• Tentang Kami
  • Berita
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Wisata Halal
  • Warga Net
  • Tim Redaksi
No Result
View All Result
Era Madani
  • Bali
  • Berita
  • Kabar
  • Featured
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Sejarah
  • Gagasan
  • Warga Net
  • Wisata Halal
Era Madani
  • Tentang Kami
  • Berita
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Wisata Halal
  • Warga Net
  • Tim Redaksi
    animate
No Result
View All Result
Era Madani
No Result
View All Result
babi bali

Ilustrasi Babi Ternak. - Republika.co.id

Mengerikan! 1.191 Babi Mati Secara Misterius di Bali

benlaris by benlaris
in Bali, Berita, Kabar
0 0
0
674
SHARES
4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

ERAMADANI.COM, DENPASAR – Kematian babi secara mendadak di Bali, oleh penyebab yang masih misterius kini kian serius merambat ke beberapa Kabupaten.

Kematian ternak itu sudah melanda empat kabupaten dan kota di Bali yaitu Denpasar, Kabupaten Badung, Kabupaten Tabanan dan Gianyar.

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali melaporkan sudah ada 1.191 ekor babi yang mati sejak akhir Desember 2019.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali I Ketut Gede Nata Kesuma juga ikut berkomentar.

Penyebab Kematian Babi di Bali Diduga oleh Virus

Ilustrasi kematian babi. – Merdeka.com

Ia menyebutkan bahwa viruslah sebagai penyebab di balik peristiwa itu. Dalam laporan CNNIndonesia.com, Senin (03/02/2020) kemarin.

“Secara klinis hasil pemantauan staf kami di lapangan menunjukkan gejala klinis penyakit babi, baik hog cholera, salmonella, ASF (African Swine Fever),” tuturnya,

“Jenisnya mirip-mirip (kasus di Sumatra Utara) cuman agar lebih pasti harus konfirmasi secara laboratorium,” tambahnya.

Kementerian Pertanian juga akan mengumumkan hasil uji laboratorium ihwal virus tersebut. Jika hasilnya bukan disebabkan oleh virus, hasil laboratorium tidak akan diumumkan.

Nata juga menjelasakan bahwa jumlah kasus kematian babi paling banyak terjadi di Kabupaten Badung. Jumlahnya mencapai 564 ekor.

Tidak menutup kemungkinan akan terus bertambah. Kabupaten/kota lain yang menelan banyak korban terwas adalah Kabupaten Tabanan 537 ekor, Kota Denpasar 54 ekor, dan Kabupaten Gianyar 36 ekor.

Nata beranggapan bahwa babi yang mati masih jauh lebih sedikit ketimbang jumlah babi yang ada di Bali. Populasinya mencapai 800 ribu ekor. Namun, ia tetap tak memandang sepele.

“Jika jumlah kecil ini tidak ditekan bisa merebak ke seluruh penjuru Bali. Kami tidak anggap enteng jumlah kecil ini,” kata Nata.

Peternak babi juga sudah khawatir dengan fenomena tersebut. Mereka mengklaim harga babi terus turun akibat kematian massal.

Itu semua karena masyarakat curiga babi di Bali terinfeksi virus Demam Babi Afrika atau African Swine Fever. Penyakit itu sudah diantisipasi Pemprov Bali sejak akhir 2019 lalu.

Ketut Suardika sebagai peternak asal Gianyar, mengatakan harga babi terus turun. Tidak hanya di daerah tempat babi mati secara misterius.

Tetapi hal ini juga terjadi di daerah lain lantaran kecurigaan masyarakat sudah menyebar, bahwa ini dilatarbelakangi oleh virus.

Ia juga mengatakan harga 1 kg daging babi sudah anjlok ke angka Rp22 ribu dari Rp27 ribu. Tidak ada yang menjamin harga tersebut bisa naik kembali dalam waktu dekat.

“Jujur kami pasti panik. Saya dengar jumlah kematian babi terus bertambah. Saya takut babi saya yang mati dan sebegitu lama kami harus tahu apa penyebabnya. Kami belum tahu sampai sekarang,” ujar Ketut. (MYR)

Tags: Babi MatiBabi Mati MisteriusBaliDenpasardenpasar BaliDinas Pertanian dan Ketahanan PanganIndonesiaindonesia kuIndonesia Majuindonesia rayaKesehatanMengerikan!pemerintah provinsi baliPotret BaliPotret DewataPotret NusantaraProvinsi BaliTernak BabiVirus Corona
Previous Post

Night Festival Hima Prodi MPI Getarkan Kampus STAI Denpasar

Next Post

Cara Mudah Pesan Ojek Online lewat Google Maps dan WhatsApp

benlaris

benlaris

Next Post
online

Cara Mudah Pesan Ojek Online lewat Google Maps dan WhatsApp

Wisatawan china

Pemprov Bali Perbolehkan Wisatawan China Tinggal Lebih Lama

malwere

Waspada! Malware Virus Corona Disebar Melalui Email

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Twitter Youtube Vimeo Instagram

Category

  • Bali
  • Berita
  • Budaya
  • Featured
  • Gagasan
  • Geopolitik, Kepemimpinan, Kaderisasi, Strategi Partai, Identitas Keumatan, Jaringan Global, Pemberdayaan Sumber Daya Manusia
  • Harmoni
  • Headline
  • Inspirasi
  • Kabar
  • Keamanan
  • Kesehatan
  • Mancanegara
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Sejarah
  • Sponsored
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • Warga Net
  • Wisata Halal

© 2020 EraMadani - Harmoni dan Inspirasi.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • TENTANG KAMI
  • BERITA
  • BALI
  • KABAR
  • FEATURED
  • TIM REDAKSI

© 2020 EraMadani - Harmoni dan Inspirasi.