ERAMADANI.COM, DENPASAR – Ditengah wabah virus corona yang menjadi momok menakutkan bagi seluruh dunia, Komunitas Kanaditya berbagi di Yayasan Pelangi Anak Negeri melakukan aksi sosial berbagi paket sembako pada Sabtu, (02/05/2020).
Dampak covid-19 yang memukul sektor perekonomian di Indonesia berdampak pada aktivitas sosial para dermawan yang rutin berdonasi ke Panti Asuhan maupun Panti Sosial ada di Indonesia.
Kebanyalan Panti Asuhan di Indonesia bisa bertahan berkat kedermawamanan para donatur, yang selau memberikan donasi.
Kenyataannya saat wabah covid-19 hampir banyak Panti Asuhan yang sangat butuh uluran tangan para dermawan.
Hal inilah yang kemudian mendorong Komunitas Kanaditya melakukan aksi sosial berupa pembagian paket sembako ke Yayasan Pelangi Anak Negeri (Rumah Singgah Yatim Piatu & Dhuafa).
Yayasan ini, saat wabah covid-19 membuatnya hanya mampu bertahan dengan menjual telur asin dan telur asin bakar.
Yayasan Pelangi Anak Negeri yang berlokasi di Jalan Pulau Saelus II Gang Pudak Dalam No 9 Sesetan Denpasar.
Terhitung anak yang tinggal di Yayasan tersebut berjumlah sekitar 45 anak usia balita hingga remaja, yang bernaung.
Pada kesempatan aksi sosial ini, Komunitas Kanaditya membagikan donasi dari para dermawan berupa beras 50kg.
Kemudian minyak goreng 3 pack 2 liter, telur ayam 4 krat, sabun mandi 144 buah, mie instan, sabun cuci, pasta gigi, dan 100 paket susu siap minum.
Pihak perwakilan Komunitas Kanaditya secara simbolis memberikan paket sembako dan diterima oleh pihak pengurus Yayasan Pelangi Anak Negeri.
Penyerahan sembako tetap memperhatikan physical distancing dan semua relawan komunitas kanaditya menggunakan masker kain.
Proses pembagian tidak disaksikan anak-anak Yayasan karena mempertimbangkan himbauan pemerintah terkait tatacara pembagian donasi saat wabah covid-19.
“Semoga bantuan dari Komunitas ini bisa membantu operasional Yayasan dalam mengurus adik-adik yang tinggal disini,” harap Agus Sudarmanto.
Sebelumnya, dihari yang sama Komunitas Kanaditya juga melakukan aksi terpuji dengan memberikan angpao.
Berjumlah Rp 100.000 kepada 15 pasien anak-anak pemderita kanker dibangsal pudak Rumah Sakit Sanglah Denpasar. (HAD)




