• Tentang Kami
  • Berita
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Wisata Halal
  • Warga Net
  • Tim Redaksi
No Result
View All Result
Era Madani
  • Bali
  • Berita
  • Kabar
  • Featured
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Sejarah
  • Gagasan
  • Warga Net
  • Wisata Halal
Era Madani
  • Tentang Kami
  • Berita
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Wisata Halal
  • Warga Net
  • Tim Redaksi
    animate
No Result
View All Result
Era Madani
No Result
View All Result
Anis Matta Tanggapi Prediksi Cina Jadi Raksasa Dunia 2030

Anis Matta Tanggapi Prediksi Cina Jadi Raksasa Dunia 2030

benlaris by benlaris
in Berita
0 0
0
340
SHARES
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, ERAMADANI – Bakal calon presiden yang diusung PKS Anis Matta dilansir republika.co.id menilai polemik novel ‘Ghost Fleet’ positif dan menjadi alarm bagi Indonesia. Yang lebih penting, apa yang harus kita lakukan mulai dari sekarang.

“Jika skenario berjalan linear, dan kita tidak melakukan apa-apa, maka kita akan menjadi pelanduk yang terinjak-injak, diantara dua gajah yang bertarung,” ujarnya dalam siaran, Ahad (25/3).

Pada tahun 2030 jika AS tidak melakukan interupsi, akan terjadi crossing line, persimpangan di mana Cina diprediksi akan menjadi kekuatan nomor satu dunia mengalahkan AS, baik dari sisi ekonomi, teknologi dan militer. Menurut dia, dua gajah besar itu akan bertarung memperebutkan hegemoninya atas dunia. Bagaimana pemerintah meresponsnya, menjadi sangat menentukan masa depan Indonesia.

Anis menambahkan, yang lebih penting adalah Indonesia menyiapkan diri menjadi faktor “interupsi” itu. Indonesia harus mampu memimpin dan menggalang ASEAN untuk menjadi kawasan yang lebih independen dan mampu mengartikulasikan kepentingannya sendiri.

“ASEAN jangan terombang-ambing dalam tarik-menarik Amerika-Cina. Apalagi, jika Cina benar-benar menjadi kekuatan nomor satu dunia, maka dominasi Negeri Tirai Bambu itu di Asia akan mutlak,” kata Anis.

Bersama ASEAN, lanjut dia, Indonesia harus menjadi pemain global, dan menjadi faktor “interupsi” yang mencegah terjadinya perang antara dua kekuatan adidaya dunia tersebut.Sebab pada dasarnya masyarakat dunia tidak menginginkan terjadinya perang.

Tags: Anis MattaIndonesia
Previous Post

Berdzikir Dalam Setiap Keadaan

Next Post

Setelah Prabowo, Nama Anis Matta Muncul di Polling Capres Alternatif GNPF Ulama Sumut

benlaris

benlaris

Next Post
Setelah Prabowo, Nama Anis Matta Muncul di Polling Capres Alternatif GNPF Ulama Sumut

Setelah Prabowo, Nama Anis Matta Muncul di Polling Capres Alternatif GNPF Ulama Sumut

Anis Matta: Indonesia Bisa Kembali Jadi Leader ASEAN di 2030

Rakerda II MUI Bali Usung Isu Pemberantasan Narkoba

Rakerda II MUI Bali Usung Isu Pemberantasan Narkoba

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Twitter Youtube Vimeo Instagram

Category

  • Bali
  • Berita
  • Budaya
  • Featured
  • Gagasan
  • Geopolitik, Kepemimpinan, Kaderisasi, Strategi Partai, Identitas Keumatan, Jaringan Global, Pemberdayaan Sumber Daya Manusia
  • Harmoni
  • Headline
  • Inspirasi
  • Kabar
  • Keamanan
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Mancanegara
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Sejarah
  • Sponsored
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • Warga Net
  • Wisata Halal

© 2020 EraMadani - Harmoni dan Inspirasi.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • TENTANG KAMI
  • BERITA
  • BALI
  • KABAR
  • FEATURED
  • TIM REDAKSI

© 2020 EraMadani - Harmoni dan Inspirasi.