• Tentang Kami
  • Berita
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Wisata Halal
  • Warga Net
  • Tim Redaksi
No Result
View All Result
Era Madani
  • Bali
  • Berita
  • Kabar
  • Featured
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Sejarah
  • Gagasan
  • Warga Net
  • Wisata Halal
Era Madani
  • Tentang Kami
  • Berita
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Wisata Halal
  • Warga Net
  • Tim Redaksi
    animate
No Result
View All Result
Era Madani
No Result
View All Result
Gus Sholah

KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah. - nu.or.id

Gus Sholah Tutup Usia, Inilah Kiprahnya Selaku Ulama

benlaris by benlaris
in Berita, Harmoni, Kabar
0 0
0
354
SHARES
2.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

ERAMADANI.COM, JAKARTA – Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah tutp usia di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta, pada Ahad (02/02/2020) malam.

Sebelumnya, putra Salahuddin Wahid, Ipang Wahid, mengatakan, kondisi ayahnya dalam keadaan kritis, Minggu petang.

“Jumat kemarin Bapak drop banget,” ujar putra Gus Sholah, Irfan Wahid atau yang dikenal Ipang Wahid, kepada Kompas.com,

Hanif mengatakan, kondisi Gus Sholah terus menurun setelah menjalani bedah jantung pada Sabtu (01/02/2020). “Jadi sedang dalam pemulihan, tetapi kondisinya terus menurun,” katanya.

Gus Sholah sebelumnya dilarikan ke rumah sakit karena mengalami gangguan ritme jantung dua pekan lalu. Atas saran dokter, Ia lalu menjalani operasi ablasi atau pemasangan kateter ke dalam ruang jantung.

Kiprahnya Gus Sholah Sebelum Tutup Usia

Sebelum tutp usia, Ma’ruf Amin jenguk Gus Sholah. – Merdeka.com

Dilansir dari Kumparan.com, Gus Sholah tak hanya dikenal sebagai ulama, tapi juga aktivis dan politisi. Ia merupakan adik mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), dan pengasuh Pondok Pesantren Tebu Ireng. 

Menurut Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyebut sosok mendiang Sholahuddin Wahid alias Gus Sholah sebagai tokoh yang fokus dalam menjaga persatuan antarsesama umat Islam.

Selain itu, pria kelahiran Jombang, 11 September 1942 itu dikenal sebagai ulama yang gemar menulis, aktivis, juga politikus. Meninggalkan kariernya di bidang kontraktor.

Dikutip dari situs berbeda Tempo.co, pria lulusan arsitektur Institut Teknologi Bandung (ITB) ini mulai aktif menulis. Pada 1993, Gus Solah menjadi pimpinan redaksi majalah Konsultan.

Setelah itu, ia aktif menulis di harian Republika, Kompas, Suara Karya, dan lain sebagainya. Tulisannya banyak menyoroti berbagai persoalan yang sedang dihadapi umat dan bangsa.

Selain menulis di media massa, ia juga menulis beberapa buku. Karya-karyanya yang telah dibukukan, antara lain: Negeri di Balik Kabut Sejarah (November 2001).

Mendengar Suara Rakyat (September 2001), Menggagas Peran Politik NU (2002), Basmi Korupsi, Jihad Akbar Bangsa Indonesia (November 2003).

Ia juga pernah ikut Membangun Demokrasi, Pengalaman 55 Hari Menjadi Calon Wakil Presiden (November 2004).

Sejak pertengahan tahun 2007 silam, ia mengumpulkan naskah-naskah tulisannya yang pernah diterbitkan di berbagai media untuk diterbitkan dalam bentuk buku.

Selain itu, ia juga sering diminta memberikan pengantar pada buku-buku karya penulis lain.

Kemampuan menulis Gus Solah tidak lepas dari kegemarannya membaca sejak usia muda. Kebiasaan itu terus dipertahankan hingga usia tua.

Ia biasanya menyediakan waktu untuk membaca sebelum dan sesudah makan sahur, setelah salat subuh, pagi hari, dan juga sore hari. Dalam satu bulan, sepuluh judul buku bisa habis dibacanya.

Ia juga aktif berorganisasi sejak muda. Ia pernah menjadi bagian ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia), bahkan pernah terpilih menjadi Anggota Dewan Penasehat ICMI sejak 1995 hingga 2005.

Lalu pada tahun 2000, terpilih menjadi Ketua MPP ICMI periode 2000-2005. Keanggotaannya di ICMI membuat Gus Solah semakin dekat dengan dunia politik. (MYR)

Tags: Gus Sholah Tutup UsiaIndonesiaindonesia kuIndonesia MajuIndonesia Masa Kiniindonesia rayaIslamislam NusantaraPotret BaliPotret Bangsa KuPotret BudayaPotret IndonesiaPotret IslamPotret NusantaraTokohTokoh IslamUmat Islam\Ulama
Previous Post

Memanasnya Mediasi Kasus Adat Bugbug

Next Post

Tanggapan Bambang Santoso Soal Pengrusakan Masjid di Minahasa Utara

benlaris

benlaris

Next Post
pengrusakan Mesjid

Tanggapan Bambang Santoso Soal Pengrusakan Masjid di Minahasa Utara

manajemen kebencanaan

DMII Gelar Pelatihan Manajemen Kebencanaan

Lokasi karantina

Penolakan Wagub Bali soal Permintaan Timor Leste Jadi Lokasi Karantina

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Twitter Youtube Vimeo Instagram

Category

  • Bali
  • Berita
  • Budaya
  • Featured
  • Gagasan
  • Geopolitik, Kepemimpinan, Kaderisasi, Strategi Partai, Identitas Keumatan, Jaringan Global, Pemberdayaan Sumber Daya Manusia
  • Harmoni
  • Headline
  • Inspirasi
  • Kabar
  • Keamanan
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Mancanegara
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Sejarah
  • Sponsored
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • Warga Net
  • Wisata Halal

© 2020 EraMadani - Harmoni dan Inspirasi.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • TENTANG KAMI
  • BERITA
  • BALI
  • KABAR
  • FEATURED
  • TIM REDAKSI

© 2020 EraMadani - Harmoni dan Inspirasi.