ERAMADANI.COM, JAKARTA – Wabah covid-19 yang masih melanda dunia, mengakibatkan harga minyak mentah dunia naik pada perdagangan Selasa (21/07/2020). Namun, ditopang oleh harapan temuan vaksin corona (covid-19).
Melansir dari CNNIndonesia.com, harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman September naik 14 sen atau 0,3 persen menjadi US$43,28 per barel di London ICE Futures Exchange.
Sementara, tarif untuk West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus naik 22 sen atau 0,5 persen menjadi US$40,81 per barel di New York Mercantile Exchange
Terkait harga minyak yang menjadi isu internasional tersebut disampaikan oleh Kepala Pasar Minyak Rystad Energy Bjornar Tonhaugen.
“Seperti yang terjadi, harga tidak mungkin menghasilkan keuntungan yang cukup besar segera hingga sinyal bahwa pandemi corona melambat,” ujarnya.
Diketahui, lebih dari 14,5 juta orang terinfeksi virus corona secara global dan kasus korban meninggal menembus 604 ribu.
Kendati begitu, harga minyak berhasil menguat setelah tiga kelompok menyatakan pengembangan potensi vaksin menunjukkan hasil yang menjanjikan.
Vaksin virus corona eksperimental yang dikembangkan oleh AstraZeneca dan Universitas Oxford Inggris dinyatakan aman dan menghasilkan respons kekebalan dalam uji klinis tahap awal.
Data tersebut menunjukkan, dengan harapan temuan vaksin corona tersebut bisa digunakan pada akhir tahun.
Selain itu, pembuat obat AS Pfizer dan CanSino Biologics China juga melaporkan tanggapan positif kandidat vaksin mereka beberapa waktu lalu. (MYR)




