• Tentang Kami
  • Berita
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Wisata Halal
  • Warga Net
  • Tim Redaksi
No Result
View All Result
Era Madani
  • Bali
  • Berita
  • Kabar
  • Featured
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Sejarah
  • Gagasan
  • Warga Net
  • Wisata Halal
Era Madani
  • Tentang Kami
  • Berita
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Wisata Halal
  • Warga Net
  • Tim Redaksi
    animate
No Result
View All Result
Era Madani
No Result
View All Result
desa belayu

Audiensi dengan Bupati Eka terkait festival Desa Adat Belayu, Tabanan, - ERAMADANI.COM

Bupati Eka, Apresiasi Gagasan Festival Desa Adat Belayu

benlaris by benlaris
in Bali, Berita, Kabar
0 0
0
347
SHARES
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

ERAMADANI.COM, TABANAN – Masyarakat Desa Adat Belayu akan mengadakan festival yang kedua kalinya tahun ini, sebagai sarana pegelaran desa wisata yang di apresiasi oleh Bupati Tabanan.

Sejatinya, pengembangan wisata melalui festival maupun Desa Wisata sangat mendapatkan perhatian dalam beberapa tahun terakhir ini, terutama di Kabupaten Tabanan.

Buktinya sampai saat ini, Tabanan telah mengembangkan puluhan Desa Wisata dan menggelar berbagai festival, diantaranya Festival Jatiluwih, Tanah Lot, Yeh Gangga dan Festival Ulundanu Beratan.

Rencana Festival Ke-2 Desa Adat Belayu

Audiensi dengan Bupati Tabanan soal Festival Desa Adat Belayu, – Eramadani.com

Masyarakat Desa Adat Belayu melalui Putu Eka Putra Nurcahyadi menggagas sebuah destinasi wisata atas dasar semangat pemuda atau generasi millennial.

Festival ini, akan dikemas dengan Tajuk Belayu Festival. Hal itu diungkapkan anggota DPRD Kabupaten Tabanan saat melakukan audiensi bersama Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, pada Rabu (20/11/2019) di ruang kerja Bupati setempat.

“Festival yang kedua ini, akan menampilkan aksi yang lebih besar dan waktu yang lebih panjang dari pada sebelumnya” tutur Eka

Tentu kegiatan ini memiliki tujuan yang tak lain adalah menjaga persatuan dan kesatuan Desa Adat Belayu yang melibatkan berbagai lapisan masyarakat yang tersebar di 10 Banjar.

Rencananya event tahunan ini akan diadakan selama tiga hari berturut turut pada tanggal 13-15 Desember 2019 mendatang.

Kegiatan ini, diharapkan dapat menggali potensi-potensi yang menjunjung tinggi kearifan lokal di Desa Adat Belayu, serta mampu menjadi destinasi wisata baru.

Untuk itu, dalam audiensi tersebut, pihak panitia meminta restu kepada Bupati Eka agar pelaksanaan Belayu Festival II ini bisa berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan.

Apresiasi dan Pesan Bupati Eka

Pesan dan harapan yang diharapkan oleh Bupati Eka dalam sebuah festival, – Eramadani.com

Bupati Eka sangat mengapresiasi gagasan tersebut, ia juga mengatakan dalam membangun sektor pariwisata diperlukan komitmen yang tinggi dari semua pihak.

Terutama didukung dengan sumber daya yang handal dan melibatkan praktisi wisata agar mencapai sebuah tujuan yang diinginkan.

Selain itu, ia menjelaskan salah satu faktor penting lainnya dalam kesiapan masyarakat mengembangkan pariwisata tersebut.

Karena menurutnya tanpa kesiapan dan sumber daya yang handal, mustahil untuk mengembangkan sektor pariwisata yang digagas.

Sebagai contoh, Desa Wisata Pinge, dalam membangun sektor pariwisata, menyiapkan segala hal yang berkaitan pariwisata dengan baik.

Juga mengandalkan atau memanfaatkan fasilitas publik yang ada, serta keseharian masyarakat dan keunggulan alam yang dimiliki.

“Seperti Desa Wisata Pinge itu kan dia sudah siap. Bale Banjarnya itu kan jadi tempat dinner. Masyarakat disitu, khususnya Ibu-ibu sudah tahu menu-menu khas yang ditampilkan” tuturnya.

Fasilitas publik bagus untuk dilibatkan untuk pariwisata, baik untuk latih manajemen, latih pendekatannya amupun latih marketing, sehingga mereka mengerti dengan pasarnya.

Baginya, Desa Belayu memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan, seperti budaya, kuliner, dan alam. Sehingga tidak sulit untuk mengembangkan sektor pariwisata.

Bupati Eka berpesan agar lebih banyak menampilkan kuliner dan budaya dalam festival, serta dikemas dengan apik dan memanfaatkan sumber daya yang ada.

“Karena orang yang datang kesini itu kan karena mereka lihat budayanya, jadi itu yang harus dikembangkan dengan baik,” ucapnya. (HAD)

Tags: Balidenpasar BaliFestivalFestival Desa Adat BelayuGaleri BudayaGaleri EventGaleri WisataPariwisataPotret BaliPotret BudayaPotret DewataTabanan
Previous Post

RS Bhayangkara Raih Juara III Lomba GRSSI-B Se-Kota Denpasar

Next Post

Hijaukan Hutan Bedugul Bersama DSM dan Masyarakat

benlaris

benlaris

Next Post
Hijaukan Hutan

Hijaukan Hutan Bedugul Bersama DSM dan Masyarakat

Creativepreneur Corner

Creativepreneur Corner, Saatnya Anak Muda Bali Ambil Peran Menjadi Pengusaha

KJRI Sydney

Tingkatkan Perlindungan Warga, KJRI Sydney Adakan Pelayanan Terpadu di Queensland

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Twitter Youtube Vimeo Instagram

Category

  • Bali
  • Berita
  • Budaya
  • Featured
  • Gagasan
  • Geopolitik, Kepemimpinan, Kaderisasi, Strategi Partai, Identitas Keumatan, Jaringan Global, Pemberdayaan Sumber Daya Manusia
  • Harmoni
  • Headline
  • Inspirasi
  • Kabar
  • Keamanan
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Mancanegara
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Sejarah
  • Sponsored
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • Warga Net
  • Wisata Halal

© 2020 EraMadani - Harmoni dan Inspirasi.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • TENTANG KAMI
  • BERITA
  • BALI
  • KABAR
  • FEATURED
  • TIM REDAKSI

© 2020 EraMadani - Harmoni dan Inspirasi.