DENPASAR, ERAMADANI.COM – Sejak diberlakukan pada tanggal 9 Nopember lalu Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tak hanya diterapkan Jawa-Bali saja. Luar pulau Jawa-Bali juga termasuk di dalamnya, meliputi seluruh wilayah Indonesia.
Namun perhari ini PPKM luar Jawa-Bali telah berakhir Selasa, (23/11/21). Sementara PPKM Jawa-Bali masih berlangsung dan akan berakhir pada 29 Nopember 2021 mendatang. Selama PPKM luar Jawa-Bali berlangsung pada periode 9-22 Nopember tidak ada kenaikan kasus Covid-19 yang meresahkan, sehingga tidak ada pula provinsi di Indonesia yang mengalami kenaikan PPKM level 3 maupun 4. Hingga saat ini terlihat aman dan baik saja.
Pada PPKM luar Jawa-Bali dua pekan terakhir, tercatat terdapat sejumlah kabupaten/kota yang turun ke level 1. Sebanyak 25 kabupaten/kota dari 13 provinsi masuk kategori daerah PPKM level 1, dan Sumatera Utara tercatat menjadi provinsi dengan daerah PPKM level 1 terbanyak, yaitu 10 kabupaten/kota.
Malansir dari Kompas.com Selasa, (23/11/2021) daerah yang belum mencapai vaksinasi 50 persen PPKM akan tetap di naikkan kesatu level dari level yang sudah berjalan.
“Dengan demikian ada 156 kabupaten/kota asesmennya level 2 karena vaksinasinya di bawah 50 persen, sehingga dinaikkan menjadi level 3. Sehingga total level 3 ada 160 kabupaten/kota,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang juga Koordinator PPKM Luar Jawa-Bali Airlangga Hartarto dalam konferensi pers daring, Senin (8/11/2021).
“Di level 2 totalnya ada 175 kabupaten/kota, dan di level 1 ada 51 kabupaten/kota,” pungkasnya.
Meski begitu, tempat umum seperti, area publik restoran skala besar, sedang, ataupun kecil masih tetap melakukan peraturan yg sama. Yakni, buka mulai pukul 10-21 waktu setempat di masing-masing daerah Indonesia.
Lalu bagaimanakah kondisi Covid-19 di Indonesia?
Menurut berbagai sumber, saat ini pandemi Covid-19 di Indonesia memang mengalami penurunan yang signifikan. Jauh lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya seperti di era 2019-2021 awal. Tidak ada lonjakan kasus atau kluster baru yang terjadi.
Editor : WK
Sumber : cnnindonesia.com, kompas.com




