• Tentang Kami
  • Berita
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Wisata Halal
  • Warga Net
  • Tim Redaksi
No Result
View All Result
Era Madani
  • Bali
  • Berita
  • Kabar
  • Featured
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Sejarah
  • Gagasan
  • Warga Net
  • Wisata Halal
Era Madani
  • Tentang Kami
  • Berita
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Wisata Halal
  • Warga Net
  • Tim Redaksi
    animate
No Result
View All Result
Era Madani
No Result
View All Result
Selisih 20 Ribu Kasus Kematian, Satgas Covid-19 Bantah Otak-Atik Data

Selisih 20 Ribu Kasus Kematian, Satgas Covid-19 Bantah Otak-Atik Data

benlaris by benlaris
in Featured, Headline, Kabar
0 0
0
335
SHARES
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

ERAMADANI.COM – Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan pihaknya tidak pernah mengotak-atik data jumlah kematian akibat covid-19. Proses pendataan diklaim telah dilakukan secara terkontrol dan terstruktur.

Hal itu disampaikan Wiku merespons tuduhan otak-atik data menyusul temuan perbedaan data kematian yang dihimpun oleh LaporCovid-19 dengan data Satgas (pusat). Berdasarkan pemaparan LaporCovid sebelumnya, perbedaan data kematian di daerah dan pusat mencapai 20 ribu kasus pe 21 Juli kemarin.

“Upaya memanipulasi jelas tidak ada, tidak ada, tidak ada itu. Logic-nya adalah silakan periksa juga, tunjukin,” ucap Wiku kepada CNNIndonesia.com, Kamis (22/7)

“Kalau ada otak-atik data pasti diketahui juga oleh orang lain. Dan ada keanehan dan diketahui orang lain. Kan kita ngontrol semua, Menko (menteri koordinator) itu ngontrol terus itu setiap hari rapat koordinasi nasional. Itu kan dikontrol terstruktur,” tambahnya.

Wiku menjelaskan ada beberapa faktor yang memungkinkan perbedaan data kematian di pusat dan daerah. Pertama, adanya perbedaan definisi mengenai kematian.

Wiku menyebut data kematian yang dicatat oleh Satgas sudah melewati tahap konfirmasi atau pasien yang dinyatakan meninggal sudah dipastikan karena Covid-19.

“Perbedaan angka ini dapat disebabkan karena perbedaan definisi kematian yang dicatatkan di sumber tersebut dan yang ditetapkan oleh pemerintah,” ucap dia.

Kedua, kata Wiku, perbedaan data dapat disebabkan adanya ketertundaan (delay) pelaporan data daerah ke pusat. Ia menyebut dengan lonjakan kasus seperti saat ini, tenaga kesehatan akan lebih dulu mendahulukan tes dan pencatatan orang yang terkonfirmasi positif covid-19 dibandingkan data kematian.

“Pada kasusnya tinggi, beban tenaga kesehatan termasuk petugas lab, tinggi kan? nah kalau tinggi, antara memeriksa serta mencatat melaporkan, dipilih yang mana? meriksa dong,” ucap dia.

“Entri data [kematian] nya pasti dinomorduakan karena mereka ingin memberikan pelayanan yang baik adalah testing dulu. Sehingga datanya delay begitu,” imbuhnya.

Dilansir dari CNNIndonesia.com, sebelumnya Data analyst LaporCovid-19, Said Fariz Hibban mengatakan per Rabu (21/7) pihaknya mencatat total kematian akibat Covid-19 mencapai 98.014 kasus. Sementara, berdasarkan data Satuan Tugas (Satga) covid-19 total kematian pada hari yang sama mencapai 77.583 kasus.

Dari data itu, perbedaan data total kematian di daerah dan pusat mencapai 20.431 kasus.

“Jadi di sini gap nya semakin agak lebar sekitar 20 ribu-an. Kurang lebih begitu,” ucap Said di Youtube Lapor Covid 19, Kamis (22/7).

Tags: Covid-19DataKematianPemerintahSatgas
Previous Post

Cerita DSM Upayakan Qurban Sesuai Protokol Kesehatan dan Ramah Lingkungan

Next Post

Aturan Lengkap PPKM Level 4 di Jakarta: Sektor Usaha, Tempat Ibadah, hingga Perjalanan

benlaris

benlaris

Next Post
Aturan Lengkap PPKM Level 4 di Jakarta: Sektor Usaha, Tempat Ibadah, hingga Perjalanan

Aturan Lengkap PPKM Level 4 di Jakarta: Sektor Usaha, Tempat Ibadah, hingga Perjalanan

Pandemi Bikin Puluhan juta UMKM Bangkrut, Tiap Hari 2 Ritel Gulung Tikar

Pandemi Bikin Puluhan juta UMKM Bangkrut, Tiap Hari 2 Ritel Gulung Tikar

Netizen Berkontribusi Besar Dalam Mundurnya Rektor UI dari Komisaris BRI

Netizen Berkontribusi Besar Dalam Mundurnya Rektor UI dari Komisaris BRI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Twitter Youtube Vimeo Instagram

Category

  • Bali
  • Berita
  • Budaya
  • Featured
  • Gagasan
  • Geopolitik, Kepemimpinan, Kaderisasi, Strategi Partai, Identitas Keumatan, Jaringan Global, Pemberdayaan Sumber Daya Manusia
  • Harmoni
  • Headline
  • Inspirasi
  • Kabar
  • Keamanan
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Mancanegara
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Sejarah
  • Sponsored
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • Warga Net
  • Wisata Halal

© 2020 EraMadani - Harmoni dan Inspirasi.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • TENTANG KAMI
  • BERITA
  • BALI
  • KABAR
  • FEATURED
  • TIM REDAKSI

© 2020 EraMadani - Harmoni dan Inspirasi.