• Tentang Kami
  • Berita
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Wisata Halal
  • Warga Net
  • Tim Redaksi
No Result
View All Result
Era Madani
  • Bali
  • Berita
  • Kabar
  • Featured
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Sejarah
  • Gagasan
  • Warga Net
  • Wisata Halal
Era Madani
  • Tentang Kami
  • Berita
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Wisata Halal
  • Warga Net
  • Tim Redaksi
    animate
No Result
View All Result
Era Madani
No Result
View All Result
Gus Yahya Apresiasi Konsistensi Prabowo Soal Pengakuan Israel, Tekankan Prioritas Kemanusiaan dan Konsolidasi Internasional

Gus Yahya Apresiasi Konsistensi Prabowo Soal Pengakuan Israel, Tekankan Prioritas Kemanusiaan dan Konsolidasi Internasional

fatkur rohman by fatkur rohman
in Inspirasi
0 0
0
332
SHARES
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, 31 Mei 2025 – Pernyataan Presiden Prabowo Subianto terkait kesiapan Indonesia mengakui Israel secara resmi, dengan syarat Israel terlebih dahulu mengakui kemerdekaan Palestina, telah memicu beragam reaksi. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, memberikan apresiasi atas pernyataan tersebut, menekankan konsistensi sikap Indonesia dalam mendukung solusi dua negara dan mendesak prioritas penanganan krisis kemanusiaan di Palestina.

Dalam keterangan pers yang diterima detikHikmah, Gus Yahya menyatakan bahwa pernyataan Prabowo selaras dengan kebijakan luar negeri Indonesia yang konsisten mendukung perjuangan kemerdekaan bangsa-bangsa di dunia. "Presiden Prabowo konsisten," tegas Gus Yahya. Ia menilai pernyataan tersebut sejalan dengan komitmen Indonesia terhadap solusi dua negara (two-state solution) yang telah lama dipegang teguh. Lebih lanjut, Gus Yahya menegaskan bahwa sikap ini sejalan dengan prinsip perjuangan NU yang senantiasa berjuang bersama kekuatan internasional lainnya untuk kemerdekaan Palestina.

Pernyataan Prabowo yang disampaikan menyusul pertemuan bilateral dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Merdeka, Rabu (28/5/2025), menyatakan bahwa pengakuan Indonesia terhadap Israel sebagai negara berdaulat hanya akan dilakukan jika Israel terlebih dahulu mengakui kemerdekaan Palestina. Hal ini, menurut Gus Yahya, merupakan sebuah langkah yang konsisten dan sejalan dengan prinsip-prinsip kemerdekaan dan keadilan internasional.

Namun, Gus Yahya menekankan bahwa pernyataan tersebut hanyalah langkah awal. Tantangan nyata kini terletak pada bagaimana mewujudkan komitmen tersebut dalam langkah dan agenda yang konkret dan efektif. Ia menyerukan perlunya konsolidasi internasional yang kuat untuk mendorong proses politik yang menentukan menuju terwujudnya solusi dua negara.

"Yang perlu ditempuh selanjutnya adalah melakukan penggalangan dan konsolidasi internasional melalui platform-platform multilateral yang sah untuk menggulirkan proses politik yang decisive menuju terwujudnya solusi dua negara tersebut," jelas Gus Yahya. Ia menekankan pentingnya peran organisasi internasional dan negara-negara berpengaruh dalam mendorong negosiasi damai dan menekan Israel untuk menghormati hak-hak dasar rakyat Palestina.

Gus Yahya Apresiasi Konsistensi Prabowo Soal Pengakuan Israel, Tekankan Prioritas Kemanusiaan dan Konsolidasi Internasional

Lebih jauh, Gus Yahya menyoroti urgensi penanganan krisis kemanusiaan yang sedang melanda Palestina, khususnya di Jalur Gaza. Ia mendesak agar prioritas utama adalah menyelamatkan nyawa ribuan warga sipil, termasuk anak-anak, perempuan, dan lansia, yang menjadi korban konflik berkepanjangan.

"Yang harus dilakukan saat ini juga adalah penghentian kekerasan oleh pihak mana pun dan menolong korban-korban kemanusiaan dari konflik berkepanjangan ini," kata Gus Yahya dengan nada tegas, menekankan keprihatinan mendalam atas situasi kemanusiaan di Gaza yang semakin memburuk. Ia menyerukan kepada masyarakat internasional untuk segera mengambil tindakan nyata dan memberikan bantuan kemanusiaan yang memadai.

Gus Yahya juga menekankan pentingnya menegakkan konsensus dan kesepakatan internasional yang telah ada terkait konflik Israel-Palestina. Ia mendesak agar masyarakat internasional secara tegas menuntut semua pihak untuk mematuhi hukum internasional dan menghormati hak asasi manusia.

"Pada saat yang sama, masyarakat internasional harus berkonsolidasi untuk menegakkan konsensus-konsensus dan kesepakatan-kesepakatan yang sudah ada terkait masalah Israel-Palestina dengan penerapan yang tegas atas semua pihak," tambahnya. Hal ini, menurutnya, sangat krusial untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tercapainya perdamaian yang berkelanjutan.

Pernyataan Prabowo sendiri menekankan komitmen Indonesia terhadap solusi dua negara sebagai satu-satunya jalan menuju perdamaian yang berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa Indonesia mendesak diakui dan dijaminnya hak-hak negara Palestina, serta menekankan perlunya pengakuan dan jaminan keamanan bagi negara Israel sebagai negara berdaulat. Namun, Prabowo secara tegas mengaitkan pengakuan Indonesia terhadap Israel dengan pengakuan Israel terhadap kemerdekaan Palestina. Ini menunjukkan bahwa Indonesia tidak akan mengabaikan hak-hak rakyat Palestina dalam upayanya untuk menjalin hubungan diplomatik dengan Israel.

Sementara itu, Prancis, melalui Menteri Luar Negeri Jean-Noel Barrot, menyatakan dukungannya terhadap solusi dua negara dan mengutuk tindakan militer Israel di Jalur Gaza, termasuk blokade bantuan kemanusiaan. Pernyataan Prancis ini semakin memperkuat posisi Indonesia dalam mendesak solusi damai dan berkeadilan bagi konflik Israel-Palestina. Barrot juga menegaskan dukungan Prancis terhadap inisiatif Belanda untuk meninjau kembali perjanjian kerja sama antara Uni Eropa dan Israel, menunjukkan adanya tekanan internasional yang semakin meningkat terhadap kebijakan Israel.

Kesimpulannya, pernyataan Gus Yahya memberikan perspektif penting terhadap pernyataan Presiden Prabowo. Ia mengapresiasi konsistensi Prabowo dalam mendukung solusi dua negara, namun secara bersamaan menekankan urgensi penanganan krisis kemanusiaan di Palestina dan perlunya konsolidasi internasional untuk mendorong proses perdamaian yang efektif dan berkelanjutan. Pernyataan ini juga menunjukkan pentingnya peran organisasi keagamaan seperti NU dalam mendorong terwujudnya perdamaian di Timur Tengah dan penegakan hak asasi manusia bagi seluruh rakyat Palestina. Pernyataan dari Prancis semakin memperkuat desakan internasional untuk solusi dua negara dan tekanan terhadap kebijakan Israel yang dianggap melanggar hukum internasional dan hak asasi manusia. Perdebatan ini menunjukkan kompleksitas isu Palestina-Israel dan pentingnya pendekatan holistik yang melibatkan aspek politik, kemanusiaan, dan hukum internasional.

Previous Post

Arab Saudi Siap Layani Jutaan Jemaah Haji dengan Pasokan Air Melimpah

Next Post

Arab Saudi Hentikan Penerbitan Visa Furoda: DPR RI Sampaikan Keprihatinan dan Imbauan kepada Penyelenggara Haji Khusus

fatkur rohman

fatkur rohman

Next Post
Arab Saudi Hentikan Penerbitan Visa Furoda: DPR RI Sampaikan Keprihatinan dan Imbauan kepada Penyelenggara Haji Khusus

Arab Saudi Hentikan Penerbitan Visa Furoda: DPR RI Sampaikan Keprihatinan dan Imbauan kepada Penyelenggara Haji Khusus

Keistimewaan Ayat-Ayat Akhir Surah Al-Baqarah: Perbendaharaan Ilahi yang Memberi Syafaat

Keistimewaan Ayat-Ayat Akhir Surah Al-Baqarah: Perbendaharaan Ilahi yang Memberi Syafaat

Arab Saudi Terbitkan Aturan Baru Visa Umrah: Hotel Bersertifikat Jadi Syarat Utama

Arab Saudi Terbitkan Aturan Baru Visa Umrah: Hotel Bersertifikat Jadi Syarat Utama

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Twitter Youtube Vimeo Instagram

Category

  • Bali
  • Berita
  • Budaya
  • Featured
  • Gagasan
  • Geopolitik, Kepemimpinan, Kaderisasi, Strategi Partai, Identitas Keumatan, Jaringan Global, Pemberdayaan Sumber Daya Manusia
  • Harmoni
  • Headline
  • Inspirasi
  • Kabar
  • Keamanan
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Mancanegara
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Sejarah
  • Sponsored
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • Warga Net
  • Wisata Halal

© 2020 EraMadani - Harmoni dan Inspirasi.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • TENTANG KAMI
  • BERITA
  • BALI
  • KABAR
  • FEATURED
  • TIM REDAKSI

© 2020 EraMadani - Harmoni dan Inspirasi.