjukkan kepercayaan pemerintah Arab Saudi terhadap integritas, kebijaksanaan, dan kemampuan kepemimpinan beliau.
Di luar aktivitas formalnya, Syekh Saleh Al Humaid juga dikenal sebagai penulis yang produktif. Beliau telah menghasilkan sejumlah buku, makalah penelitian, dan ceramah yang membahas berbagai aspek keagamaan dan sosial. Karya-karya tulisnya menjadi referensi penting bagi para peneliti dan mahasiswa yang mendalami ilmu agama. Kontribusinya dalam bentuk tulisan menunjukkan komitmen beliau dalam menyebarkan ilmu pengetahuan dan pemikiran keagamaan kepada masyarakat luas.
Secara keseluruhan, penunjukan Syekh Saleh Al Humaid sebagai Khatib Khutbah Arafah 1446 H merupakan pilihan yang tepat dan bijaksana. Beliau merupakan sosok ulama terkemuka dengan rekam jejak yang cemerlang, keahlian yang mumpuni, dan pengalaman yang luas. Khutbah Arafah yang akan beliau sampaikan sangat dinantikan oleh jutaan jamaah haji dari seluruh dunia, diharapkan dapat memberikan pencerahan dan inspirasi bagi mereka dalam menjalankan ibadah haji dan kehidupan sehari-hari. Pengalaman dan pengetahuan luas Syekh Saleh Al Humaid, diharapkan mampu menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang relevan, mendalam, dan inspiratif bagi seluruh jamaah haji yang hadir. Semoga khutbah beliau dapat menjadi pedoman dan penguat iman bagi seluruh umat Islam di dunia.



