ERAMADANI.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok tajam pada perdagangan pagi Rabu (28/1/2026). IHSG dibuka melemah 6,8 persen ke level 8.369,48. Tekanan jual mendominasi pasar dengan 488 saham melemah, 408 stagnan, dan hanya 62 saham menguat. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp2,62 triliun dengan volume 3,94 miliar saham dalam 209.900 transaksi.
Pelemahan IHSG dipicu keputusan penyedia indeks global MSCI yang membekukan sementara perlakuan indeks terhadap saham-saham Indonesia. Dalam pengumuman Selasa (27/1/2026) malam waktu GMT, MSCI menyatakan langkah tersebut diambil akibat kekhawatiran terhadap aspek free float dan aksesibilitas pasar modal Indonesia.
Melansir dari cnbcindonesia.com, Kebijakan interim freeze mencakup pembekuan kenaikan bobot saham Indonesia, penghentian penambahan saham baru, serta tidak adanya peningkatan status indeks. MSCI juga membuka peluang pengurangan bobot hingga potensi reklasifikasi Indonesia jika perbaikan signifikan tidak segera dilakukan.




