• Tentang Kami
  • Berita
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Wisata Halal
  • Warga Net
  • Tim Redaksi
No Result
View All Result
Era Madani
  • Bali
  • Berita
  • Kabar
  • Featured
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Sejarah
  • Gagasan
  • Warga Net
  • Wisata Halal
Era Madani
  • Tentang Kami
  • Berita
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Wisata Halal
  • Warga Net
  • Tim Redaksi
    animate
No Result
View All Result
Era Madani
No Result
View All Result
organisasi pengerak

Ilustrasi Muhammadiyah. - (Foto: pengampunanpajak.com)

Muhammadiyah Undur Diri dari Organisasi Penggerak Kemendikbud

benlaris by benlaris
in Berita, Kabar
0 0
0
335
SHARES
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

ERAMADANI.COM, JAKARTA – Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Pengurus Pusat Muhammadiyah menyatakan mundur atau undur diri dari program Organisasi Penggerak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Keputusan yang diambil oleh pihak Muhammadiyah terkait itu, sudah berdasarkan atas pertimbangan beberapa hal.

“Setelah kami mengikuti proses seleksi program Organisasi Penggerak Kemendikbud dan mempertimbangkan beberapa hal,” ujar Muhammadiyah melalui keterangan tertulis, Rabu (22/07/2020inf).

“Maka dengan ini kami menyatakan mundur dari keikutsertaan program tersebut,” sambungnya.

Melansir CNNIndonesia.com, organisasi Penggerak adalah program seleksi pelatihan guru yang dilakukan organisasi masyarakat dengan hibah dana dari pemerintah.

Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah jadi salah satu organisasi masyarakat yang lolos seleksi.

Jika lolos seleksi, maka organisasi masyarakat bakal diberi dana yang besarnya sesuai kategori. Kategori gajah diberi dana hingga Rp20 miliar.

Kategori macan dengan dana hingga Rp5 miliar, dan kategori kijang dengan dana hingga Rp1 miliar.

Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah menyatakan sejumlah alasan pihaknya memutuskan mundur dari program dengan dana ratusan miliar tersebut.

Salah satunya karena polemik organisasi masyarakat yang lolos merupakan lembaga tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR.

“Kriteria pemilihan organisasi masyarakat yang ditetapkan lolos evaluasi proposal sangat tidak jelas,” pungkasnya.

“Karena tidak membedakan antara lembaga CSR yang sepatutnya membantu dana pendidikan dengan organisasi masyarakat yang berhak mendapat bantuan pemerintah,” ungkapnya.

Di samping itu, mereka menilai Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah merupakan lembaga besar yang memiliki 30 ribu satuan pendidikan di seluruh Indonesia.

Sehingga tidak memerlukan bantuan dana besar dari pemerintah untuk melakukan pelatihan.

“Kami tidak sepatutnya [mendapat dana dari pemerintah jika] diperbandingkan dengan organisasi masyarakat yang sebagian besar baru muncul beberapa tahun terakhir dan terpilih dalam program Organisasi Penggerak,” imbuhnya.

Muhammadiyah Minta Kemendikbud Tinjau Organisasi Penggerak

Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah meminta Kemendikbud meninjau kembali organisasi masyarakat yang lolos tahap evaluasi proposal dalam program Organisasi Penggerak.

Sebelumnya pemberian dana hibah hingga miliaran rupiah pada program Organisasi Penggerak menuai kritik.

Hal ini diduga dua lembaga yang lolos, yakni Yayasan Putera Sampoerna dan Yayasan Bhakti Tanoto.

Menurut data organisasi masyarakat yang lolos evaluasi proposal, Yayasan Putera Sampoerna lolos pada kategori Macan dan Gajah.

Sedangkan Yayasan Bhakti Tanoto lolos pada kategori gajah sebanyak dua kali. Pertama untuk pelatihan guru SMP, dan kedua untuk guru SD.

“Lah ini mereka malah menerima dana atau anggaran negara untuk membiayai aktivitas melatih para guru,” ujar Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda melalui keterangan tertulis.

“Logikanya sebagai CSR, yayasan-yayasan perusahaan tersebut bisa memberikan pelatihan guru dengan biaya mandiri,” katanya.

Sementara, Tanoto Foundation membantah menerima dana sebesar Rp20 miliar dari Kemendikbud. Communications Director Tanoto Foundation, Haviez Gautama mengatakan pihaknya justru menginvestasikan dana untuk bidang pendidikan.

“Jadi kami bukan menerima, malah kami melakukan investasi untuk memajukan pendidikan,” klaimnya.

Selain itu, ia juga menegaskan bahwa Tanoto Foundation bukan lembaga CSR. Melainkan murni lembaga yang pembiayaannya berasal dari pemilik Tanoto Foundation.

Direktur Jenderal Tenaga Guru dan Kependidikan Kemendikbud Iwan Syahril mengatakan pihaknya tidak ikut campur dalam seleksi peserta Organisasi Penggerak. Seleksi dilakukan dengan mempertimbangkan materi pelatihan pada proposal.

“Kami melibatkan lembaga independen [untuk seleksi proposal pelatihan, yaitu Smeru Research Institute. Penentuan ormas yang lolos dilakukan di mana Kemendikbud tidak intervensi,” tuturnya. (MYR)

Tags: BaliIndonesiaindonesia kuIndonesia MajuIndonesia Masa Kiniindonesia rayaIndonesia Tempo DuluInfo DenpasarInfo SarbagitaInformasiInformasi COVID-19Informasi Terkini!KemendikbudKemendikbud RIMuhammadiyahPemuda muhammadiyah
Previous Post

Wagub Bali: Covid-19 Tragedi Luar Biasa Bagi Ekonomi

Next Post

Ini yang Membuat Harga Emas Melambung Tinggi

benlaris

benlaris

Next Post
harga emas

Ini yang Membuat Harga Emas Melambung Tinggi

Hari Arafah

Mengenal Lebih Dekat Keutamaan Hari Arafah

Menyama Braya

Menyama Braya! Senator HBS, YICMB dan Tokoh Adat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Twitter Youtube Vimeo Instagram

Category

  • Bali
  • Berita
  • Budaya
  • Featured
  • Gagasan
  • Geopolitik, Kepemimpinan, Kaderisasi, Strategi Partai, Identitas Keumatan, Jaringan Global, Pemberdayaan Sumber Daya Manusia
  • Harmoni
  • Headline
  • Inspirasi
  • Kabar
  • Keamanan
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Mancanegara
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Sejarah
  • Sponsored
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • Warga Net
  • Wisata Halal

© 2020 EraMadani - Harmoni dan Inspirasi.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • TENTANG KAMI
  • BERITA
  • BALI
  • KABAR
  • FEATURED
  • TIM REDAKSI

© 2020 EraMadani - Harmoni dan Inspirasi.