ERAMADANI.COM, DENPASAR – Dinas Perhubungan Kota Denpasar akan melanjutkan pembuatan jalur sepeda sepanjang 25 kilometer. Adapun rutenya dari Pantai Sanur menuju Jalan Sudirman, lantas ke Jalan Teuku Umar hingga Jalan Imam Bonjol di depan Trans Studio Mall.
Sebelumnya, Dinas Perhubungan Kota Denpasar telah menyelesaikan 25 kilometer jalur sepeda dari Gedung Dharma Negara Alaya (DNA) Lumintang hingga Pantai Sanur.
I Ketut Sriawan selaku Kepala Dinas Perhubungan Kota Denpasar didampingi Plt Sekretaris Dishub Denpasar, I Ketut Darsana saat dihubungi pada Selasa (30/3/21) mengatakan, jalur sepeda sepanjang 25 kilometer yang sudah selesai pada 2020 lalu kembali akan dilanjutkan.
Menurut Sriawan, jalur sepeda itu terintegrasi dengan jalur transportasi darat yakni Bus Trans Metro Dewata.
“Jalurnya jadi satu dengan bus Trans Metro Dewata, karena memang sengaja kita buat terintegrasi,” katanya, mengutip nusabali.com.
Sementara itu, pembuatan jalur sepeda ini akan berlangsung secara bertahap.
Hal itu lantaran terbatasnya anggaran setiap tahunnya.
Meski begitu, ke depan jalur sepeda ini akan tersambung hingga kembali ke titik awal di Gedung Dharma Negara Alaya.
“Kita lakukan bertahap, karena anggaran,” ujarnya.
Adapun Plt Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Denpasar menambahkan, pembuatan jalur sepeda yang terintegrasi ini sebagai bentuk perhatian Pemkot Denpasar terhadap pesepeda.
Terlebih pada masa COVID-19 ini, Car Free Day (CFD) di kawasan Lumintang, Denpasar dan kawasan Niti Mandala, Denpasar ditiadakan.
Hal itu membuat warga yang senang berolahraga menggunakan sepeda sering kali ke jalan raya, itu berdampak pada pengendara lain.
“Itu sebabnya kami buatkan jalur sepeda. Selain terintegrasi juga mereka bisa berhenti di tempat-tempat kegiatan masyarakat. Jadi, mereka juga bisa berbelanja di sana sambil bersepeda,” katanya.
(ITM)




