• Tentang Kami
  • Berita
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Wisata Halal
  • Warga Net
  • Tim Redaksi
No Result
View All Result
Era Madani
  • Bali
  • Berita
  • Kabar
  • Featured
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Sejarah
  • Gagasan
  • Warga Net
  • Wisata Halal
Era Madani
  • Tentang Kami
  • Berita
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Wisata Halal
  • Warga Net
  • Tim Redaksi
    animate
No Result
View All Result
Era Madani
No Result
View All Result
Swiss

Kerja Sama Ekonomi Komprehensif Disetujui Masyarakat Swiss, Indonesia Ekspor Tanpa Bea Masuk. - (Foto: malukuterkini.com).

Kerja Sama Ekonomi Komprehensif Disetujui Masyarakat Swiss, Indonesia Ekspor Tanpa Bea Masuk

benlaris by benlaris
in Berita, Kabar
0 0
0
338
SHARES
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

ERAMADANI.COM, JAKARTA – Persetujuan kerja sama ekonomi komprehensif dari masyarakat Swiss melalui referendum yang berlangusng pada Minggu (7/3/21), membuka pintu bagi Indonesia untuk ekspor ribuan produk ke negara Swiss tanpa bea masuk.

Airlangga Hartarto selaku Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan, persetujuan dari Swiss ini sangat penting untuk keberlangsungan IE-CEPA.

Ialah perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif antara Indonesia dan negara-negara EFTA (European Free Trade Association).

Sementara negara anggota dari EFTA ialah Swiss, Norwegia, Islandia, dan Liechtenstein.

“Mayoritas rakyat Swiss sebesar 51,6 persen mendukung implementasi perjanjian IE-CEPA yang telah ditandatangani pada Desember 2018.

Persetujuan ini sangat bermakna, setelah melalui perundingan,

yang berlangsung selama delapan tahun dengan 15 putaran,”

Airlangga Hartarto melalui keterangan resmi, Senin (8/3/21)

Adapun perjanjian komprehensif IE-CEPA ini mencakup perdagangan barang dan jasa, investasi dan peningkatan kapasitas.

Sempat Ada Penolakan dari Salah Satu LSM Swiss

Setelah penandatanganan perjanjian, masing-masing negara perlu melakukan proses ratifikasi.

Melansir kumparan.com, Norwegia dan Islandia telah menyelesaikan proses ratifikasi. Sementara proses ratifikasi Swiss sebelumnya menghadapi tantangan penolakan berupa petisi dari salah satu LSM Swiss.

Penolakan itu lantaran isu komoditas kelapa sawit Indonesia yang mendapat tuduhan merusak lingkungan.

Berdasarkan hukum yang berlaku di negara ini, ratifikasi perjanjian tersebut perlu melalui persetujuan publik melalui referendum.

Dengan hasil yang memberi dukungan bagi perjanjian tersebut.

“Hasil referendum ini menunjukkan bahwa kampanye negatif yang dilancarkan terhadap kelapa sawit,

tidak mendapatkan dukungan dari publik Swiss.

Hal ini menunjukkan pengakuan internasional terhadap konsistensi dan komitmen Indonesia, dalam menjalankan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan,”

Airlangga Hartarto

Sementara itu, menurut catatan Kemenko Perekonomian, Indonesia akan mendapatkan penghapusan 7.042 pos tarif dari Swiss dan Liechtenstein.

Selanjutnya, 6.338 pos tarif dari Norwegia dan 8.100 pos tarif dari Islandia.

Adapun total ekspor Indonesia ke pasar EFTA pada tahun 2020 mencapai USD 3,4 miliar, dengan neraca surplus bagi Indonesia sebesar USD 1,6 miliar.

“Dengan hasil referendum ini berarti kerja sama IE-CEPA dapat dilanjutkan, sehingga sekitar 8.000-9.000 produk Indonesia akan diberikan fasilitas tarif Bea Masuk sebesar 0 persen. Selama 5 tahun terakhir, Indonesia rata-rata mengekspor USD 1,3 Miliar ke negara-negara yang tergabung dalam EFTA,” paparnya.

Harapannya perjanjian ini mampu meningkatkan potensi ekspor produk-produk Indonesia ke pasar Eropa, menarik minat investasi asing khususnya dari Eropa, dan menciptakan ekonomi Indonesia yang lebih berdaya saing. (ITM)

Tags: BaliDenpasarEFTAekonomiEkspor Tanpa Bea MasukEuropean Free Trade AssociationIE-CEPAIndonesiaInfo DenpasarInfo SarbagitaInformasi Terkini!JakartaKerja Sama Ekonomi KomprehensifSwiss
Previous Post

Kementerian BUMN Tengah Ubah Model Bisnis PFN, Telkom Ikut Digandeng

Next Post

Minimalisir Ketimpangan Digital pada Perempuan, Kominfo Bentuk Program Digital Talent Scholarship

benlaris

benlaris

Next Post
Kominfo

Minimalisir Ketimpangan Digital pada Perempuan, Kominfo Bentuk Program Digital Talent Scholarship

Al-Qur'an

Hati Ikhlas Membaca Al-Qur'an, 4 Kemuliaan Ini Didapatkan

PPPK Guru Honorer

Siap-siap! Seleksi PPPK Guru Honorer Mulai Agustus 2021

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Twitter Youtube Vimeo Instagram

Category

  • Bali
  • Berita
  • Budaya
  • Featured
  • Gagasan
  • Geopolitik, Kepemimpinan, Kaderisasi, Strategi Partai, Identitas Keumatan, Jaringan Global, Pemberdayaan Sumber Daya Manusia
  • Harmoni
  • Headline
  • Inspirasi
  • Kabar
  • Keamanan
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Mancanegara
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Sejarah
  • Sponsored
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • Warga Net
  • Wisata Halal

© 2020 EraMadani - Harmoni dan Inspirasi.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • TENTANG KAMI
  • BERITA
  • BALI
  • KABAR
  • FEATURED
  • TIM REDAKSI

© 2020 EraMadani - Harmoni dan Inspirasi.