ERAMADANI.COM – Tulasi Devi merupakan tanaman yang sangat disukai oleh Sri Krishna dan menurut Veda (Siva Purana: Rudra Samhita: Yuddha Kanda 5:41:46) “Di dalam 3 dunia [Bhur Bhuvah Suvah], kau (Tulasi) akan menjadi tanaman paling suci yang mengalahkan keagungan segala jenis bunga”.
Melansir dari vedabaseindonesia.wordpress.com, setiap bagian dari tanaman Tulasi Devi itu sepenuhnya memiliki spiritualitas.
Baik itu daun, bunga, akar, kulit, cabang, batang, maupun bayangannya.
Tulasi juga dapat kita manfaatkan sebagai tanaman obat herbal dan juga pada bagian batangnya dapat kita buat sebagai pelengkap dalam meditasi (Japa Mala Tulasi).
Tulasi Devi dan Asta Nama Stava dengan Berbagai Artinya
- Vrindavani = yang pertama kali muncul di Vrindavana.
- Vrnda = Dewi segala tanaman (meskipun hanya tumbuh sebatang Tulasi di hutan, hutan itu boleh disebut Vrndavana).
- Visvapujita = yang dipuja oleh seluruh alam semesta.
- Pusphasara = Raja segala bunga, Sri Krishna tidak akan mau melihat bunga lain, kecuali bunga Tulasi Devi.
- Nandini = yang memberikan kebahagiaan tak terbatas kepada para penyembah.
- Krishna Jivani = Hati Krishna.
- Visva-Pavani = yang menyucikan ketiga dunia.
- Tulasi = yang tidak tertandingi.
Orang yang memuja Tulasi Devi sembari mengucapkan ke delapan nama itu pahalanya sama dengan melaksanakan Asvamedha-Yajna.
Selain itu, akan cepat mencapai cinta-bhakti kepada kaki-padma Sri Krishna, Personalitas Tuhan Yang Maha Esa.
Dengan kesucian-Nya tersebut, Tulasi membakar dosa seseorang dengan cara memuja Tulasi, menceritakan keagungan Tulasi pada orang lain, bermeditasi kepada Tulasi, menanamnya, dan memakainya (pada seseorang), Veda (Padma Purana: Srsti-khanda 60:127).
Menurut Veda Garuda Purana (9:6-9) “Dewa Kematian (Yama) tidak akan datang ke sana dan tidak dapat melihat seseorang yang memakai tulasi pada tubuhnya meskipun ratusan dosa.
Ia akan mencapai Visnu-loka, tanpa gagal, meskipun dia tidak memiliki putra laki-laki.”
Tanaman yang termuliakan ini dapat berfungsi sebagai penolak bala bagi seseorang.
Sementara dari melihat, mencium bau, menyentuh, memuja, dan menggunakan Tulasi Devi akan meleburkan segala dosa dan terberkati segala pahala.
“O Kawan, sebagaimana Brahma berkepala 4 tidak mampu menguraikan keagungan Tuhan dengan ke-4 mulutnya, pun demikian Brahma tidak mampu menguraikan kemuliaan Tulasi” – Garga Samhita (2:16:17). (LWI)




