• Tentang Kami
  • Berita
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Wisata Halal
  • Warga Net
  • Tim Redaksi
No Result
View All Result
Era Madani
  • Bali
  • Berita
  • Kabar
  • Featured
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Sejarah
  • Gagasan
  • Warga Net
  • Wisata Halal
Era Madani
  • Tentang Kami
  • Berita
  • Inspirasi
  • Harmoni
  • Wisata Halal
  • Warga Net
  • Tim Redaksi
    animate
No Result
View All Result
Era Madani
No Result
View All Result
Kemenag Gelar Sepuluh Agenda Besar Sambut Tahun Baru Islam 1447 H:  Menyongsong Harmoni Manusia dan Alam

Kemenag Gelar Sepuluh Agenda Besar Sambut Tahun Baru Islam 1447 H: Menyongsong Harmoni Manusia dan Alam

fatkur rohman by fatkur rohman
in Inspirasi
0 0
0
332
SHARES
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, 20 Juni 2025 – Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia akan menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H dengan serangkaian kegiatan besar yang berlangsung selama lebih dari dua pekan, mulai 27 Juni hingga 12 Juli 2025. Bukan sekadar perayaan seremonial, Kemenag menjadikan momentum ini sebagai wahana penguatan spiritualitas nasional dan ajakan untuk membangun harmoni antara manusia dan alam. Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag, Abu Rokhmad, menjelaskan bahwa tema yang diusung tahun ini adalah "Damai Bersama Manusia dan Alam," mencerminkan komitmen untuk membangun kehidupan yang berkelanjutan dan berkeadilan.

"Kami ingin Tahun Baru Islam ini menjadi lebih dari sekadar perayaan. Ini momentum untuk merefleksikan perjalanan spiritual kita dan membangun komitmen bersama untuk masa depan yang lebih baik, baik bagi manusia maupun lingkungan," tegas Abu Rokhmad dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (20/6/2025).

Sepuluh agenda besar telah disiapkan Kemenag untuk memeriahkan 1 Muharram 1447 H, yang meliputi berbagai kegiatan bernuansa religius, sosial, dan edukatif, menjangkau berbagai segmen masyarakat, dari generasi muda hingga tokoh agama internasional. Berikut uraian lengkapnya:

1. CFD Syiar Muharram (Minggu, 22 Juni 2025): Mengawali rangkaian acara, Kemenag akan menggelar Car Free Day (CFD) Syiar Muharram di sekitar Kantor Kemenag Thamrin, Jakarta. Ribuan peserta dari berbagai kalangan, termasuk penyuluh agama, majelis taklim, Kantor Urusan Agama (KUA) se-Jabodetabek, dan Forum Komunikasi Diniyah DKI Jakarta, akan berpartisipasi dalam acara ini, menjadikan CFD sebagai panggung dakwah dan silaturahmi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjangkau masyarakat luas dan mensosialisasikan tema besar peringatan 1 Muharram tahun ini.

2. Ngaji Budaya: Tradisi Muharram Nusantara (Senin, 23 Juni 2025): Acara ini akan mengangkat kekayaan budaya dan kearifan lokal Nusantara dalam menyambut Tahun Baru Islam. Melalui ceramah dan pertunjukan seni, "Ngaji Budaya" akan mengeksplorasi tema "Ekoteologi dalam Perspektif Kearifan Lokal Nusantara," menunjukkan bagaimana nilai-nilai agama Islam dapat diintegrasikan dengan pelestarian lingkungan hidup. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat identitas budaya bangsa dan mempromosikan nilai-nilai keberlanjutan.

Kemenag Gelar Sepuluh Agenda Besar Sambut Tahun Baru Islam 1447 H:  Menyongsong Harmoni Manusia dan Alam

3. Peluncuran Program "Seribu Masjid Inklusif" (Selasa, 24 Juni 2025): Kemenag akan meluncurkan program ambisius "Seribu Masjid Inklusif," sebuah inisiatif untuk menjadikan masjid sebagai tempat ibadah yang ramah dan aksesibel bagi semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas dan lansia. Program ini akan dimulai dengan pilot project di 47 masjid milik kementerian/lembaga, sebagai langkah awal untuk menciptakan lingkungan ibadah yang inklusif di seluruh Indonesia. Langkah ini mencerminkan komitmen Kemenag untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan sosial.

4. Peringatan 1 Muharram 1447 H Tingkat Nasional (Kamis, 26 Juni 2025): Puncak peringatan Tahun Baru Islam akan dipusatkan di Masjid Istiqlal, Jakarta, dan masjid-masjid agung di seluruh Indonesia. Acara akan diisi dengan berbagai kegiatan bernuansa spiritual, mulai dari pembacaan Al-Qur’an, penampilan qari internasional, refleksi akhir tahun, istigasah, hingga tausiyah yang disampaikan oleh tokoh nasional, termasuk Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Abdul Mu’ti. Peringatan tingkat nasional ini diharapkan dapat memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa dalam bingkai keimanan.

5. "Peaceful Muharram" bersama Gen Z (Jumat, 27 Juni 2025): Kemenag menyadari pentingnya melibatkan generasi muda dalam perayaan keagamaan. Oleh karena itu, "Peaceful Muharram bersama Gen Z" dirancang sebagai temu wicara interaktif yang akan menjangkau anak muda melalui pendekatan dakwah yang komunikatif dan relevan dengan kehidupan mereka. Acara yang akan berlangsung di Masjid Istiqlal ini menargetkan 1.000 peserta dari kalangan Generasi Z.

6. Nikah Massal 100 Pasangan (Sabtu, 28 Juni 2025): Sebagai bagian dari upaya memperkuat institusi keluarga, Kemenag akan menggelar nikah massal untuk 100 pasangan di Masjid Istiqlal. Kegiatan serupa juga akan dilaksanakan serentak di seluruh Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag di Indonesia, menunjukkan komitmen pemerintah dalam memberikan akses yang mudah dan terjangkau bagi masyarakat untuk melangsungkan pernikahan secara resmi.

7. Partisipasi dalam Marathon Internasional (Minggu, 29 Juni 2025): Kemenag turut berpartisipasi dalam Marathon Internasional di Jakarta sebagai mitra penyambut peserta. Kesempatan ini dimanfaatkan untuk mempromosikan tema "Peaceful Muharram" melalui spanduk, umbul-umbul, dan penyediaan logistik konsumsi. Partisipasi ini menunjukkan upaya Kemenag untuk menjangkau masyarakat luas melalui berbagai platform dan kegiatan.

8. Lebaran Yatim dan Difabel (Jumat, 4 Juli 2025): Menunjukkan kepedulian sosial, Kemenag akan menggelar "Lebaran Yatim dan Difabel" di Kantor Kemenag Thamrin dan terhubung secara nasional melalui Kanwil Kemenag. Sebanyak 2.000 bingkisan akan disalurkan kepada anak yatim dan difabel, serta diberikan penghargaan kepada kolaborator zakat dan wakaf terbaik. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kelompok rentan.

9. Gerakan Sadar Pencatatan Nikah (Gas Nikah) bersama Habib Jafar (Minggu, 6 Juli 2025): Kemenag bersama Habib Jafar Al Hadar akan menggelar "Gas Nikah" di CFD Jakarta. Program ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pencatatan pernikahan, mengingat masih banyak pasangan yang menikah secara siri tanpa pencatatan resmi. Kondisi ini berdampak pada kerentanan hukum dan hak-hak perempuan dan anak.

10. Konferensi Internasional "Islamic Eco-Theology for the Future of the Earth" (10-12 Juli 2025): Menutup rangkaian acara, Kemenag akan menyelenggarakan konferensi internasional bertema "Islamic Eco-Theology for the Future of the Earth." Konferensi ini merupakan bagian dari Asta Protas Kemenag 2025-2029 di bidang ekoteologi, mendorong lahirnya kebijakan dan aksi sosial berbasis kesadaran moral dan nilai-nilai spiritual untuk pelestarian lingkungan. Konferensi ini diharapkan menghasilkan buku panduan ekoteologi Islam dan policy brief sebagai panduan bagi pengambil kebijakan dan pelaku pembangunan. Hasil konferensi juga akan menjadi masukan dalam proses reviu dan penyempurnaan tafsir Al-Qur’an Kemenag, khususnya terkait ayat-ayat ekoteologi.

Dengan rangkaian kegiatan yang komprehensif ini, Kemenag berharap dapat menjadikan 1 Muharram 1447 H sebagai momentum untuk memperkuat spiritualitas, meningkatkan kesejahteraan sosial, dan membangun komitmen bersama untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup. Tema "Damai Bersama Manusia dan Alam" menjadi pedoman dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan, menunjukkan komitmen Kemenag untuk membangun Indonesia yang lebih baik dan berkelanjutan.

Previous Post

Kisruh Kuota Haji 2024: Investigasi KPK Mengungkap Potensi Korupsi di Balik Tambahan Kuota yang Kontroversial

Next Post

34,6 Juta Pasangan di Indonesia Belum Tercatat Nikahnya: Tantangan Hukum, Sosial, dan Ekonomi yang Kompleks

fatkur rohman

fatkur rohman

Next Post
34,6 Juta Pasangan di Indonesia Belum Tercatat Nikahnya: Tantangan Hukum, Sosial, dan Ekonomi yang Kompleks

34,6 Juta Pasangan di Indonesia Belum Tercatat Nikahnya: Tantangan Hukum, Sosial, dan Ekonomi yang Kompleks

Kemenag Gelar Nikah Massal 100 Pasangan di Masjid Istiqlal:  Legalitas dan Kesejahteraan dalam Satu Ikhtiar

Kemenag Gelar Nikah Massal 100 Pasangan di Masjid Istiqlal: Legalitas dan Kesejahteraan dalam Satu Ikhtiar

Catatan Keras Arab Saudi atas Penyelenggaraan Haji Indonesia 1446 H/2025 M: Kegagalan Sistemik dan Ancaman terhadap Keselamatan Jemaah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Twitter Youtube Vimeo Instagram

Category

  • Bali
  • Berita
  • Budaya
  • Featured
  • Gagasan
  • Geopolitik, Kepemimpinan, Kaderisasi, Strategi Partai, Identitas Keumatan, Jaringan Global, Pemberdayaan Sumber Daya Manusia
  • Harmoni
  • Headline
  • Inspirasi
  • Kabar
  • Keamanan
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Mancanegara
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Sejarah
  • Sponsored
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • Warga Net
  • Wisata Halal

© 2020 EraMadani - Harmoni dan Inspirasi.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • TENTANG KAMI
  • BERITA
  • BALI
  • KABAR
  • FEATURED
  • TIM REDAKSI

© 2020 EraMadani - Harmoni dan Inspirasi.