• Tentang Kami
  • Berita
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Wisata Halal
  • Warga Net
  • Tim Redaksi
No Result
View All Result
Era Madani
  • Bali
  • Berita
  • Kabar
  • Featured
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Sejarah
  • Gagasan
  • Warga Net
  • Wisata Halal
Era Madani
  • Tentang Kami
  • Berita
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Wisata Halal
  • Warga Net
  • Tim Redaksi
    animate
No Result
View All Result
Era Madani
No Result
View All Result
Menag

Menag Sebut Radikalisme Dibawa Anak Good Looking. - (Foto: portaljember.pikiran-rakyat.com)

Polemik Menag Sebut Radikalisme Dibawa Anak Good Looking

benlaris by benlaris
in Berita, Kabar
0 0
0
334
SHARES
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

ERAMADANI.COM, DENPASAR – Menteri Agama (Menag), Fachrul Razi sebut radikalisme dibawa oleh anak good looking, hal itu menjadi polemik hingga kini. Pernyataannya disampaikan dalam acara webinar “Strategi Menangkal Radikalisme pada ASN”, Rabu (2/9/20).

Menag mengatakan hal itu dalam konteks masjid di pemerintahan telah terpapar radikalisme.

“Cara masuk mereka gampang. Pertama, dikirimkan anak good looking, bahasa arab bagus, jadi imam,” ujar Fachrul Razi, dikutip dari Kumparan.com.

“Lama-lama orang bersimpati dan diangkat jadi pengurus masjid, ajak temannya dan masuk ide-ide (radikal) seperti itu,” sambungnya.

Ia pun menyampaikan kedepannya rumah ibadah di institusi pemerintahan akan diurus oleh pegawai.

“Maka kami sepakat untuk mewaspadai bahwa semua rumah ibadah di institusi pemerintah pengurusnya harus pegawai. Dengan demikian penceramahnya diambil dari mereka-mereka yang kita yakini bicaranya enggak aneh-aneh,” jelas Menag.

Pernyataan Menag yang mengejutkan tersebut menuai tanggapan dari berbagai kalangan.

Pasalnya, hal itu dapat menimbulkan konsepsi yang keliru bagi masyarakat. Lantas muncul berbagai tanggapan terkait pernyataan Fachrul Razi tersebut.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Ace Hasan Syadzilly, Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (Sekjen MUI), Buya Anwar Abbas, dan Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, M Hidayat Nur Wahid memberikan suaranya soal polemik pernyataan Menag.

Tanggapan Terkait Pernyataan Menag

Ace meminta Fachrul tidak mengeneralisasi orang berdasarkan penampilan dan bahasanya.

“Pernyataan Menteri Agama RI soal radikalisme yang masuk ke masjid-masjid melalui seorang anak yang menguasai bahasa Arab dan good looking tidak sepenuhnya tepat,” kata Ace, pada Jumat (4/9/20).

“Jangan mengeneralisasi gejala munculnya paham radikalisme hanya pada suatu gejala tertentu,” imbuhnya.

Ia juga mengatakan, jika Menag keliru dalam mendeteksi gejala pemahaman radikalisme di tengah masyarakat, dapat berdampak pada kebijakan melawan radikalisme pula.

Fachrul Razi disarankan untuk mempelajari terlebih dulu berbagai kajian secara komprehensif tentang penyebaran paham radikalisme.

“Ada banyak studi dan kajian yang telah dilakukan untuk menelusuri mengapa paham radikalisme itu menyebar. Salah satunya melalui media sosial,” papar Ace.

Tidak hanya Ace, Buya Anwar juga turut memberikan pendapatnya. Melalui surat terbuka, Buya Anwar menyarankan agar Menag berbicara tuntas dan lugas.

Dilansir dari Republika.co.id, jika Menag mau memberantas radikalisme secara serius, maka jangan hanya bicara di muaranya saja, tapi Menag harus bicara secara komprehensif dan totalitas.

Selanjutnya membuat program untuk menghentikan segala bentuk ketidakadilan dan diskriminasi yang ada di negeri ini sampai ke akar-akarnya.

Sementara itu, M Hidayat Nur Wahid beranggapan bahwa pernyataan Menag justru dapat menimbulkan kecurigaan.

“Seharusnya Menag selamatkan moral bangsa semangat beragama kalangan generasi muda dari radikalis amoral. Seperti pedofilia pria tua asal Perancis yang memakan korban 305 anak Indonesia beberapa waktu lalu,” kata M Hidayat.

“Atau radikalis LGBT yang kembali menggelar pesta seks ratusan gay di Jakarta kemarin. Kedua kelompok ekstrim itu secara radikal mengulangi kejahatan mereka yang jelas-jelas melanggar hukum dan ajaran agama, serta menghancurkan moral bangsa, pilar jaminan eksistensi bangsa,” pungkasnya. (ITM)

Tags: bahasa ArabBaligood lookingInfo DenpasarInfo SarbagitaInformasi Terkini!MenagMenag Fachrul RaziMenteri AgamaRadikalisme
Previous Post

LP MNU Minta Pemerintah Perluas Internet Sampai Pelosok

Next Post

Menkeu Paparkan 5 Usulan Penguatan Keuangan RI

benlaris

benlaris

Next Post
Keuangan

Menkeu Paparkan 5 Usulan Penguatan Keuangan RI

Sudikerta

Mantan Wagub Bali Sudikerta Terima Vonis MA

Uighur

Perempuan Uighur di Tiongkok, Rahim Diangkat dan Diaborsi Paksa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Twitter Youtube Vimeo Instagram

Category

  • Bali
  • Berita
  • Budaya
  • Featured
  • Gagasan
  • Geopolitik, Kepemimpinan, Kaderisasi, Strategi Partai, Identitas Keumatan, Jaringan Global, Pemberdayaan Sumber Daya Manusia
  • Harmoni
  • Headline
  • Inspirasi
  • Kabar
  • Keamanan
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Mancanegara
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Sejarah
  • Sponsored
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • Warga Net
  • Wisata Halal

© 2020 EraMadani - Harmoni dan Inspirasi.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • TENTANG KAMI
  • BERITA
  • BALI
  • KABAR
  • FEATURED
  • TIM REDAKSI

© 2020 EraMadani - Harmoni dan Inspirasi.