ERAMADANI.COM, DENPASAR – Tak hanya virus corona, hingga saat ini Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar mencatat ada 37 gempa susulan dengan magnitudo di rentang 2.9-5.2 wilayah Selatan Bali.
Hal ini berdasarkan Bidang Data dan Informasi Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar, Iman Faturahman saat dikonfirmasi di Denpasar, Ahad (22/03/2020).
“Dari informasi terjadi gempa magnitudo 3.8 SR, pada pukul 18.01 WIB, lokasi 10.69 LS, 115.38 BT (211 km Tenggara Nusadua-Bali), kedalaman 10 km,” tuturnya.
Dilansir dari Republika.co.id, sebelumnya pada pukul 13:48 juga telah terjadi Gempa Bumi 5.2 SR di bagian Selatan Bali dan tidak berpotensi tsunami.
“Gempa tadi pukul 13.48 merupakan bagian dari gempa susulan dari gempa Magnitudo 6.3 yang terjadi pada 19 Maret lalu,”kata Iman Faturahman.
Ia mengatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan monitor gempa susulan yang masih berpotensi terjadi di Selatan Pulau Bali.
Gempa susulan di laut, jauh dari Bali, tapi dirasakan sampai NTB, kalau Bali belum ada laporan dirasakan terkait gempa tersebut.
“Gempa saat ini terjadi karena adanya deformasi lempeng indoaustralia di zona outer rise, dan karena bagian yang menunjam bergerak,” tuturnya.
“Sehingga bagian luar pertemuan lempeng terjadi penurunan (mekanisme normal fault),” jelasnya.
Ia mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Selain itu, masyarakat juga diminta untuk menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.
“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali kedalam rumah,” katanya.
Iman meminta agar masyarakat memastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi.
Tentunya kanal komunikasi resmi, yang telah terverifikasi, baik melalui media sosial dan website yang sudah diketahuai kebenarannya. (MYR)




