• Tentang Kami
  • Berita
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Wisata Halal
  • Warga Net
  • Tim Redaksi
No Result
View All Result
Era Madani
  • Bali
  • Berita
  • Kabar
  • Featured
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Sejarah
  • Gagasan
  • Warga Net
  • Wisata Halal
Era Madani
  • Tentang Kami
  • Berita
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Wisata Halal
  • Warga Net
  • Tim Redaksi
    animate
No Result
View All Result
Era Madani
No Result
View All Result
Faktor Fundamental Keberlangsungan Desa Wisata di Bali

Faktor Fundamental Keberlangsungan Desa Wisata di Bali

benlaris by benlaris
in Bali, Berita, Budaya, Featured, Gagasan, Headline, Sejarah, Teknologi
0 0
0
345
SHARES
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Keberlangsungan desa wisata sangat berarti bagi krama Bali. Desa wisata bertujuan untuk memberdayakan potensi masyarakat, dengan mengembangkan desa menjadi destinasi tujuan wisata. Pelibatan masyarakat dalam pengembangan desa wisata dapat meningkatkan nilai ekonomi bagi masyarakat. Desa wisata berpotensi membuka kesempatan lapangan kerja dan usaha. Pendapatan ekonomi bertambah, masyarakat makin sejahtera. Penerimaan dana desa berpotensi semakin besar, sehingga desa berpeluang untuk melakukan pengembangan.

Bali memiliki potensi desa wisata berlimpah. Dari jumlah 636 desa, terdapat 283 desa telah berubah status menjadi desa wisata. Desa wisata Bali menampilkan keindahan alam, sekaligus sarat unsur budaya. Adat istiadat dan kearifan lokal Bali yang dirajut oleh pemerintah melalui visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” memberi nilai lebih bagi tata kelola desa wisata di pulau dewata.

Di sisi lain pengelolaan desa wisata yang optimal memberikan dampak signifikan bagi pelestarian budaya Bali. Industri kreatif yang ada di sekitar desa semakin berkembang melalui desa wisata. Pengelolaan wisata diharapkan semakin berdampak positif dan berkelanjutan. Perlu upaya untuk memahami faktor-faktor fundamental yang berkontribusi bagi keberlangsungan desa wisata di Bali.

Nilai Tambah

Bali tidak sekedar destinasi wisata internasional. Bali adalah brand global yang memiliki reputasi positif dan nilai tambah kearifan lokal sebagai wajah pariwisata Indonesia. Dengan segala keunggulan yang dimiliki dan pengelolaan yang baik, desa wisata Bali dapat berkembang lebih baik. Tetap terdepan sebagai magnet untuk menarik wisatawan lokal dan asing.

Kelebihan tata kelola desa wisata Bali yang ada selama ini merupakan modal utama. Di saat yang sama perlu strategi peningkatan dan penguatan nilai tambah. Keberlangsungan desa wisata perlu evaluasi secara berkala, untuk mengetahui nilai tambah apa yang diperlukan, sehingga kehadiran wisatawan puas dan mau berkunjung kembali.

Dalam hal ini nilai tambah (added value) berarti upaya meningkatkan keunggulan, pembeda, sehingga desa wisata memiliki nilai lebih dari sekedar fisik dan lebih diminati. Desa wisata yang memiliki nilai tambah dapat dilihat dari sisi fasilitas, layanan, keramahan, keunikan, informasi, kemudahan akses, dan cerita-cerita yang menarik untuk disampaikan ke wisatawan.

Setiap desa memiliki ciri khas keunggulan. Masing-masing desa di Bali memiliki keunikan yang menjadi nilai tambah. Desa Tigawas di Buleleng memiliki alam berupa sawah, perkebunan, dan lingkungan yang bersih. Desa yang merupakan represantasi “Bali Aga” ini memiliki potensi anyaman bambu seperti bedeg dinding rumah dan sokasi untuk keperluan berbagai upacara, termasuk fasilitas menara unik yang dibuat dari bambu.

Sosok Lokal

Sosok lokal (local hero) seperti tokoh adat, anak muda, anggota kelompok wanita tani, warga yang berperan penting dalam kemajuan desa wisata. Keberadaan local hero mampu memberikan perubahan bagi lingkungan di desa wisata. Kedekatan dengan masyarakat, pemahaman yang baik tentang historis, sosio kultural desa. Kemauan terus belajar. Punya visi untuk melakukan perbaikan bagi desa wisata dan mau bergerak dan menggerakan kelompok untuk meningkatkan desa wisata.

Local hero merupakan aset berharga yang dimiliki suatu desa. Mereka perlu disokong dan dikuatkan keberadaanya. Difasilitasi untuk tampil menyampaikan gagasan-gagasan baru. Diajak berdiskusi untuk merumuskan perbaikan desa wisata. Local hero antar desa dapat dikolaborasikan untuk saling berbagi pengalaman dan ilmu dalam pengembangan desa wisata.

Kematangan sosok lokal terus diperkuat, sebagai solusi perlu meningkatkan kapasitas dan kapabilitas dalam pengelolaan desa wisata. Pendidikan atau pelatihan kepemimpinan, manajemen, entrepreneur, dapat menjadi jalan untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam pengelolaan desa wisata.

Tata Kelola

Tata kelola pengelolaan desa wisata perlu ditingkatkan secara berkala. Pengelolaan mencakup SDM, keuangan, dan operasional menjadi hal yang fundamental bagi pengembangan desa adat.

Sumber daya manusia menjadi elemen paling vital bagi desa wisata. Kenyamanan dan kepuasan wisatawan sangat ditentukan oleh SDM. Kemampuan SDM dalam mengelola menentukan pertumbuhan desa wisata.Kemampuan SDM harus dievaluasi dan ditingkatkan secara berkala, baik dari sisi kemampuan problem solving, konsep, dan teknis.

Tidak semua warga harus bekerja secara penuh waktu di area desa wisata. Rekrutmen disesuaikan dengan memperhatikan efisiensi dan efektifitas kebutuhan operasional di desa wisata. Aktivitas magang dapat dibuka untuk memberikan kesempatan bagi anggota “sekaa teruna teruni”. Di samping anak-anak muda mendapat pengalaman dan pembelajaran berharga, mereka diberi ruang untuk berkreativitas. Menambah jumlah jam terbang dalam berkarya.

Selain SDM, tidak kalah penting terkait tata kelola keuangan. Keuangan menjadi indikator kesehatan pengelolaan desa wisata. Pengelolaan keuangan yang sehat akan menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat desa. Dari hal yang mendasar seperti cash in dan cash out, likuiditas kas, biaya-biaya pokok perlu dipastikan. Laporan akuntasi keuangan, laporan laba-rugi, neraca, dan laporan perubahan posisi keuangan mesti dikelola secara cermat. Alokasi operasional dan pengembangan dapat dicantumkan dalam rencana anggaran belanja, sehingga fisik dan layanan desa wisata terawat dengan baik.

Operasional desa wisata perlu dikelola secara efektif dan efisien. Operasional desa wisata untuk menjaga agar pelanggan tetap kembali berkunjung. Hal ini dapat dirunut dari proses awal wisatawan mendapat kejelasan informasi, daya tamping area parkir, kapasitas pengunjung, kecepatan pelayanan, kualitas makanan, kenyamanan fasilitas, dan biaya yang cukup ramah.

Market

Seberapapun bagus desa wisata dibangun, pada akhirnya market atau pasar yang akan menentukan pilihan. Desa wisata mana yang menarik atau cocok bagi mereka, sehingga pengembangan desa wisata perlu memperhatikan kebutuhan pasar tanpa meninggalkan budaya lokal. Market adalah kelompok atau sekumpulan orang yang berpotensi untuk membeli atau akan menjadi pelanggan setia.

Market desa wisata memiliki berbagai jenis segmen. Pengelola desa wisata dapat menentukan positioning berupa keunggulan dan identitas khas. Seperti Desa wisata Penglipuran, Bangli, dikenal sebagai salah satu desa terbersih di dunia. Desa Jatiluwih identik dengan pelestarian subak dengan panorama utama persawahan berundak-undak.

Kebijakan Pemerintah Daerah

Desa wisata sangat memerlukan dukungan dan ‘payung’ kebijakan dari pemerintah, sehingga keberlangsung tetap terjaga. Pemerintah Bali telah mengeluarkan Peraturan Daerah (PERDA) Provinsi Bali Nomor 5 Tahun 2020 Tentang Standar Penyelenggaraan Kepariwisataan Budaya Bali sebagai wujud menciptakan tata kelola pariwisata berbasis Tri Hita Karana.

Dalam aturan tersebut juga telah diatur pola penyelenggaraan desa wisata. Desa wisata sebagai bagian administrasi desa didorong untuk mengelola potensi, kekhasan, tradisi yang dimiliki sebagai komponen penting pariwisata di Bali. Di mana komponen tersebut dikelola secara harmonis terdiri alam, budaya, spiritual, dan buatan.

Pemerintahan daerah tingkat kabupaten di Bali juga telah memiliki kebijakan desa wisata seperti di Tabanan telah mengeluarkan Peraturan Daerah No. 11 Tahun 2018 tentang Desa Wisata. Pemerintah Kabupaten Jembrana melalui Peraturan Daerah Kabupaten Jembrana Nomor 2 Tahun 2018 tentang Desa Wisata. Di tahun 2023 ini pemerintah Bali mengeluarkan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 4 Tahun 2023 tentang Tatanan Baru bagi Wisatawan Mancanegara Selama Berada di Bali, sehingga ekosistem wisata semakin tertib dan harmonis.

Kebijakan yang telah berjalan ini perlu didukung oleh oleh seluruh aparatur pemerintah, masyarakat, swasta, media, dan akademisi. Wujud dukungan berupa ide, asesmen pembangunan desa wisata, hingga kemudahan izin. Termasuk dukungan anggaran, sumber daya, teknologi, informasi, dan berbagi bentuk kolaborasi akan memperkuat faktor fundamental keberlangsung desa wisata di pulau Bali. Desa wisata Bali akan semakin produktif melalui implementasi kebijakan yang efektif serta evaluasi secara berkala dengan pendekatan partisipasi publik. Jayalah desa wisata Bali.

Oleh:

Andy Krisna, S,Sos.

Mahasiswa Magister Administrasi Publik

Universitas Muhammadiyah Jakarta

Tags: BalidesaKearifanLokalWisata
Previous Post

Ganjar Pranowo Akan Didampingi Mahfud MD Sebagai Cawapres di Pilpres 2024

Next Post

Kebakaran TPA Troketon Padam, BPBD Siaga Lakukan Pendinginan

benlaris

benlaris

Next Post
Kebakaran TPA Troketon Padam, BPBD Siaga Lakukan Pendinginan

Kebakaran TPA Troketon Padam, BPBD Siaga Lakukan Pendinginan

Hakim Konstitusi Saldi Isra Dilaporkan ke Majelis Kehormatan MK: Dissenting Opinion Timbulkan Kontroversi

Hakim Konstitusi Saldi Isra Dilaporkan ke Majelis Kehormatan MK: Dissenting Opinion Timbulkan Kontroversi

Mahkamah Konstitusi Gelar Sidang Pengucapan Putusan Gugatan Syarat Maksimal Usia Capres-Cawapres

Mahkamah Konstitusi Gelar Sidang Pengucapan Putusan Gugatan Syarat Maksimal Usia Capres-Cawapres

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Twitter Youtube Vimeo Instagram

Category

  • Bali
  • Berita
  • Budaya
  • Featured
  • Gagasan
  • Geopolitik, Kepemimpinan, Kaderisasi, Strategi Partai, Identitas Keumatan, Jaringan Global, Pemberdayaan Sumber Daya Manusia
  • Harmoni
  • Headline
  • Inspirasi
  • Kabar
  • Keamanan
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Mancanegara
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Sejarah
  • Sponsored
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • Warga Net
  • Wisata Halal

© 2020 EraMadani - Harmoni dan Inspirasi.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • TENTANG KAMI
  • BERITA
  • BALI
  • KABAR
  • FEATURED
  • TIM REDAKSI

© 2020 EraMadani - Harmoni dan Inspirasi.