ERAMADANI.COM, DENPASAR – Meningkatnya jumlah pasien Covid-19 di Provinsi Bali, ratusan pedagang Pasar Galiran Klungkung menjalani rapid test di Terminal Galiran, Senin (22/06/2020) kemarin.
Pemeriksaan kesehatan ini melibatkan 35 petugas kesehatan berkoordinasi dengan puluhan anggota Satpol PP Klungkung.
Pelaksanaan rapid test di Terminal Galiran tersebut, disaksikan langsung Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta bersama sejumlah anggota DPRD Klungkung. Tercatat sebanyak 712 orang mengikuti rapid test dan 87 orang menjalani swab test.
Bupati Suwirta yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Klungkung menyatakan kegiatan ini dilakukannya karena ditemukannya salah seorang pedagang yang positive Covid-19 dan jumlahnya terus berkembang.
Menurut Bupati akan sangat berbahaya jika Orang Tanpa Gejala (OTG) yang tidak terdata dipasar, sehingga diputuskan untuk melakukan rapid test secara massal di Terminal Galiran.
Kegiatan ini juga dilakukan karena akan diberlakukannya perpanjangan jam buka pasar, dari pukul 06.00-18.00 WITA.
Selain melakukan test kepada seluruh pedagang dan petugas, pemerintah berkewajiban melakukan sterilisasi pasar.
Sterilisasi dilakukan dengan penyemprotan diseluruh area pasar dengan menggunakan cairan pembersih lantai yang dicampur dengan cairan desinfektan.
“UPT Pasar juga sudah kami tugaskan untuk menyiapkan tempat cuci tangan sebanyak 25 unit,” tutur Bupati.
“Menyiapkan jalur sirkulasi pembeli serta penertiban barang dagangan,” katanya.
“Sehingga tidak mempersempit lorong yang menyebabkan terjadi desak-desakan di dalam pasar,” imbuhnya.
Usai menyaksikan jalannya test kesehatan di Terminal Galiran, dengan berjalan kaki rambongan pemerintah juga melanjutkan peninjauan.
Bupati Suwirta bersama Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kabupaten Klungkung Wayan Ardiasa.
Kepala UPT Pasar Komang Sugianta lanjut memantau jalannya sterilisasi lorong pasar dan area pasar Umum Galiran.
Ditengah pasar yang tertutup untuk sementara itu, ditemui puluhan petugas pasar tengah melakukan pembersihan dan sterilisasi lorong dan area pasar.
Kepala UPT Pasar Komang Sugiarta mengaku, maksimal dalam tiga hari seluruh kegiatan sterilisasi dan pemasangan fasilitas penunjang dapat diselesaikan pada seluruh area pasar Umum Galiran tanpa terkecuali. (HAD)




