ERAMADANI.COM – Indonesia resmi bergabung dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace untuk Gaza yang diprakarsai oleh Amerika Serikat. Keputusan ini diambil sebagai respons atas undangan Presiden AS Donald Trump kepada sejumlah negara berpengaruh dunia. Selain Indonesia, tujuh negara lain turut bergabung, yakni Turki, Mesir, Yordania, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab (UEA).
Dalam pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri Turki, para menteri luar negeri menegaskan bahwa keikutsertaan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral dan politik untuk mengakhiri krisis kemanusiaan di Gaza. Proses keanggotaan akan dilakukan dengan tetap menghormati kedaulatan dan mekanisme hukum masing-masing negara.
Melansir dari pikiran-rakyat.com, Dewan Perdamaian Gaza dirancang sebagai badan pemerintahan transisi dengan mandat eksekutif untuk mengelola Gaza pascakonflik. Fokus utama dewan meliputi gencatan senjata permanen, rekonstruksi infrastruktur sipil, serta dukungan terhadap kedaulatan Palestina. Keterlibatan Indonesia dinilai memperkuat legitimasi diplomatik dan diharapkan mendorong stabilitas kawasan.




