ERAMADANI.COM, JAKARTA – Setelah melewati beberapa perdebatan, akhirnya Presiden Jokowi resmi meluncurkan program bantuan langsung tunai (BLT) Rp600 ribu kepada pekerja bergaji di bawah Rp5 juta pada Kamis (27/08/2020).
Rencanya pemerintah akan mencairkan bantuan untuk tahap pertama kepada 2,5 juta pekerja mulai hari ini sampai Jumat (28/08/2020).
“Ini diberikan kepada mereka yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan. Diberikan hari ini, ini yang diluncurkan 2,5 juta,” ungkap Jokowi dalam video conference, Kamis (27/08/2020).
Jokowi mengatakan bahwa bantuan ini sebagai penghargaan kepada kariyawan dan perusahaan yang rutin membayar iuran ke BPJS Ketenagakerjaan.
Pemerintah sejauh ini menargetkan dapat menyalurkan bantuan kepada 15,7 juta pekerja bergaji di bawah Rp5 juta yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan.
Peluncuran ini juga dihadiri oleh sejumlah pekerja yang menerima bantuan dari pemerintah. Beberapa profesi tersebut adalah guru honorer, pemadam kebakaran, karyawan hotel, tenaga medis, dan petugas kebersihan.
“Kami harapkan setelah diberikan bantuan ini, konsumsi rumah tangga naik,” ungkapnya.
Melansir dari CNNIndonesia.com, pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp37,7 triliun untuk memberikan BLT kepada pekerja bergaji di bawah Rp5 juta.
Dana itu juga sudah memperhitungkan biaya transfer antar bank jika rekening penerima bukan bank pelat merah.
Pemerintah akan memberikan BLT ke pekerja dalam dua tahap, di mana masing-masing tahap sebesar Rp1,2 juta. Dengan demikian, total yang akan diberikan sebesar Rp2,4 juta. (MYR)




