Jakarta, Republika.co.id — Dompet Dhuafa, lembaga filantropi terkemuka di Indonesia, kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui program-program inovatif yang menggabungkan aspek sosial dan budaya. Salah satu program unggulan yang digaungkan adalah kampanye "Gerakan Batik Lestari dan Berdaya", yang fokus pada pemberdayaan para perajin kain, khususnya perempuan.
Kampanye ini mengangkat Nani Nurhayati Lestari, seorang perajin batik dari Yogyakarta, sebagai ikon. Nani, yang telah merasakan manfaat dari dukungan Dompet Dhuafa, mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan untuk memperluas jangkauan bisnisnya hingga ke mancanegara. "Berkat dukungan Dompet Dhuafa, batik saya semakin dikenal, bahkan sampai ke mancanegara. Ini membuktikan produk lokal kita memiliki potensi yang sangat besar," ujar Nani dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id, Rabu (30/10/2024).
Dimas Muttakhin, Officer Community Relation Dompet Dhuafa, menekankan pentingnya melestarikan batik sebagai warisan budaya leluhur dan memperkaya identitas bangsa. "Melestarikan batik berarti menjaga warisan budaya leluhur dan memperkaya identitas bangsa," tegas Dimas. Dompet Dhuafa, dalam melestarikan budaya ini, tidak hanya sekedar mempromosikan produk, tetapi juga memasukkan aspek-aspek pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya perempuan. "Kami berharap banyak masyarakat ikut andil dalam kampanye ini, sehingga akan muncul Ibu Nani Ibu Nani yang lain," imbuhnya.
Dompet Dhuafa juga menunjukkan komitmennya dalam menggabungkan hiburan dan aksi sosial melalui partisipasinya sebagai charity partner di festival musik Pesta Semalam Minggu Vol. 5 di Ancol Ecopark, Minggu (27/10/2024). Festival musik bertajuk "Tribute to Didi Kempot" ini menjadi wadah bagi Dompet Dhuafa untuk memperkenalkan kampanye batik kepada khalayak yang lebih luas.
"Kampanye batik ini tidak hanya sekadar mempromosikan produk, tetapi juga mengangkat nilai-nilai sosial dan budaya," jelas Dimas. Batik, sebagai warisan budaya Indonesia, memiliki nilai estetika dan filosofi yang tinggi. Dengan mendukung para perajin batik, Dompet Dhuafa turut melestarikan warisan budaya bangsa.

Selain kampanye batik, Dompet Dhuafa juga menyediakan berbagai layanan sosial bagi pengunjung festival, seperti musala, pemeriksaan kesehatan gratis, dan konsultasi kesehatan mental bersama Prapti Leguminosa, MPsi. Layanan-layanan ini menunjukkan komitmen Dompet Dhuafa untuk memberikan manfaat bagi masyarakat secara luas.
Kolaborasi antara sektor swasta dan lembaga sosial seperti yang dilakukan Dompet Dhuafa dan penyelenggara Pesta Semalam Minggu merupakan langkah strategis untuk mencapai tujuan pembangunan yang berkelanjutan. Dengan menggabungkan kekuatan dan sumber daya, diharapkan dapat menciptakan dampak yang lebih besar bagi masyarakat, meningkatkan kesejahteraan, dan membangun masa depan yang lebih baik.
"Kolaborasi antara Dompet Dhuafa dan penyelenggara Pesta Semalam Minggu menjadi contoh nyata bagaimana kegiatan hiburan dapat dipadukan dengan aksi sosial," ujar Dimas. Hal ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap sesama tidak hanya bisa dilakukan di tempat yang serius, tetapi juga di tengah keseruan festival musik.
Kampanye batik yang digagas oleh Dompet Dhuafa memiliki implikasi yang lebih luas bagi pembangunan berkelanjutan. Selain melestarikan budaya, kampanye ini juga berkontribusi pada pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya perempuan. Dengan memberdayakan perempuan, Dompet Dhuafa ingin berkontribusi pada pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya tujuan nomor 5 (kesetaraan gender) dan nomor 8 (kerja layak dan pertumbuhan ekonomi).
Dompet Dhuafa mengajak masyarakat untuk terus mendukung Gerakan Batik Lestari dan Berdaya melalui platform digital.dompetdhuafa.org/donasi/batiklestariberdaya. Program kampanye ini akan terus berjalan hingga 15 November 2024.

Berikut adalah beberapa poin penting dari berita ini:
- Dompet Dhuafa fokus pada pemberdayaan para perajin kain, khususnya perempuan, melalui kampanye "Gerakan Batik Lestari dan Berdaya".
- Kampanye ini mengangkat Nani Nurhayati Lestari, seorang perajin batik dari Yogyakarta, sebagai ikon.
- Dompet Dhuafa juga berpartisipasi sebagai charity partner di festival musik Pesta Semalam Minggu Vol. 5, menggabungkan hiburan dan aksi sosial.
- Dompet Dhuafa menyediakan berbagai layanan sosial bagi pengunjung festival, seperti musala, pemeriksaan kesehatan gratis, dan konsultasi kesehatan mental.
- Kolaborasi antara sektor swasta dan lembaga sosial seperti Dompet Dhuafa merupakan langkah strategis untuk mencapai tujuan pembangunan yang berkelanjutan.
- Kampanye batik berkontribusi pada pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya perempuan, dan mendukung pencapaian SDGs.




