ERAMADANI.COM, DENPASAR – Ketua LPM Desa Akah dan Pokdarwis serta Mahasiswa KKN Universitas Udayana (Unud) melaksanakan kegiatan trecking ke Goa Panji Landung dalam rangka memperkenalkan lokasi wisata, pada Ahad, (09/08/2020)
Goa Panji Landung terletak di Desa Akah, Klungkung, yang merupakan salah satu wisata yang tersembunyi di Kabupaten Klungkung tersebut.
Untuk mencapai goa itu, kita harus berjalan menyusuri aliran sungai. Sebab, destinasi wisata ini terletak dilembah sungai yang memiliki kedalaman sekitar 10 meter dengan lebar pintu masuk sekitar 2 hingga 3 meter.
Memasuki areal kawasan tersebut, nuasa magis langsung dapat dirasakan. Disekitar tempat ini juga terdapat tiga buah pancuran air yang diyakini dapat menyembuhkan penyakit.
DIketahui detinasi wisata ini adalah goa yang diyakini masyarakat setempat sebagai tempat yang suci dan disakralkan.
Konon, menurut masyarakat setempat goa tersebut digunakan sebagai tempat untuk bermeditasi oleh orang orang tertentu.
Menyusuri Goa Panji Landung sedalam 10 meter dan dianggap angker oleh warga sekitar ini dinilai sangat potensial dijadikan sebagai tujuan wisata spiritual.
Selain itu, wisata ini sudah menunjukan keunikannya tersendiri saat kita hendak menuju lokasi yang dimaksud.
Sebab, selain menonjolkan sisi sejarah, pengembangan wisata ini juga bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat dibidang pariwisata.
Untuk itu, pemerintah akan terus mempersiapkan diri untuk mendesain wilayah sekitar destinasi wisata tersebut, agar layak untuk dikunjungi.
Untuk mewujudkan Goa Panji Landung sebagai salah satu destinasi wisata spiritual, kedepan akan dilakukan penataan di sekitar lokasi serta membuat jalur supaya tempat ini menjadi lebih mudah untuk diakses.
Sebab pemandangan sawah dengan latar belakang gunung yang sangat indah cocok dijadikan jalur tracking.
Selain itu, suasananya yang sunyi ditambah gemercik suara air seakan membuat hati terasa tenang berada di sana, dan suasana temaram karena cahaya matahari terhalang oleh rimbunnya pepohonan.(NET)




