• Tentang Kami
  • Berita
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Wisata Halal
  • Warga Net
  • Tim Redaksi
No Result
View All Result
Era Madani
  • Bali
  • Berita
  • Kabar
  • Featured
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Sejarah
  • Gagasan
  • Warga Net
  • Wisata Halal
Era Madani
  • Tentang Kami
  • Berita
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Wisata Halal
  • Warga Net
  • Tim Redaksi
    animate
No Result
View All Result
Era Madani
No Result
View All Result
Rektorat

Gelar Aksi Depan Rektorat, Mahasiswa Unud Perjuangkan Penurunan UKT. - (Foto: Mahasiswa Universitas Udayana).

Gelar Aksi Depan Rektorat, Mahasiswa Unud Perjuangkan Penurunan UKT

benlaris by benlaris
in Berita, Kabar
0 0
0
361
SHARES
2.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

ERAMADANI.COM, JIMBARAN – Seruan aksi menggantung almamater berlangsung di depan Rektorat Universitas Udayana (Unud), Jimbaran pada Rabu (5/1/21). Aksi itu suarakan ajakan menolak pembayaran UKT, hingga pihak Universitas Udayana menyatakan akan melakukan penurunan UKT di tengah pandemi Covid-19 yang masih membayangi Bali.

Aksi mahasiswa dimulai sejak pukul 09:00 WITA. Akan tetapi, hingga menjelang sore mereka tak kunjung mendapat kejelasan dari pihak Universitas.

Dialog Singkat Depan Rektorat

Hingga pada pukul 15:00 WITA, Rektor Universitas Udayana, Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S (K) turun dan menyempatkan berdialog dengan mahasiswa.

Sayangnya, dialog yang mahasiswa harapkan membuahkan kesepakatan itu tidak terjadi.

Dialog berlangsung dengan cepat dan Rektor pun segera masuk ke dalam mobil, yang mengakibatkan sempat terjadi aksi dorong-dorongan antara mahasiswa dengan pihak keamanan.

Situasi saat dialog singkat antara mahasiswa dan pihak Universitas Udayana di depan Gedung Rektorat. – (Foto: Mahasiswa Universitas Udayana).

Adapun kemudian Wakil Rektor IV yang bertugas pada Bidang Perencanaan, Kerja sama & Informasi, Prof. Dr. Ida Bagus Wyasa Putra, S.H., M.Hum menemui mahasiswa.

Kesempatan itu mahasiswa gunakan untuk menyampaikan kajian aksi, dasar tuntutan, dan meminta diberikan jadwal audiensi terbuka untuk publik.

Dari diskusi singkat itu akhirnya tersepakati audiensi terjadwal pada Kamis, 6 Januari 2021, dengan hanya 10 mahasiswa yang mengikuti audiensi.

Adapun materi mahasiwa yang akan mereka bawa dalam meja diskusi itu ialah sebagai berikut.

Pertama, pembahasan timeline pembayaran yang tumpang-tindih dengan waktu pengajuan keringanan UKT.

Kedua, pembebasan UKT bagi seluruh mahasiswa golongan UKT I dan 2.

Ketiga, pemberian diskon 50% bagi seluruh mahasiswa golongan UKT 3, 4, dan 5.

Keempat, memastikan kebijakan berlangsung seadil-adilnya dan tepat sasaran.

Tepat di depan pintu masuk Gedung Rektorat, mahasiswa Universitas Udayana gantung almamater tanda protes kebijakan UKT Unud. – (Foto: Mahasiswa Universitas Udayana).

Hasil Survei Mahasiswa Unud

Dari hasil survei sukarela yang masiswa lakukan, sebanyak 4.427 sampel mahasiswa mengisi kuesioner.

Terdapat enam kategori yang menjadi acuan materi mahasiswa untuk mereka sampaikan ke pihak Universitas Udayana.

Enam kategori itu mulai dari profil responden, tahun angkatan mahasiswa, golongan UKT, sektor pekerjaan, hasil jajak pemilih untuk pengunduran UKT, dan tanggapan terhadap kebijakan pembayaran UKT.

A. Profil Responden

Dari sebanyak 4.427 mahasiswa itu, sebaran mahasiswanya sebagai berikut.

Fakultas Ilmu Budaya (355 mahasiswa atau 8%), Fakultas Kedokteran (427 mahasiswa atau 9,6%), Fakultas Peternakan (106 mahasiswa atau 2,4%), Fakultas Hukum (249 mahasiswa atau 5,6%).

Selanjutnya Fakultas Teknik (577 mahasiswa atau 13%), Fakultas Pertanian (406 mahasiswa atau 9,2%), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (741 mahasiswa atau 16,7%), Fakultas Matematika dan IPA (381 mahasiswa atau 8.6%)

Fakultas Kedokteran Hewan (102 mahasiswa atau 2.3% ), Fakultas Teknologi Pertanian (190 mahasiswa atau 4,3%), Fakultas Pariwisata (438 mahasiswa atau 9,9% ).

Kemudian Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (272 mahasiswa atau 6.1%) dan Fakultas Kelautan dan Perikanan (182 mahasiswa atau 4,1%).

B. Tahun Angkatan Mahasiswa

Angkatan 2020 (1587 mahasiswa atau 35,8%), Angkatan 2019 (1213 mahasiswa atau 27,4), Angkatan 2018 (591 mahasiswa atau 13,3%).

Sementara itu, Angkatan 2017 (117 mahasiswa atau 2,6%), Angkatan 2016 (32 mahasiswa atau 0,7%), dan Angkatan 2015 (30 mahasiswa atau 0,7%).

C. Golongan UKT

UKT 1 (126 mahasiswa atau 2,8%), UKT 2 (136 mahasiswa atau 3,1%), UKT 3 (2239 mahasiswa atau 50,6%), UKT 4 (905 mahasiswa atau 20,4), dan UKT 5 (1021 mahasiswa atau 23,1%).

D. Sektor Pekerjaan

  1. Pedagang/Wirausaha/UMKM (1.288 mahasiswa atau 29,1%)
  2. Karyawan (1.053 mahasiswa atau 23,8%)
  3. Sektor Wisata (540 mahasiswa atau 12,2%)
  4. Petani/Perkebunan/Peternak/Nelayan (455 mahasiswa atau 10,3%)
  5. Pemerintah (298 mahasiswa atau 6,7%)
  6. Guru/Dosen/Tenaga Didik (229 mahasiswa atau 5,2%)
  7. Freelancer (204 mahasiswa atau 4,6%)
  8. Tidak Bekerja/Pensiunan (133 mahasiswa atau 3,0%)
  9. Aparat/Militer (88 mahasiswa atau 2,0%)
  10. Buruh (76 mahasiswa atau 1,7%)
  11. Sektor Hukum/Rohani/Kesenian/Kesehatan (31 mahasiswa atau 0,7%)
  12. Lainnya (32 mahasiswa atau 0,7%)

E. Hasil Jajak Pemilih untuk Pengunduran UKT

  • 1,4% mahasiswa memilih tidak setuju
  • 10,2% mahasiswa memilih cukup setuju
  • 88,4% mahasiswa memilih setuju

F. Tanggapan Terhadap Kebijakan Pembayaran UKT

  • 2,3% mahasiswa menyatakan kebijakan pembayaran UKT tidak mendadak
  • 24,7% mahasiswa menyatakan kebijakan pembayaran UKT cukup mendadak
  • 73,0% mahasiswa menyatakan kebijakan pembayaran UKT sangat mendadak

Dari hasil survei itu dan dengan kondisi pandemi Covid-19 yang masih membayangi Indonesia dan khsusnya Bali, mahasiswa Unud menggelar aksi gantung almamater di depan Rektorat Universitas Udayana.

Sebagai bentuk solidaritas dan memperjuangkan keadilan. (ITM/*rls)

Tags: Aksi MahasiswaBaliDenpasarIndonesiaInfo DenpasarInfo SarbagitaInformasi Terkini!jimbaranMahasiswa UnudPandemi Covid-19Perjuangkan Penurunan UKTRektorat UnudUang Kuliah TunggalUKTUniversitas UdayanaUnud
Previous Post

E-commerce Grab Toko Ditipu Investor, Uang Konsumen Janji Dikembalikan

Next Post

Mulai 11 Januari Pemerintah Berlakukan PSBB Jawa-Bali

benlaris

benlaris

Next Post
Pemerintah

Mulai 11 Januari Pemerintah Berlakukan PSBB Jawa-Bali

Bahtera Nabi Nuh

Inilah Kisah Tukang Kayu yang Bangun Replika Bahtera Nabi Nuh

Hujan Meteor Quadrantid

Jangan Sampai Terlewat! Hujan Meteor Quadrantid di Indonesia hingga 12 Januari

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Twitter Youtube Vimeo Instagram

Category

  • Bali
  • Berita
  • Budaya
  • Featured
  • Gagasan
  • Geopolitik, Kepemimpinan, Kaderisasi, Strategi Partai, Identitas Keumatan, Jaringan Global, Pemberdayaan Sumber Daya Manusia
  • Harmoni
  • Headline
  • Inspirasi
  • Kabar
  • Keamanan
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Mancanegara
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Sejarah
  • Sponsored
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • Warga Net
  • Wisata Halal

© 2020 EraMadani - Harmoni dan Inspirasi.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • TENTANG KAMI
  • BERITA
  • BALI
  • KABAR
  • FEATURED
  • TIM REDAKSI

© 2020 EraMadani - Harmoni dan Inspirasi.