• Tentang Kami
  • Berita
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Wisata Halal
  • Warga Net
  • Tim Redaksi
No Result
View All Result
Era Madani
  • Bali
  • Berita
  • Kabar
  • Featured
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Sejarah
  • Gagasan
  • Warga Net
  • Wisata Halal
Era Madani
  • Tentang Kami
  • Berita
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Wisata Halal
  • Warga Net
  • Tim Redaksi
    animate
No Result
View All Result
Era Madani
No Result
View All Result
Jokowi Turunkan Harga PCR, MUI Minta Digratiskan untuk Rakyat

Jokowi Turunkan Harga PCR, MUI Minta Digratiskan untuk Rakyat

benlaris by benlaris
in Berita, Headline, Kabar
0 0
0
337
SHARES
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

ERAMADANI.COM – Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas menilai seharusnya harga tes virus corona dengan metode polymerase chain reaction (PCR) seharusnya diberikan secara gratis oleh pemerintah bagi seluruh rakyat Indonesia.

Hal itu ia sampaikan untuk merespons harga tes PCR Coviid-19 yang diturunkan oleh Presiden Jokowi pada kisaran Rp 450 ribu hingga Rp 550 ribu.

“Jadi mereka tidak harus membeli, tapi malah harusnya digratiskan oleh pemerintah,” kata Anwar.

Ia menekankan bahwa tugas utama negara seperti yang termaktub dalam UUD 1945 adalah menciptakan kemakmuran bagi seluruh rakyat. Menurutnya, negara tak diperkenankan untuk mencari keuntungan dari rakyat.

“Bahkan dalam pasal 34 UUD 45 dikatakan fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara,” kata dia.

Lebih lanjut, Anwar mempertanyakan mengapa negara masih mematok harga yang mahal untuk kesehatan bagi warga negaranya. Sementara di sisi lain, negara bisa saja menjual dengan harga yang lebih murah kepada warga negaranya sendiri.

“Jika kita bisa menjual kepada rakyat kita dengan harga yang murah lalu mengapa negara harus menjual atau mengizinkan para pengusaha menjual dengan harga yang mahal? Memangnya negara mau berbisnis dengan rakyat,” kata dia.

Sebelumnya, Jokowi menginstruksikan agar harga tes PCR ke depannya berada di kisaran Rp450 ribu hingga Rp550 ribu. Ia juga meminta agar hasil tes bisa keluar dalam waktu 1×24 jam agar testing berlangsung cepat.

Dilansir dari CNNIndonesia.com, namun beberapa pihak masih menganggap harga yang ditentukan ini cukup mahal. Anggota DPR dari Fraksi PPP Achmad Baidowi mengatakan bahwa harga tes PCR di Uzbekistan masih lebih murah ketimbang harga PCR yang dipatok Jokowi saat ini.

Tags: Covid-19PCR
Previous Post

Taliban Duduki Istana Presiden Afghanistan, Minta Kuasa Penuh

Next Post

Pengaspalan Sirkuit Mandalika Selesai, MotoGP di Lombok Siap Digelar

benlaris

benlaris

Next Post
Pengaspalan Sirkuit Mandalika Selesai, MotoGP di Lombok Siap Digelar

Pengaspalan Sirkuit Mandalika Selesai, MotoGP di Lombok Siap Digelar

YouTube Blokir Seluruh Video Anti-Vaksin

YouTube Blokir Seluruh Video Anti-Vaksin

Tak Hanya di Gorontalo, Ini 4 Aksi Marah-marah Risma di Depan Publik

Tak Hanya di Gorontalo, Ini 4 Aksi Marah-marah Risma di Depan Publik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Twitter Youtube Vimeo Instagram

Category

  • Bali
  • Berita
  • Budaya
  • Featured
  • Gagasan
  • Geopolitik, Kepemimpinan, Kaderisasi, Strategi Partai, Identitas Keumatan, Jaringan Global, Pemberdayaan Sumber Daya Manusia
  • Harmoni
  • Headline
  • Inspirasi
  • Kabar
  • Keamanan
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Mancanegara
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Sejarah
  • Sponsored
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • Warga Net
  • Wisata Halal

© 2020 EraMadani - Harmoni dan Inspirasi.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • TENTANG KAMI
  • BERITA
  • BALI
  • KABAR
  • FEATURED
  • TIM REDAKSI

© 2020 EraMadani - Harmoni dan Inspirasi.