• Tentang Kami
  • Berita
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Wisata Halal
  • Warga Net
  • Tim Redaksi
No Result
View All Result
Era Madani
  • Bali
  • Berita
  • Kabar
  • Featured
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Sejarah
  • Gagasan
  • Warga Net
  • Wisata Halal
Era Madani
  • Tentang Kami
  • Berita
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Wisata Halal
  • Warga Net
  • Tim Redaksi
    animate
No Result
View All Result
Era Madani
No Result
View All Result
Infrastruktur Transportasi Darat dan Laut, Mengurai Kemacetan di Bali Selatan

Infrastruktur Transportasi Darat dan Laut, Mengurai Kemacetan di Bali Selatan

Fauzan Al Jundi by Fauzan Al Jundi
in Bali, Berita, Budaya, Featured, Harmoni, Inspirasi, Mancanegara, Opini, Pariwisata
0 0
0
336
SHARES
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bali tidak boleh berada di “zona nyaman”, karena setiap tahun mampu mendatangan jutaan turis. Akses transportasi menjadi faktor penting yang bisa memberikan kemajuan suatu Daerah, termasuk industri pariwisata di Bali. Dimana karakter Pariwisata yang mengutamakan kenyamanan dan keamanan menjadi hal penting untuk diperhatikan.

Persoalan kemacetan di Bali Selatan terutama di daerah wisata yang ramai pengunjung terus menjadi sorotan publik. Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur darat, laut dan udara untuk mendukung pariwisata menjadi sangat penting.

Pariwisata Bali bisa menarik ratusan hingga ribuan wisatawan domestik maupun mancanegara tiap harinya, yang berdampak pada kepadatan volume kendaraan. Terutama di Bali bagian Selatan, isu kemacetan selalu hangat diperbincangkan dari dulu sampai saat ini.

Untuk mengurai kemacetan di Bali Selatan bukan perkara mudah. Banyak hal yang menjadi kendala. Ketersediaan lahan di daratan demikian terbatas. Kadang pula membangun infrastruktur harus mempertimbangkan kearifan lokal yang harus terjaga. Maka, pemerintah telah melakukan terobosan membangun Underpass dan jalan tol di atas laut.

Sebagai bentuk dukungan pengembangan pariwisata di Bali, khususnya untuk mengurai masalah kemacetan di daerah tujuan wisata Pemerintah membangun Underpass di kawasan Bypass Ngurah Rai dan Jalan Tol Bali Mandara yang berada diatas laut menghubungan antara Kota Denpasar dan Kabupaten Badung.

Salah satu titik kemacetan terparah di Bali adalah di Simpang Dewa Ruci. Di titik ini sering terjadi penumpukan kendaraan yang keluar masuk ke objek wisata pantai Kuta. Untuk mengatasi kemacetan itu, pemerintah membangun Underpass menghubungkan jalur dari Bandara Ngurah Rai menuju Sunsetroad dan sebaliknya, masing-masing dibuat dua jalur.

Underpass Simpang Dewa Ruci (Sumber: dokumentasi pribadi Fauzan, 26 Agustus 2021)

Underpass menelan anggaran yang sangat besar, namun berfungsi optimal bisa mengurai beberapa persen dari kemacetan di Bali Selatan.  Dengan adanya Underpass, motor dan mobil bisa leluasa bergerak lalu lalang di seputaran jalanan Bypass.

Tidak hanya itu, Simpang Tugu Ngurah Rai di Badung, Bali selama ini dikenal sebagai kawasan simpul kemacetan. Daerah ini menjadi titik pertemuan kendaraan dari dan menuju Bandara Ngurah Rai, Tol Bali Mandara, dan Kota Denpasar menuju kawasan wisata Nusa Dua dan sekitarnya.

Namun, persoalan kemacetan tersebut kini telah tertangani. Hal itu menyusul diresmikannya Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai. Kehadiran underpass ini akan mendukung sektor pariwisata setempat.

Proses Pembangunan Underpass Tugu Ngurah Rai (Sumber: dokumentasi pribadi, 5 April 2017).

Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai memiliki panjang 712 meter, lebar 16 meter, dan tinggi 5,2 meter. Pengerjaan proyek Underpass Ngurah Rai dilakukan dalam tiga bundaran yang berbeda. Tiga zona yang digunakan tersebut adalah pada sisi tengah bundaran, pada sisi selatan bundaran, dan pada utara bundaran.

Pembangunan dilakukan dengan metode yang sama ketika membangun Underpass Dewa Ruci yang berada di Kuta. Pembangunan ini menjadi sebuah jawaban dari kebutuhan transportasi yang ada di Bali.

Karena Bali adalah pulau yang sebagian besar penduduk bergantung pada sektor pariwisata. Indahnya pariwisata di Bali juga membuat Pulau ini kerap menjadi tuan rumah untuk berbagai acara dengan taraf Internasional.

Desain Undepass juga mengadopsi ornamen-ornamen budaya Bali yang dapat dirasakan pada saat kendaraan masuk underpass serta pada dinding Underpass. Keberadaan underpass ini tidak hanya fungsional secara fisik semata namun juga menambah keindahan estetik kawasan metropolitan Denpasar, Bali yang menyatu dengan kultur budaya lokal.

Underpass Simpang Tugu I Gusti Ngurah Rai (Sumber: dokumentasi pribadi Fauzan, 26 Agustus 2021).

Sementara itu, Jalan Tol Bali Mandara yang membentang sepanjang 12,7 kilometer yang menghubungkan antara Kota Denpasar/Pelabuhan Benoa, Bandara Internasional Ngurah Rai dan Nusa Dua di Provinsi Bali. Jalan tol Bali mandara merupakan jalan tol pertama di Bali dan jalan tol kedua di Indonesia yang dibangun di atas laut setelah Jembatan Suramadu.

Desain jalan tol ini juga dilakukan dengan mempertimbangkan semua pengguna jalan, dilihat dari adanya jalur untuk kendaraan sepada motor pada sisi kiri jalan. Sementara untuk pengguna kendaraan mobil disesuaikan dengan ukuran seperti halnya jalan Tol lainnya.

Jalan Tol Bali, dibangun untuk menghubungkan jalur segitiga (Triangle Connection) Bali, yakni Bandara Ngurah Rai, Pelabuhan Benoa dan kawasan wisata Nusa Dua.

Dimana sebelumnya jalur menuju Nusa Dua mengalami kemacetan di By Pass I Gusti Ngurah Rai. Akibatnya jalan pun overload. Maka, kemacetan terjadi di sepanjang jalan tersebut. Salah satu solusi untuk mengurai kemacetan yakni adanya Jalan Tol Bali Mandara, arus wisatawan dari Bandara Ngurah Rai menuju sudut-sudut Bali menjadi lebih lancar.

Kegiatan distribusi dan mobilitas barang keluar dan masuk Bali di pelabuhan Benoa juga makin dinamis.  Sekaligus diharapkan mampu meningkatkan daya saing dan pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitarnya.

Begitu pula dengan kawasan wisata Nusa Dua akan lebih nyaman sebagai destinasi wisata di Bali Selatan. Sebagai jalur yang ideal untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan pariwisata maupun kegiatan pemerintahan yang bersifat nasional dan internasional.

Jalan Tol Bali Mandara dibangun oleh konsorsium BUMN. Konsep yang diusung adalah Green, Strong dan Beautiful. Konsep Green, setidaknya keberadaan jalan Tol Bali ini diharapkan tetap ramah lingkungan.

Tak kurang dari 16 ribu bibit mangrove telah ditanam kembali di sekitar jalan tol. Diharapkan, suatu saat di kanan kiri jalan tol akan tampak ijo royo-royo.

Strong, kualitas pekerjaan harus dinomor satukan. Bahan-bahan yang digunakan harus teruji dan awet umurnya. Beautiful, tol Bali  selain  jadi ikon konstruksi yang hebat harus tampil pula sebagai ikon pariwisata yang elok dimata dunia.

Jalan Tol Bali Mandaraa (Sumber: dokumentasi pribadi Fauzan, 5 April 2017).

Jalan Tol Bali Mandara merupakan hasil kreasi anak bangsa, hal yang menarik dari keberadaannya menjadi bukti kemandirian rakyat Indonesia dan menjadi tonggak sejarah dalam pembangunan infrastruktur jalan raya di Indonesia.

Saat ini keberadaan Underpass dan Tol Bali Mandara dirasa efektif dalam mendorong kelancaran transportasi para wisatawan dan masyarakat yang melakukan mobilitas di Daerah tersebut.

Oleh :

Fauzan Al Jundi

Tags: BaliSelatanInfrastrukturJalanKemacetanMenguraiTol
Previous Post

Menhub Pastikan Kesiapan Pelabuhan Gilimanuk untuk Arus Mudik Lebaran 2024

Next Post

Israel Balas Serangan Iran dengan Peluncuran Rudal ke Wilayahnya, Ledakan Terdengar di Isfahan

Fauzan Al Jundi

Fauzan Al Jundi

Next Post
Israel Balas Serangan Iran dengan Peluncuran Rudal ke Wilayahnya, Ledakan Terdengar di Isfahan

Israel Balas Serangan Iran dengan Peluncuran Rudal ke Wilayahnya, Ledakan Terdengar di Isfahan

Garuda Muda Bungkam Olyroos di Piala Asia U23 2024

Garuda Muda Bungkam Olyroos di Piala Asia U23 2024

Garuda Muda Melaju ke Perempat Final Piala Asia U-23 2024

Garuda Muda Melaju ke Perempat Final Piala Asia U-23 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Twitter Youtube Vimeo Instagram

Category

  • Bali
  • Berita
  • Budaya
  • Featured
  • Gagasan
  • Geopolitik, Kepemimpinan, Kaderisasi, Strategi Partai, Identitas Keumatan, Jaringan Global, Pemberdayaan Sumber Daya Manusia
  • Harmoni
  • Headline
  • Inspirasi
  • Kabar
  • Keamanan
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Mancanegara
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Sejarah
  • Sponsored
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • Warga Net
  • Wisata Halal

© 2020 EraMadani - Harmoni dan Inspirasi.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • TENTANG KAMI
  • BERITA
  • BALI
  • KABAR
  • FEATURED
  • TIM REDAKSI

© 2020 EraMadani - Harmoni dan Inspirasi.