ERAMADANI.COM, JAKARTA – Berbagai negara telah memutuskan untuk tidak mengirimkan jemaah haji tahun ini karena pandemi Covid-19. Termasuk Indonesia, sudah ada delapan negara yang menunda pelaksanaan haji 1441 H.
Menurut Konsul Haji di KJRI Jeddah, Endang Jumali, kedelapan negara itu adalah Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, India, Mesir, Uzbekistan, dan Afrika Selatan.
Dilansir dari Kumparan.com, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi, mengatakan hanya warga dari berbagai negara yang sudah tinggal di negaranya yang diperbolehkan untuk melaksanakan ibadah haji.
Sementara, untuk jemaah yang berasal dari luar negeri, tidak diperkenankan untuk mengikuti ibadah haji. Artinya, tiap negara tidak bisa mengirimkan jemaahnya untuk melaksanakan ibadah haji termasuk Indonesia.
Namun, WNI dan WN asing yang sudah berada di Arab Saudi saat ini diperkenankan untuk melaksanakan ibdah haji.
“Keputusan ini diambil untuk memastikan ibadah haji dilakukan dengan cara yang aman dari perspektif kesehatan masyarakat sambil menerapkan semua tindakan pencegahan dan protokol jarak sosial,” kata Kemenlu Arab Saudi.
Indonesia Tak Kirim Jemaah Haji 2020
Selain itu, Kemenlu Arab Saudi memastikan penerapan ibadah haji 2020 tetap akan memperhatikan protokol kesehatan.
Mereka menegaskan prioritas utama Arab Saudi yakni tetap berupaya agar jemaah dapat melakukan ibadah haji dengan aman dan nyaman.
“(Menerapkan) semua langkah-langkah pencegahan dan protokol jarak sosial yang diperlukan,” katanya.
“Untuk melindungi manusia dari risiko yang terkait dengan pandemi ini dan sesuai dengan ajaran Islam dalam melestarikan kehidupan manusia,” tuturnya.
Sebelumnya, pada awal bulan ini Malaysia dan Indonesia memutuskan untuk meniadakan Ibadah Haji 2020.
Pemerintah tidak ingin mengambil risiko adanya jemaah yang tertular virus corona ketika melaksanakan ibadah haji.
Enam negara lainnya juga menyatakan tdak akan mengirimkan jemaah.Arab Saudi merupakan salah satu negara yang terdampak parah pandemi virus corona. Hingga kini tercatat terdapat 161.005 kasus positif di mana 1.307 pasien meninggal dunia.
Namun, pada Ahad (21/06/2020), Arab Saudi mulai melonggarkan lockdown dengan mencabut jam malam di negaranya. Namun, umrah, kunjungan serta penerbangan internasional belum diizinkan. (MYR)




