ERAMADANI.COM – Wakil Ketua Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, menyampaikan instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Presiden meminta agar penggunaan telur ayam dikurangi sementara, lalu diganti dengan daging sapi atau telur puyuh. Langkah ini bertujuan menjaga ketersediaan telur di pasar.
Antisipasi Kenaikan Harga
Menurut Nanik, harga beberapa bahan pangan mulai bergerak naik. Telur dan ayam menjadi komoditas yang paling terasa kenaikannya. Karena itu, Presiden menegaskan agar menu MBG menyesuaikan kondisi pasar agar tidak mengganggu kebutuhan masyarakat saat Nataru dan Lebaran.
Pengamanan Pasokan Pangan
Melansir dari viva.coo.id, Pemerintah menyiapkan langkah cepat untuk mencegah kenaikan harga akibat stok MBG yang besar. Nanik menekankan bahwa MBG membutuhkan bahan baku dalam jumlah tinggi sehingga pemerintah wajib menjaga keseimbangan pasokan agar tidak memicu inflasi.
Produksi Jangka Panjang
Sebagai langkah lanjutan, pemerintah membuka lahan baru untuk produksi pangan dan peternakan. Selain itu, Presiden meminta percepatan produksi susu sapi dan susu kedelai karena kedua komoditas ini menjadi bagian utama dari menu MBG dan saat ini masih terbatas pasokannya.




