Hari Jumat, bagi umat Islam, bukanlah sekadar hari biasa dalam kalender Masehi. Ia memiliki kedudukan istimewa, bahkan sering disebut sebagai "hari raya" bagi kaum Muslimin. Keistimewaan ini ditegaskan dalam Al-Quran, khususnya Surah Al-Jumu’ah ayat 9 yang memerintahkan kaum laki-laki untuk segera menghadiri salat Jumat, meninggalkan aktivitas perdagangan demi mengingat Allah SWT. Ayat ini berbunyi: "Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan salat Jumat, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui."
Perintah ini menggarisbawahi pentingnya kehadiran dan khusyuk dalam salat Jumat bagi kaum laki-laki. Namun, keutamaan hari Jumat tidak hanya terbatas pada kaum pria. Muslimah pun memiliki kesempatan untuk meraih keberkahan dan pahala berlipat ganda dengan menjalankan berbagai amalan sunnah yang dianjurkan. Mengacu pada berbagai literatur keagamaan, seperti "Rahasia & Keutamaan Hari Jumat" karya Komaruddin Ibnu Mikam dan "Fiqh as-Sunnah li an-Nisa" karya Abu Malik Kamal ibn Sayyid Salim (terjemahan Firdaus), kita dapat mengidentifikasi beberapa amalan sunnah yang dapat dikerjakan oleh muslimah pada hari Jumat untuk memperkaya spiritualitas dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
1. Memperbanyak Amalan Kebaikan: Pahala Berlipat Ganda di Hari Jumat
Hari Jumat memiliki keistimewaan tersendiri dalam hal pahala. Hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan Ibnu Zanjawiyah dari Ibn al-Musayyab bin Rafi’ menjelaskan bahwa setiap amal kebaikan yang dilakukan pada hari Jumat akan dilipatgandakan sepuluh kali lipat dibandingkan hari-hari lainnya. Sebaliknya, setiap perbuatan dosa atau kejelekan pun akan dilipatgandakan dengan angka yang sama. Hadits tersebut berbunyi: "Barang siapa yang berbuat kebaikan pada hari Jumat maka akan dilipatgandakan sepuluh kali lipat dari hari yang lain, dan barang siapa berbuat kejelekan maka juga demikian (dilipatgandakan dosanya sepuluh kali lipat). Dan disamakan hari, yaitu malam, sebab tidak ada perbedaan sama sekali." (HR Ibnu Zanjawiyah dari Ibn al-Musayyab).
Pernyataan ini menekankan pentingnya memanfaatkan hari Jumat dengan sebaik-baiknya untuk beramal saleh. Bagi muslimah, ini berarti memperbanyak perbuatan baik, baik yang bersifat ibadah mahdhah (ibadah ritual) maupun ibadah ghairu mahdhah (ibadah sosial). Perbuatan baik tersebut dapat berupa menolong sesama, bersedekah, berbuat baik kepada keluarga, menjaga silaturahmi, dan berbagai amal kebaikan lainnya. Dengan demikian, muslimah dapat memaksimalkan kesempatan untuk meraih pahala yang berlimpah di hari Jumat.

2. Membaca Surah Al-Kahfi: Cahaya yang Menyertai Hingga Jumat Berikutnya
Surah Al-Kahfi merupakan surah yang dianjurkan untuk dibaca pada hari Jumat. Keutamaan membaca surah ini pada hari Jumat dijelaskan dalam hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Abu Sa’id Al-Khudri. Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa membaca surah Al-Kahfi pada hari Jumat akan diberikan cahaya baginya di antara dua Jumat." (HR Al-Hakim dan Baihaqi).
Hadits ini menunjukkan bahwa membaca Surah Al-Kahfi pada hari Jumat memiliki manfaat yang sangat besar, yaitu mendapatkan cahaya penerangan hingga Jumat berikutnya. Cahaya ini dapat diartikan sebagai cahaya hidayah, cahaya ilmu, atau cahaya petunjuk dalam menjalani kehidupan. Bagi muslimah, membaca Surah Al-Kahfi bukan hanya sekadar menjalankan amalan sunnah, tetapi juga sebagai sarana untuk memperoleh petunjuk dan perlindungan dari Allah SWT dalam kehidupan sehari-hari. Pemahaman mendalam terhadap isi surah Al-Kahfi juga akan memberikan hikmah dan pelajaran berharga yang dapat diterapkan dalam kehidupan.
3. Melantunkan Shalawat: Mendekatkan Diri kepada Rasulullah SAW
Shalawat merupakan amalan yang dianjurkan setiap saat, namun keutamaannya semakin besar jika dikerjakan pada hari Jumat. Rasulullah SAW sendiri sangat menganjurkan umatnya untuk memperbanyak shalawat kepada beliau pada hari Jumat. Dalam sebuah hadits, beliau bersabda: "Perbanyaklah shalawat kepadaku pada setiap hari Jumat. Karena shalawat umatku akan diperlihatkan padaku pada setiap Jumat. Barang siapa yang banyak bershalawat kepadaku, dialah yang paling dekat denganku pada hari kiamat nanti." (HR Al-Baihaqi).
Hadits ini menunjukkan betapa pentingnya shalawat sebagai bentuk penghormatan dan kecintaan kepada Rasulullah SAW. Bagi muslimah, memperbanyak shalawat pada hari Jumat merupakan cara untuk mendekatkan diri kepada Rasulullah SAW dan mendapatkan syafaat beliau di hari kiamat. Shalawat juga merupakan bentuk ibadah yang mudah dilakukan, namun memiliki pahala yang sangat besar. Dengan melantunkan shalawat, hati muslimah akan dipenuhi dengan rasa cinta dan kasih sayang kepada Rasulullah SAW, serta mendapatkan ketenangan dan kedamaian jiwa.
4. Beristighfar: Memohon Ampun atas Kesalahan dan Dosa
Beristighfar, yakni memohon ampun kepada Allah SWT atas segala kesalahan dan dosa, merupakan amalan yang sangat dianjurkan setiap saat, termasuk pada hari Jumat. Rasulullah SAW sendiri senantiasa beristighfar setiap hari, bahkan beliau bersabda: "Sesungguhnya hatiku tidak pernah lalai dari dzikir kepada Allah. Sesungguhnya aku beristighfar seratus kali dalam sehari."
Hadits ini menunjukkan betapa pentingnya beristighfar dalam kehidupan seorang muslim. Beristighfar bukan hanya sebagai bentuk penyesalan atas dosa yang telah diperbuat, tetapi juga sebagai permohonan kepada Allah SWT agar diampuni dan diberi petunjuk untuk menjalani kehidupan dengan lebih baik. Bagi muslimah, beristighfar pada hari Jumat merupakan kesempatan untuk membersihkan diri dari segala noda dosa dan memperoleh rahmat dan ampunan dari Allah SWT. Dengan hati yang suci dan bersih, muslimah dapat menjalani kehidupan dengan lebih tenang dan berkah.
Kesimpulan:
Hari Jumat merupakan hari yang penuh keberkahan bagi seluruh umat Islam, termasuk muslimah. Dengan menjalankan amalan-amalan sunnah yang telah dijelaskan di atas, muslimah dapat memaksimalkan kesempatan untuk meraih pahala berlipat ganda dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Amalan-amalan tersebut bukan hanya sebagai rutinitas ibadah, tetapi juga sebagai bentuk perwujudan iman dan ketaqwaan seorang muslimah dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Semoga uraian ini dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang keutamaan hari Jumat dan cara memanfaatkannya untuk meningkatkan spiritualitas dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Semoga Allah SWT senantiasa meridhoi setiap usaha kita dalam mendekatkan diri kepada-Nya.



