• Tentang Kami
  • Berita
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Wisata Halal
  • Warga Net
  • Tim Redaksi
No Result
View All Result
Era Madani
  • Bali
  • Berita
  • Kabar
  • Featured
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Sejarah
  • Gagasan
  • Warga Net
  • Wisata Halal
Era Madani
  • Tentang Kami
  • Berita
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Wisata Halal
  • Warga Net
  • Tim Redaksi
    animate
No Result
View All Result
Era Madani
No Result
View All Result
bali sepi

Ilustrasi Bali.- (Foto: akurat.co)

Bali Sepi, Tapi Aktivitas Masyarakat Tetap Berajalan

benlaris by benlaris
in Bali, Berita, Kabar
0 0
0
364
SHARES
2.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

ERAMADANI.COM, DENPASAR – Virus corona tak kunjung menampakan ujungnya, sehingga berakibat kepada pariwisata terutama pariwisata bali, yang kini nampak sepi, tetapi aktivitas masyarakat tetap hidup di Pulau Dewata.

Bali mulai sepi, sejak pemerintah menerapkan social distancing untuk mencegah penyebaran virus corona baru atau COVID-19. 

Dilansir dari Republika.co.id, social distancing sudah digaungkan sejak 16 Maret lalu, tapi aktivitas masyarakat Pulau Dewata tetap terlihat hidup seperti biasanya.

“Kawasan ini biasanya macet. Bahkan kendaraan hanya berjalan satu meter, berhenti, lalu jalan lagi, dan berhenti lagi saking macetnya. Tapi sekarang hanya ada 2-3 kendaraan yang melintas, jadi longgar,” kata Indra, warga yang melintasi Jl Imam Bonjol, Denpasar, Kamis.

Tidak hanya itu, ia mengaku saat berbelanja di pusat oleh-oleh di kawasan Kuta, Kabupaten Badung pun tidak terlalu padat pengunjungnya.

“Masuk area pusat oleh-oleh sini biasanya antre dan di dalam juga berjubel. Tapi sekarang tidak banyak pembelinya,” katanya.

Namun, aktivitas masyarakat Bali agaknya masih tetap hidup seperti biasanya seperti di pasar swalayan, tempat ibadah/pura, maupun di jalanan.

Bahkan di kawasan Denpasar masih tergolong ramai, meski perkantoran tidak terlalu banyak pegawai masuk dan sekolah pun libur.

“Memang tidak ramai, tapi pembeli masih ada. Mungkin karena kebutuhan primer memang menjadi kebutuhan pokok masyarakat. Jadi kasihan masyarakat kalau toko kami tutup,” kata pegawai sebuah pasar swalayan di kawasan Ubung, Firda. (MYR)

Tags: BaliBali MengajiBali SepiDenpasarInfo DenpasarPariwisataPariwisata BaliPariwisata BerkualitasPariwisata DuniaPariwisata IndonesiaPeduli MasyarakatPembasmi Virus CoronaPengabdian MasyarakatPotret BaliPotret DewataVirus CoronaWisata Bali
Previous Post

Kunjungi Kantor BPS, Memajukan Bali Melalui Data Statistik

Next Post

BKMT Denpasar Gelar Seminar Panduan Digital Perempuan

benlaris

benlaris

Next Post
perempuan

BKMT Denpasar Gelar Seminar Panduan Digital Perempuan

ekonomi

Opini: COVID 19 Dalam Kajian Ekonomi Pertahanan

internet nyepi

Pemprov Bali: Internet Tetap Mati Saat Nyepi, Hanya Hidup di Beberapa Obyek Vital

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Twitter Youtube Vimeo Instagram

Category

  • Bali
  • Berita
  • Budaya
  • Featured
  • Gagasan
  • Geopolitik, Kepemimpinan, Kaderisasi, Strategi Partai, Identitas Keumatan, Jaringan Global, Pemberdayaan Sumber Daya Manusia
  • Harmoni
  • Headline
  • Inspirasi
  • Kabar
  • Keamanan
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Mancanegara
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Sejarah
  • Sponsored
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • Warga Net
  • Wisata Halal

© 2020 EraMadani - Harmoni dan Inspirasi.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • TENTANG KAMI
  • BERITA
  • BALI
  • KABAR
  • FEATURED
  • TIM REDAKSI

© 2020 EraMadani - Harmoni dan Inspirasi.